Internasional

Tekan Biaya Perang, Israel Disebut Mulai Gunakan Amunisi Lawas

Tim Redaksi, Admin
Senin, 23 Maret 2026 22:50 WIB
Tekan Biaya Perang, Israel Disebut Mulai Gunakan Amunisi Lawas
NEWSREAL.ID - SERANGAN IRAN: Tentara Israel melakukan evakuasi setelah rudal Iran menghantam bangunan dekat fasilitas nuklir Israel di Dimona, Israel selatan, Sabtu, (21/3/2026). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Tekanan biaya perang yang terus membengkak disebut mulai berdampak pada strategi militer Israel. Dalam perkembangan terbaru, militer Israel dikabarkan mulai menggunakan amunisi lawas untuk menghadapi Iran di tengah konflik yang kian memanas.

Laporan ini pertama kali diungkap oleh lembaga penyiaran publik Israel, KAN, yang menyebut bahwa militer kini beralih ke amunisi non-presisi yang telah disimpan selama puluhan tahun, bahkan hingga sekitar setengah abad.

Langkah tersebut disebut sebagai upaya efisiensi di tengah tingginya biaya operasional perang. Selain untuk menghemat anggaran, penggunaan amunisi lama juga bertujuan mengosongkan gudang persenjataan.

Hingga kini, Kementerian Pertahanan Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan tersebut. Informasi ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran publik Israel terhadap dampak ekonomi dan material dari perang yang pecah sejak 28 Februari 2026, melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

Media Israel, Haaretz, sebelumnya melaporkan bahwa biaya perang dalam 20 hari pertama telah mencapai sekitar 6,4 miliar dolar AS atau setara lebih dari Rp100 triliun. Angka tersebut mencerminkan besarnya tekanan finansial yang harus ditanggung pemerintah Israel dalam waktu singkat.

Tak lama setelah laporan tersebut, pemerintah Israel disebut mengalokasikan tambahan dana sekitar 822,5 juta dolar AS (sekitar Rp14 triliun) untuk pengadaan perlengkapan keamanan mendesak. Kebijakan ini diambil di tengah laporan bahwa stok rudal pencegat mulai menipis.

Tambahan Anggaran

Di sisi lain, Angkatan Darat Israel juga dikabarkan tengah bersiap mengajukan tambahan anggaran ke parlemen, di luar total alokasi perang yang telah mencapai sekitar 12,5 miliar dolar AS.

Konflik yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran ini terus meluas ke kawasan Timur Tengah. Serangan tidak hanya menyasar target militer, tetapi juga fasilitas energi di sejumlah negara, termasuk di kawasan Teluk.

Sejumlah pengamat menilai Iran tengah menerapkan strategi perang atrisi, yakni upaya menguras sumber daya lawan secara perlahan melalui konflik berkepanjangan.

Strategi ini tidak selalu mengandalkan konfrontasi langsung, melainkan memanfaatkan tekanan ekonomi, psikologis, serta operasi asimetris melalui kelompok proksi.

Pendekatan tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan beban biaya perang bagi lawan tanpa harus terlibat dalam pertempuran konvensional skala penuh. Jika konflik terus berlanjut, bukan tidak mungkin tekanan terhadap anggaran militer Israel akan semakin besar, sekaligus memengaruhi dinamika geopolitik kawasan secara lebih luas. (tb)

Berita Terbaru

Senyum Protokoler dan Pengawal Prancis Saat Foto Bersama Presiden Prabowo

PRANCIS,NEWSREAL.id – Ada momen hangat yang mewarnai akhir kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris, Republik Prancis. Bukan di ruang pertemuan ataupun forum resmi,...

Israel-Rusia Dituding Negara Pelaku Kekerasan Seksual, Masuk Daftar Hitam

NEW YORK, NEWSREAL.id – Sebuah informasi mencengangkan dunia internasional ! Berikut ini adalah salah satu kengerian negeri yang saat ini menjadi perbincangan publik yakni, Israel...

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA

PARIS.NEWSREAL.id –Presiden Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif...

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Naik Lagi

JAKARTA,NEWSREAL.id– Amerika Serikat (AS) dan Iran tak juga akur. Di Selat Hormuz keduanya mengklaim saling serang. Hal ini tentu saja membaut perairan hangat kembali terjadi....

Diaspora Indonesia di Paris Rasakan Kehangatan Idul Adha Bersama Presiden Prabowo

PARIS,NEWSREAL.id – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang...

Dipenuhi Perasaan Haru, Diaspora Sambut Kepala Negara di Paris

PARIS,NEWSREAL.id – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah menanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias. Mereka berkerumunan di hotel tempat Kepala Negara...

Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla

JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...

Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia

SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...

Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One

JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...

19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji

MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...