Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Mufti Agung Libya Serukan Umat Islam Dukung Iran

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 23 Maret 2026 22:11 WIB
Mufti Agung Libya Serukan Umat Islam Dukung Iran
NEWSREAL.ID - Mufti Agung Libya, Sheikh Sadiq al-Ghariani. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, TRIPOLI- Mufti Agung Libya, Sheikh Sadiq al-Ghariani menyerukan umat Islam untuk memberikan dukungan kepada Iran di tengah konflik yang terus memanas dengan Amerika Serikat dan Israel.

Seruan tersebut disampaikan di saat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah semakin meningkat. Dalam pernyataan yang dikutip dari media lokal dan dilaporkan Middle East Eye (MEE), Senin (23/3/2026), ulama Sunni itu menegaskan bahwa konflik yang terjadi tidak bisa dipandang netral dari perspektif agama.

Ia menyebut, dalam ajaran Islam, keberpihakan kepada sesama umat menjadi sebuah kewajiban. “Tidak ada konsep netralitas dalam Alquran. Mendukung umat Islam adalah kewajiban agama,” ujar al-Ghariani.

Ia juga memperingatkan bahwa kehadiran militer asing di negara-negara Arab justru memperburuk situasi dan menjadi sumber ketidakstabilan di kawasan. Menurutnya, konflik yang tengah berlangsung harus menjadi pelajaran penting bagi dunia Islam untuk memperkuat persatuan dan kembali pada nilai-nilai keimanan.

Lebih lanjut, al-Ghariani menilai kekuatan global harus siap menanggung konsekuensi dari kebijakan yang diambilnya. Ia mendorong umat Islam untuk menyikapi perkembangan konflik dengan memperkuat martabat melalui ketaatan kepada Tuhan dan ajaran Nabi.

Seruan ini menjadi sorotan karena datang dari tokoh Sunni, sementara Iran dikenal sebagai negara dengan mayoritas penganut Syiah. Pernyataan tersebut dinilai mencerminkan kekhawatiran yang melampaui sekat mazhab di tengah eskalasi konflik kawasan.

Ulama Berpengaruh

Sheikh Sadiq al-Ghariani merupakan ulama berpengaruh di Libya yang lahir di Bayda, wilayah Jabal al-Akhdar, pada 1942. Ia menempuh pendidikan tinggi di University of Exeter, Inggris, dan meraih gelar doktor dalam Studi Arab dan Islam pada 1984 sebelum berkarier sebagai profesor di Tripoli.

Dalam perjalanan politiknya, al-Ghariani dikenal sebagai salah satu tokoh awal yang mengkritik rezim Muammar Qaddafi saat gelombang pemberontakan 2011 pecah.

Pada masa pemerintahan Qaddafi, lembaga keagamaan Dar al-Ifta sempat ditutup untuk meredam kritik terhadap pandangan keagamaan sang pemimpin. Setelah kejatuhan Qaddafi, lembaga tersebut dihidupkan kembali, dan al-Ghariani diangkat sebagai Mufti Agung oleh Dewan Transisi Nasional.

Ia kemudian menjadi figur penting dalam dinamika keagamaan dan politik Libya pascarevolusi. Pernyataan terbaru al-Ghariani ini menambah daftar respons tokoh dunia terhadap konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, yang hingga kini terus memicu kekhawatiran akan meluasnya krisis di kawasan Timur Tengah. (tb)

Berita Terbaru

Tekan Biaya Perang, Israel Disebut Mulai Gunakan Amunisi Lawas

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Tekanan biaya perang yang terus membengkak disebut mulai berdampak pada strategi militer Israel. Dalam perkembangan terbaru, militer Israel dikabarkan mulai menggunakan amunisi...

Kim Jong Un Kembali Terpilih Pimpin Korea Utara

NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un kembali terpilih untuk memimpin pemerintahan setelah parlemen negara tersebut secara resmi menunjuknya sebagai Presiden Urusan Negara. Keputusan...

Iran Ancam Tebar Ranjau Laut, Teluk Persia Terancam Lumpuh Total

NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Iran mengeluarkan ancaman keras dengan menyatakan siap menebar ranjau laut di seluruh wilayah Teluk Persia apabila...

Iran Balas Ancam AS: Infrastruktur Energi dan Air Negara Teluk Jadi Target

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman serius terhadap negara-negara Teluk yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel....

Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Solidaritas Indonesia untuk Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia....

IRCS Klaim 80 Ribu Lokasi Sipil Diserang AS-Israel, Korban Jiwa Terus Bertambah

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Presiden Iranian Red Crescent Society (IRCS), Pirhossein Kolivand, mengungkapkan bahwa lebih dari 80.000 lokasi sipil di Iran telah menjadi sasaran serangan sejak pecahnya...

Pesan Nowruz, Pemimpin Iran Klaim Musuh Mulai Dikalahkan

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan pihak-pihak yang memusuhi negaranya mulai mengalami kekalahan di tengah konflik yang memanas di kawasan. Pernyataan itu disampaikan dalam...

Rusia Akui Beri Informasi Intelijen ke Iran

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Rusia mengakui telah memberikan informasi intelijen kepada Iran di tengah eskalasi konflik dengan Amerika Serikat. Pengakuan ini mencuat dalam pertemuan pejabat tinggi kedua...

Israel Tutup Al-Aqsa Saat Idulfitri, Umat Muslim Dilarang Shalat Ied

NEWSREAL.ID, YERUSALEM– Otoritas Israel dilaporkan melarang umat Islam menunaikan salat Id di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, dengan alasan keamanan di tengah konflik regional. Sejumlah sumber...

Iran Minta Negara Kawasan Tutup Akses untuk Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Iran mendesak negara-negara di kawasan untuk tidak memberikan akses wilayah maupun fasilitas militer bagi Amerika Serikat dan Israel dalam melancarkan serangan. Juru bicara...

Rudal Iran Hujani Israel, Kilang Minyak Haifa Terdampak

NEWSREAL.ID, HAIFA– Serangan rudal bertubi-tubi dari Iran ke Israel terus berlanjut. Salah satu dampaknya, kilang minyak Bazan di Haifa dilaporkan mengalami kerusakan akibat pecahan proyektil...

AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah, Iran Santai: “Belajar dari Kekalahan di Vietnam”

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan memanas setelah Amerika Serikat mengerahkan ribuan personel militernya ke kawasan Timur Tengah. Langkah ini memicu spekulasi soal potensi operasi lanjutan, termasuk upaya...