Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Stok Pencegat Rudal Israel Menipis Dihantam Serangan Iran, Tel Aviv Minta Bantuan AS

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 15 Maret 2026 23:43 WIB
Stok Pencegat Rudal Israel Menipis Dihantam Serangan Iran, Tel Aviv Minta Bantuan AS
NEWSREAL.ID - SERANGAN ISRAEL: Pemandangan langit di atas Tel Aviv, Israel, Jumat (13/3/2026) malam. Iran melancarkan sejumlah rudal ke ibukota negara zionis tersebut. (Foto: Al Jazeera)

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Perang Iran-Israel memasuki fase yang makin panas. Di tengah gempuran rudal yang terus berdatangan, Israel dilaporkan mulai kehabisan persediaan pencegat rudal dan meminta dukungan tambahan dari Amerika Serikat.

Pemerintah Israel dilaporkan memperingatkan Amerika Serikat bahwa stok pencegat rudal balistik mereka semakin menipis setelah menghadapi serangan bertubi-tubi dari Iran selama beberapa pekan terakhir. Menurut laporan media Semafor yang mengutip pejabat Amerika, sistem pertahanan udara Israel berada di bawah tekanan besar karena intensitas serangan rudal Iran yang terus meningkat.

Persediaan pencegat tersebut bahkan disebut sudah menurun sejak konflik sebelumnya antara Iran dan Israel pada tahun lalu, ketika Tel Aviv harus menggunakan sejumlah besar sistem pertahanan untuk menahan gelombang serangan rudal.

Situasi semakin berat karena Iran diduga menggunakan rudal dengan amunisi kluster, yang membuat proses pencegatan menjadi lebih rumit sekaligus mempercepat habisnya persediaan pencegat milik Israel.  Seorang pejabat AS yang dikutip Semafor menyebut Washington sebenarnya sudah memperkirakan kondisi tersebut sejak beberapa bulan terakhir.

“Ini adalah sesuatu yang sudah kami perkirakan dan diantisipasi,” ujar pejabat tersebut. Meski demikian, pihak Amerika menegaskan mereka masih memiliki cadangan pencegat rudal yang cukup besar dan tidak mengalami kekurangan seperti yang dihadapi Israel.

Semakin Meningkat

Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah semakin meningkat setelah pasukan elit Iran, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), mengumumkan peluncuran gelombang serangan terbaru yang disebut sebagai Operasi “True Promises-4”.

Dalam operasi tersebut, Iran mengklaim meluncurkan serangan drone dan rudal secara simultan yang menargetkan sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Teluk. Salah satu target yang disebut adalah Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab.

IRGC mengklaim serangan tersebut menghantam radar Patriot, menara pengawas, serta fasilitas pertahanan udara milik AS. Target lain yang disebut adalah Pangkalan Udara Sheikh Isa di Bahrain, yang diklaim mengalami kerusakan pada sistem radar peringatan dini, hanggar pesawat, hingga fasilitas bahan bakar militer.

Iran juga menyebut telah menyerang pangkalan militer AS di Kuwait, termasuk fasilitas penyimpanan helikopter dan depot peralatan militer. Selain itu, IRGC kembali memperingatkan bahwa jalur pelayaran strategis Selat Hormuz kini berada di bawah kendali penuh Angkatan Laut Iran.

Teheran menegaskan tidak akan mengizinkan kapal tanker minyak atau kapal komersial milik negara yang dianggap sebagai agresor untuk melintas di jalur tersebut. Sementara itu, operasi militer Iran juga dilaporkan melibatkan kelompok bersenjata Hezbollah dari Lebanon.

Serangan gabungan tersebut menargetkan sejumlah wilayah Israel, termasuk kawasan Galilea, Dataran Tinggi Golan, dan kota pelabuhan Haifa.

