Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Tuding Trump Sebar Isu Demi Stabilkan Pasar

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 24 Maret 2026 21:06 WIB
Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Tuding Trump Sebar Isu Demi Stabilkan Pasar
NEWSREAL.ID - Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran membantah keras adanya negosiasi dengan Amerika Serikat di tengah meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menyebut klaim tersebut sebagai “berita palsu” yang sengaja disebarkan untuk memengaruhi pasar global, khususnya sektor minyak dan keuangan.

Melalui pernyataannya di media sosial X, Ghalibaf menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan apa pun yang sedang berlangsung antara Teheran dan Washington. Ia menilai isu negosiasi tersebut merupakan bagian dari upaya manipulasi untuk meredam gejolak ekonomi di Amerika Serikat.

“Tidak ada negosiasi yang berjalan dengan Amerika Serikat. Laporan itu adalah berita palsu yang dimaksudkan untuk memanipulasi pasar finansial dan minyak,” tegasnya.

Ghalibaf juga menuding langkah tersebut sebagai strategi untuk mengalihkan perhatian dari situasi yang disebutnya sebagai “kekacauan” yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dalam konflik yang sedang berlangsung.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa rakyat Iran menginginkan respons tegas terhadap pihak-pihak yang dianggap sebagai agresor. Menurutnya, seluruh elemen pemerintahan Iran saat ini solid dalam mendukung kepemimpinan negara dan masyarakat hingga tujuan perang tercapai.

Pernyataan ini berseberangan dengan klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sebelumnya menyebut adanya perkembangan positif dalam komunikasi dengan Iran. Trump bahkan mengaku telah memerintahkan penundaan serangan terhadap infrastruktur energi selama lima hari sebagai bagian dari upaya membuka ruang dialog.

Ia menyebut komunikasi yang berlangsung dalam dua hari terakhir berjalan “sangat baik dan produktif”, sehingga memicu spekulasi adanya peluang deeskalasi konflik antara kedua negara.

Jalur Diplomasi

Namun, bantahan dari pihak Iran mempertegas bahwa jalur diplomasi belum terbuka, setidaknya secara resmi. Situasi ini semakin memperumit dinamika geopolitik di kawasan Teluk Persia yang saat ini berada dalam tekanan tinggi.

Ketegangan meningkat sejak akhir Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan ke sejumlah target di Iran. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sekitar 1.340 orang dan menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur.

Di antara korban yang disebutkan dalam laporan tersebut adalah Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, yang dikabarkan turut terdampak dalam eskalasi konflik tersebut.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke berbagai target di kawasan, termasuk wilayah Israel serta negara-negara seperti Yordania dan Irak yang memiliki keterkaitan dengan kepentingan militer Amerika Serikat.

Serangan tersebut menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan terhadap penerbangan internasional dan stabilitas pasar global. Dampaknya langsung terasa pada fluktuasi harga minyak dunia dan meningkatnya kekhawatiran terhadap keamanan jalur energi internasional.

Situasi yang terus memanas ini membuat prospek perdamaian masih jauh dari kata pasti. Pernyataan saling bertolak belakang antara Iran dan Amerika Serikat menandakan bahwa jalur komunikasi belum solid, sementara risiko eskalasi tetap tinggi.

Di tengah ketidakpastian tersebut, pasar global terus bergerak fluktuatif, dipengaruhi oleh setiap pernyataan politik dan perkembangan militer di kawasan. Dunia kini menanti langkah selanjutnya dari kedua pihak, apakah menuju deeskalasi atau justru memperdalam konflik yang sudah berlangsung. (dc)

Berita Terbaru

Fasilitas Gas Iran Diserang Usai Trump Klaim Dialog

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah terus memanas setelah sejumlah fasilitas gas di Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan, hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat...

Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal, Bangunan Rusak dan Enam Luka

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan udara kembali mengguncang Tel Aviv setelah Iran meluncurkan rudal ke sejumlah titik di kota tersebut, Selasa (24/3/2026). Serangan ini menyebabkan kerusakan...

Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Tapi Tidak untuk AS dan Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tetap membuka akses pelayaran di Selat Hormuz bagi kapal-kapal internasional, dengan pengecualian terhadap kapal yang terafiliasi dengan Amerika Serikat dan...

Tekan Biaya Perang, Israel Disebut Mulai Gunakan Amunisi Lawas

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Tekanan biaya perang yang terus membengkak disebut mulai berdampak pada strategi militer Israel. Dalam perkembangan terbaru, militer Israel dikabarkan mulai menggunakan amunisi...

Kim Jong Un Kembali Terpilih Pimpin Korea Utara

NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un kembali terpilih untuk memimpin pemerintahan setelah parlemen negara tersebut secara resmi menunjuknya sebagai Presiden Urusan Negara. Keputusan...

Mufti Agung Libya Serukan Umat Islam Dukung Iran

NEWSREAL.ID, TRIPOLI- Mufti Agung Libya, Sheikh Sadiq al-Ghariani menyerukan umat Islam untuk memberikan dukungan kepada Iran di tengah konflik yang terus memanas dengan Amerika Serikat...

Iran Ancam Tebar Ranjau Laut, Teluk Persia Terancam Lumpuh Total

NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Iran mengeluarkan ancaman keras dengan menyatakan siap menebar ranjau laut di seluruh wilayah Teluk Persia apabila...

Iran Balas Ancam AS: Infrastruktur Energi dan Air Negara Teluk Jadi Target

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman serius terhadap negara-negara Teluk yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel....

Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Solidaritas Indonesia untuk Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia....

IRCS Klaim 80 Ribu Lokasi Sipil Diserang AS-Israel, Korban Jiwa Terus Bertambah

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Presiden Iranian Red Crescent Society (IRCS), Pirhossein Kolivand, mengungkapkan bahwa lebih dari 80.000 lokasi sipil di Iran telah menjadi sasaran serangan sejak pecahnya...

Pesan Nowruz, Pemimpin Iran Klaim Musuh Mulai Dikalahkan

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan pihak-pihak yang memusuhi negaranya mulai mengalami kekalahan di tengah konflik yang memanas di kawasan. Pernyataan itu disampaikan dalam...

Rusia Akui Beri Informasi Intelijen ke Iran

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Rusia mengakui telah memberikan informasi intelijen kepada Iran di tengah eskalasi konflik dengan Amerika Serikat. Pengakuan ini mencuat dalam pertemuan pejabat tinggi kedua...