Nasional

OTT Bupati Langkat, KPK Amankan Valas Rp 983 Juta dan Keping Logam Diduga Platinum

Tim Redaksi, Wildan Abdul Rahman
Sabtu, 4 Juli 2026 14:56 WIB
OTT Bupati Langkat, KPK Amankan Valas Rp 983 Juta dan Keping Logam Diduga Platinum
NEWSREAL.ID - Gedung Merah Putih KPK. (Dok: Ist)

Jakarta, NEWSREAL.id-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah mata uang asing saat operasi tangkap tangan (OTT) tersangka kasus korupsi Bupati Langkat Syah Afandin atau akrab disapa Ondim.

Sejumlah mata uang asing atau valuta asing (valas) yang disita tersebut senilai Rp 983 juta. Selain itu, KPK juga menyita uang tunai sebesar Rp 247,7 juta dan mengamankan uang tunai Rp 100 juta dari mantan anggota DPRD Sumatera Utara berinisial SYH.

“Ini rinciannya 66.950 dolar Singapura, dan 11.518 ringgit Malaysia,” ujar Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (3/7) malam.

“Tim KPK di lapangan berhasil mengamankan uang Rp 100 juta yang ditemukan di bawah jok kursi mobil yang ditumpangi SYH,” tambahnya.

KPK juga menyita dua rekening bank atas nama Syah Afandin dengan total saldo mencapai Rp2,27 miliar.

Selain itu, penyidik menemukan 55 keping logam yang diduga platinum dengan berat total sekitar 55 kilogram di dalam mobil Syah Afandin.

“Terhadap barang bukti ini, nanti kami akan lihat keasliannya. Kami akan panggil ahli untuk mengetahui keaslian dari logam platinum ini,” kata Taufik, dilansir dari Antara.

Penyidik turut menyita sejumlah barang bukti elektronik dan dokumen yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Operasi OTT di Tiga Lokasi

Sebelumnya, KPK menggelar OTT di Langkat, Binjai, dan Medan, Sumatera Utara, pada 2 Juli 2026. Dalam operasi tersebut, penyidik menangkap Syah Afandin, seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Langkat, serta lima orang dari pihak swasta.

Pada 3 Juli 2026, KPK menetapkan Syah Afandin dan mantan tim suksesnya pada Pilkada 2024, Yaqub Abdhal Al Mu’arif, sebagai tersangka dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat periode 2025—2026.

Syah Afandin diduga menerima suap sebesar Rp 800 juta dari total komitmen Rp1,117 miliar yang diberikan Yaqub setelah memenangkan 80 proyek pada 2025 di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat dan lima proyek di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Langkat.

Selain dugaan suap, KPK menduga Syah Afandin menerima gratifikasi hingga Rp 3,5 miliar yang berkaitan dengan pengisian jabatan camat, jabatan di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, pengangkatan kepala sekolah SD dan SMP, serta pengadaan seragam sekolah dasar. (ONG).

Berita Terbaru

Partai Demokrat Ajak Masyarakat Pilih Logo Resmi HUT Ke-25, AHY: Jadilah Bagian dari Sejarah

JAKARTA, NEWSREAL.id– Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak kader, simpatisan, dan masyarakat luas berpartisipasi dalam menentukan logo resmi Hari Ulang Tahun...

Kecam Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan, DIWA Foundation: Pelaku Harus Ditindak Tegas

SOLO,NEWSREAL.id– Aktivis perempuan dan pendiri DIWA Foundation, Diah Warih Anjari, kecam keras kasus kekerasan terhadap dua perempuan M (30) warga Cirebon, dan YTR di Bandung,...

7 Nota Kesepahaman Indonesia-Belarus, Presiden Prabowo: Tonggak Penting di Sektor Strategis

JAKARTA, NEWSREAL.id-Pertemuan bilateral Indonesia dan Belarus melahirkan tujuh nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di berbagai sektor strategis. Kesepakatan tersebut diumumkan Presiden Prabowo Subianto usai menggelar...

Jamaah Umrah-Haji Khusus Wajib Tahu Informasi terbaru Per 1 Juli ini

JAKARTA,NEWSREAL.id – Aktivitas umrah dan haji khusus di Tanah Air terbilang besar. Oleh karena itu standar perlindungan jamaah terus ditingkatkan pemerinta. Terkini pemerintah lewat Kementerian Haji...

Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama

JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...

Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...

Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina

JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Pimpinan PT Pertamina menyatakan hal tersebut di media sosial. Baca Juga Hadapi...

Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...

Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...

Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa

JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...

Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA

JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...

Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...