Di sisi lain, laporan media The Wall Street Journal menyebut sedikitnya lima pesawat tanker pengisi bahan bakar milik Angkatan Udara AS mengalami kerusakan akibat serangan rudal Iran di Pangkalan Udara Prince Sultan di Arab Saudi.

Pejabat AS menyatakan pesawat tersebut hanya mengalami kerusakan dan sedang diperbaiki. Namun sejumlah media Israel menyebut kemungkinan kerusakan yang terjadi lebih parah dari yang dilaporkan. Perkembangan ini menambah tekanan terhadap logistik militer Amerika di kawasan, sekaligus memperlihatkan betapa cepat konflik Iran–Israel berkembang menjadi krisis regional yang lebih luas. (tb)

Berita Terbaru

Iran Desak Negara Kawasan Usir Pasukan Amerika dari Selat Hormuz

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan geopolitik di Timur Tengah makin memanas. Iran secara terbuka mendesak negara-negara kawasan untuk mengusir pasukan Amerika Serikat, sambil menuding sistem keamanan Washington...

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Milik AS Usai Serangan ke Pulau Kharg

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran mengancam akan melancarkan serangan balasan terhadap fasilitas minyak dan energi di kawasan yang dimiliki atau bekerja sama dengan perusahaan Amerika Serikat...

Mojtaba Khamenei Ultimatum AS: Tutup Pangkalan Militer di Timur Tengah atau Diserang

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin memanas. Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, melontarkan ultimatum keras kepada Amerika Serikat agar menutup seluruh pangkalan militernya...

Rusia dan Turki Coba Jadi Penengah, Iran Masih Ogah Bahas Gencatan Senjata

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Upaya meredakan perang di Timur Tengah mulai bermunculan. Rusia dan Turki disebut sudah menawarkan diri menjadi mediator konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan...

Iran Minta Warga Teluk Tunjukkan Posisi Pasukan AS-Israel, Klaim Demi Serangan Lebih Presisi

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Kali ini Iran meminta warga Muslim dan negara-negara di kawasan Teluk untuk membantu menunjukkan lokasi pasukan Amerika...

Korut Pasang Badan untuk Pemimpin Baru Iran, Kecam Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Peta politik Timur Tengah makin ramai. Kali ini Korea Utara ikut angkat suara dengan menyatakan dukungan terbuka terhadap pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba...

Hubungan Memanas, Spanyol Tarik Permanen Dubesnya dari Israel

NEWSREAL.ID, MADRID- Hubungan diplomatik antara Spanyol dan Israel kian memanas. Pemerintah Spanyol resmi menarik duta besarnya dari Israel secara permanen setelah ketegangan kedua negara meningkat,...

Israel Dihantam Rudal Iran, Dampak Kerusakan Disebut Disensor Ketat

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan rudal Iran ke Israel disebut menimbulkan kerusakan dan korban yang tidak sedikit. Namun di tengah perang yang terus memanas, pemerintah Israel...

Perang Mahal vs Drone Murah: AS Disebut Bakar Rp15 Triliun Sehari Lawan Iran

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Perang antara Amerika Serikat dan Iran memunculkan ironi besar: amunisi supermahal dipakai untuk menghadapi drone murah. Pemerintahan Presiden Donald Trump bahkan disebut menghabiskan...

Rudal 1 Ton Meluncur Lagi: Iran Hantam Target AS-Israel, Haifa Ikut Disasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Iran kembali meluncurkan gelombang serangan rudal besar-besaran yang diklaim menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel. Bahkan,...

IRGC Balas Trump: Akhir Perang di Timur Tengah Ditentukan Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa pihak yang menentukan kapan perang di Timur Tengah berakhir adalah Iran, bukan Presiden Amerika Serikat Donald...

OKI Murka: Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat Kian Brutal

NEWSREAL.ID, JEDDAH- Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras meningkatnya kekerasan yang dilakukan kelompok pemukim Israel terhadap warga Palestina di wilayah Tepi Barat. Melalui pernyataan...