
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Malaysia memastikan kapal tanker minyaknya akan kembali diizinkan melintasi Selat Hormuz setelah mendapat persetujuan dari Iran di tengah ketegangan kawasan.
Perdana Menteri Anwar Ibrahim menyampaikan apresiasi kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, atas keputusan tersebut. Ia mengatakan saat ini proses pemulangan kapal tanker dan awaknya tengah berlangsung. “Proses pembebasan kapal dan pekerja sedang berjalan agar mereka bisa segera kembali dan melanjutkan perjalanan pulang,” ujar Anwar dalam pidato televisi.
Meski demikian, Anwar mengakui upaya tersebut tidak mudah. Iran disebut masih berhati-hati dalam merespons situasi, mengingat pengalaman sebelumnya yang dianggap penuh ketidakpastian tanpa jaminan keamanan yang jelas.
Di sisi lain, Anwar menyoroti dampak konflik yang semakin meluas di kawasan Timur Tengah, termasuk di Lebanon yang disebutnya telah menyebabkan lebih dari satu juta orang kehilangan tempat tinggal. Ia juga menegaskan bahwa akar konflik di Palestina, khususnya di Gaza, belum terselesaikan dan terus memperburuk kondisi regional. Malaysia, lanjutnya, akan tetap aktif mendorong upaya perdamaian.
Sikap Malaysia
Dalam pernyataannya, Anwar menegaskan sikap tegas Malaysia terhadap berbagai bentuk ketidakadilan dan agresi, termasuk yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat.
Selain itu, ia mengungkapkan telah melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, guna membahas langkah-langkah meredakan eskalasi konflik.
Sebagai salah satu jalur pelayaran minyak paling strategis di dunia, Selat Hormuz sebelumnya sempat terganggu sejak awal Maret. Gangguan tersebut berdampak pada lonjakan biaya pengiriman serta harga minyak global.
Eskalasi konflik meningkat setelah serangan militer antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang memicu balasan berupa serangan drone dan rudal ke sejumlah wilayah di Timur Tengah. Situasi ini turut mengganggu stabilitas kawasan serta aktivitas perdagangan internasional. (dc)
Perundingan Iran-AS Belum Maksimal, Selat Hormuz Jadi Fokus
MOSKOW, newsreal.id – Iran dan Amerika Serikat (AS) gagal mencapai kesepahaman dalam sejumlah isu, karena berbeda pandangan. Diantaranya adalah isu Selat Hormuz serta tuntutan berlebihan...
Militer AS Klaim Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz
NEW YORK, newsreal.id – Central Command atau Komando Pusat (CENTCOM) Amerika Serikat (AS) dikabarkan melakukan pembersihan ranjau di Selat Hormuz. Dikabarkan oleh Xinhua, CENTCOM melalui...
Diprediksikan Malam ini, Perundingan AS-Iran Berlangsung di Pakistan
TEHERAN,newsreal.id – Perundingan yang direncanakan antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad diprediksi dimulai pada Sabtu (11/4) malam dan berlangsung selama satu hari, menurut Kantor...
Ini Kondisi Terkini Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
NEWSREAL, Teheran – Teka-teki kondisi terkini pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei mulai terkuak. Putra mendiang Ali Khamenei ini dilaporkan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan...
Iran Tegas Tolak Usulan Gencatan Senjata dengan AS-Israel
NEWSREAL, Teheran – Pemerintah Iran menolak usulan gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan Israel. Hal ini seperti yang diwartakan media pemerintah Iran pada hari Senin...
Desakan BoP ke Hamas Soal Rencana Demiliterisasi Gaza
NEWSREAL, Washington – Hamas didesak agar segera menyelesaikan rancangan kesepakatan demiliterisasi Jalur Gaza paling lambat akhir pekan ini. Desakan ini disampaikan langsung oleh perwakilan Dewan...
Tentara Israel Hancurkan Kamera UNIFIL di Lebanon
NEWSREAL,ID, BEIRUT- Tentara Israel dilaporkan menghancurkan seluruh kamera pengawas yang mengarah ke markas Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di Naqoura, Lebanon selatan. Tindakan tersebut...
Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Pangan Global 2,4 Persen
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Food and Agriculture Organization (FAO) melaporkan harga pangan global mengalami kenaikan sebesar 2,4 persen pada Maret 2026. Lonjakan ini dipicu meningkatnya biaya energi akibat...
Iran Tolak Gencatan Senjata 48 Jam Usulan AS, Konflik Kian Memanas
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran dilaporkan menolak usulan Amerika Serikat (AS) untuk melakukan gencatan senjata selama 48 jam di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur...
Macron Ajak Negara Dunia Kurangi Ketergantungan pada AS
NEWSREAL.ID, SEOUL- Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan sejumlah negara untuk bersatu dan membangun kemandirian global tanpa bergantung pada Amerika Serikat. Seruan tersebut disampaikan saat ia...
Lagi, Tiga Prajurit TNI Terluka Kena Ledakan di Lebanon
NEWSREAL.ID, BEIRUT- Kabar duka kembali datang dari misi perdamaian Indonesia di Lebanon. Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) dilaporkan...
Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serang Iran
NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Pemerintah Austria menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya dalam operasi militer terhadap Iran. Penolakan ini didasarkan pada prinsip netralitas militer yang...

