Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Khamenei Tuding Trump Dalang Kekerasan Demo Iran

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 18 Januari 2026 15:52 WIB
Khamenei Tuding Trump Dalang Kekerasan Demo Iran
NEWSREAL.ID - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan politik Iran kembali memanas setelah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei secara terbuka menuding Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai pihak yang bertanggung jawab atas jatuhnya ribuan korban jiwa dalam gelombang demonstrasi yang melanda negaranya sejak akhir tahun lalu.

Dalam pidato di hadapan para pendukungnya, Sabtu (17/1/2026), Khamenei menyatakan bahwa kematian warga Iran selama unjuk rasa tidak terlepas dari campur tangan Amerika Serikat. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul laporan berbagai lembaga hak asasi manusia terkait tingginya jumlah korban tewas.

“Kami menuduh presiden Amerika Serikat bertanggung jawab atas korban jiwa, kerusakan, serta tuduhan-tuduhan yang dia lontarkan terhadap bangsa Iran,” ujar Khamenei, seperti dikutip AFP. Ia menyebut situasi yang terjadi di Iran sebagai bagian dari “konspirasi Amerika”.

Khamenei menambahkan, tujuan utama Amerika Serikat adalah menundukkan Iran dan mengembalikannya ke bawah dominasi militer, politik, dan ekonomi asing. Ia juga menegaskan bahwa aksi protes yang berlangsung tidak murni berasal dari aspirasi rakyat, melainkan dipicu intervensi pihak luar.

Sementara itu, kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Amerika Serikat, Human Rights Activists in Iran (HRANA), melaporkan jumlah korban tewas akibat demonstrasi di Iran telah mencapai 3.090 orang per Jumat (16/1/2026). Dari jumlah tersebut, sekitar 2.885 orang disebut merupakan demonstran.

Faktor Pemicu

Gelombang demonstrasi di Iran pecah sejak akhir Desember lalu. Aksi massa tersebut dipicu berbagai persoalan, mulai dari inflasi yang melambung tinggi hingga tuntutan agar Ayatollah Ali Khamenei mundur dari jabatannya. Dalam perkembangannya, demonstrasi berubah menjadi kerusuhan di sejumlah wilayah, dengan laporan pembakaran fasilitas sipil dan pertokoan.

Angka korban tewas versi lembaga pemantau HAM pun bervariasi. Selain HRANA, intelijen Israel memperkirakan jumlah korban mencapai sekitar 5.000 orang. Sementara itu, media Iran International yang berbasis di Inggris mengklaim korban tewas menembus lebih dari 12.000 jiwa.

Namun, hingga kini belum ada data resmi dari media pemerintah Iran. Akses internet yang diputus secara luas oleh pemerintah membuat kantor berita seperti IRNA, Mehr News, dan Fars belum dapat diakses untuk memperoleh informasi pembanding.

Di tengah situasi tersebut, pemerintah Iran dilaporkan menggunakan kekuatan berlebih dalam meredam aksi demonstrasi, termasuk memutus akses internet nasional. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump disebut terus melontarkan pernyataan yang dianggap memprovokasi rakyat Iran untuk melakukan perlawanan terhadap pemerintah.

Kondisi ini menambah daftar panjang ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, yang kian memanas di tengah krisis politik dan kemanusiaan di Negeri Para Mullah. (tb)

Berita Terbaru

IRCS Klaim 80 Ribu Lokasi Sipil Diserang AS-Israel, Korban Jiwa Terus Bertambah

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Presiden Iranian Red Crescent Society (IRCS), Pirhossein Kolivand, mengungkapkan bahwa lebih dari 80.000 lokasi sipil di Iran telah menjadi sasaran serangan sejak pecahnya...

Pesan Nowruz, Pemimpin Iran Klaim Musuh Mulai Dikalahkan

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan pihak-pihak yang memusuhi negaranya mulai mengalami kekalahan di tengah konflik yang memanas di kawasan. Pernyataan itu disampaikan dalam...

Rusia Akui Beri Informasi Intelijen ke Iran

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Rusia mengakui telah memberikan informasi intelijen kepada Iran di tengah eskalasi konflik dengan Amerika Serikat. Pengakuan ini mencuat dalam pertemuan pejabat tinggi kedua...

Israel Tutup Al-Aqsa Saat Idulfitri, Umat Muslim Dilarang Shalat Ied

NEWSREAL.ID, YERUSALEM– Otoritas Israel dilaporkan melarang umat Islam menunaikan salat Id di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, dengan alasan keamanan di tengah konflik regional. Sejumlah sumber...

Iran Minta Negara Kawasan Tutup Akses untuk Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Iran mendesak negara-negara di kawasan untuk tidak memberikan akses wilayah maupun fasilitas militer bagi Amerika Serikat dan Israel dalam melancarkan serangan. Juru bicara...

Rudal Iran Hujani Israel, Kilang Minyak Haifa Terdampak

NEWSREAL.ID, HAIFA– Serangan rudal bertubi-tubi dari Iran ke Israel terus berlanjut. Salah satu dampaknya, kilang minyak Bazan di Haifa dilaporkan mengalami kerusakan akibat pecahan proyektil...

AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah, Iran Santai: “Belajar dari Kekalahan di Vietnam”

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan memanas setelah Amerika Serikat mengerahkan ribuan personel militernya ke kawasan Timur Tengah. Langkah ini memicu spekulasi soal potensi operasi lanjutan, termasuk upaya...

Bos Kontraterorisme AS Mundur, Sebut Serangan ke Iran Dipicu Informasi Menyesatkan

NEWSREAL.ID, WASHINGTON– