
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat. Pemerintah Iran dikabarkan telah menyiapkan lebih dari satu juta kombatan untuk menghadapi kemungkinan invasi darat dari Amerika Serikat, khususnya di kawasan strategis Pulau Kharg.
Langkah ini disebut sebagai respons atas rencana Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump yang dikabarkan mempertimbangkan pengambilalihan Pulau Kharg jika Iran tetap menutup akses Selat Hormuz.
Sumber militer Iran menyebut mobilisasi besar-besaran ini ditujukan untuk menghadapi potensi konflik darat. Bahkan, mereka mengklaim siap menghadapi segala skenario yang mungkin terjadi.
“Gelombang pendaftaran sukarelawan meningkat dalam beberapa hari terakhir. Kami siap menghadapi eskalasi,” ujar sumber tersebut seperti dikutip dari Tasnim News Agency.
Laporan tersebut juga menyebut ribuan warga, terutama kalangan muda, mulai memadati pusat-pusat perekrutan militer. Mereka bergabung melalui pasukan paramiliter Basij, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), hingga tentara reguler Iran.
Peran Vital
Pulau Kharg sendiri memiliki peran vital bagi Iran. Sekitar 90 persen ekspor minyak negara tersebut diproses melalui pulau ini, menjadikannya sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Secara geografis, pulau ini berada sekitar 55 kilometer dari Pelabuhan Bushehr dan hanya 28 kilometer dari daratan utama Iran.
Di sisi lain, Amerika Serikat dilaporkan tengah meningkatkan kesiapan militernya. Washington disebut akan mengerahkan tambahan hingga 10.000 personel, termasuk 5.000 marinir dan sekitar 2.000 pasukan lintas udara dari Divisi Airborne ke-82.
Tak hanya itu, penguatan militer juga mencakup pengiriman kendaraan lapis baja, infanteri, serta skuadron jet tempur yang diperkirakan akan tiba di kawasan Teluk dalam waktu dekat.
Situasi ini semakin mempertegas potensi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, terutama terkait jalur vital Selat Hormuz yang selama ini menjadi salah satu urat nadi distribusi energi global.
Dengan kedua pihak sama-sama meningkatkan kekuatan, dunia kini menanti apakah ketegangan ini akan mereda lewat diplomasi atau justru berujung pada konflik terbuka yang lebih luas. (dc)
Perundingan Iran-AS Belum Maksimal, Selat Hormuz Jadi Fokus
MOSKOW, newsreal.id – Iran dan Amerika Serikat (AS) gagal mencapai kesepahaman dalam sejumlah isu, karena berbeda pandangan. Diantaranya adalah isu Selat Hormuz serta tuntutan berlebihan...
Militer AS Klaim Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz
NEW YORK, newsreal.id – Central Command atau Komando Pusat (CENTCOM) Amerika Serikat (AS) dikabarkan melakukan pembersihan ranjau di Selat Hormuz. Dikabarkan oleh Xinhua, CENTCOM melalui...
Diprediksikan Malam ini, Perundingan AS-Iran Berlangsung di Pakistan
TEHERAN,newsreal.id – Perundingan yang direncanakan antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad diprediksi dimulai pada Sabtu (11/4) malam dan berlangsung selama satu hari, menurut Kantor...
Ini Kondisi Terkini Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
NEWSREAL, Teheran – Teka-teki kondisi terkini pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei mulai terkuak. Putra mendiang Ali Khamenei ini dilaporkan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan...
Iran Tegas Tolak Usulan Gencatan Senjata dengan AS-Israel
NEWSREAL, Teheran – Pemerintah Iran menolak usulan gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan Israel. Hal ini seperti yang diwartakan media pemerintah Iran pada hari Senin...
Desakan BoP ke Hamas Soal Rencana Demiliterisasi Gaza
NEWSREAL, Washington – Hamas didesak agar segera menyelesaikan rancangan kesepakatan demiliterisasi Jalur Gaza paling lambat akhir pekan ini. Desakan ini disampaikan langsung oleh perwakilan Dewan...
Tentara Israel Hancurkan Kamera UNIFIL di Lebanon
NEWSREAL,ID, BEIRUT- Tentara Israel dilaporkan menghancurkan seluruh kamera pengawas yang mengarah ke markas Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di Naqoura, Lebanon selatan. Tindakan tersebut...
Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Pangan Global 2,4 Persen
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Food and Agriculture Organization (FAO) melaporkan harga pangan global mengalami kenaikan sebesar 2,4 persen pada Maret 2026. Lonjakan ini dipicu meningkatnya biaya energi akibat...
Iran Tolak Gencatan Senjata 48 Jam Usulan AS, Konflik Kian Memanas
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran dilaporkan menolak usulan Amerika Serikat (AS) untuk melakukan gencatan senjata selama 48 jam di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur...
Macron Ajak Negara Dunia Kurangi Ketergantungan pada AS
NEWSREAL.ID, SEOUL- Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan sejumlah negara untuk bersatu dan membangun kemandirian global tanpa bergantung pada Amerika Serikat. Seruan tersebut disampaikan saat ia...
Lagi, Tiga Prajurit TNI Terluka Kena Ledakan di Lebanon
NEWSREAL.ID, BEIRUT- Kabar duka kembali datang dari misi perdamaian Indonesia di Lebanon. Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) dilaporkan...
Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serang Iran
NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Pemerintah Austria menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya dalam operasi militer terhadap Iran. Penolakan ini didasarkan pada prinsip netralitas militer yang...

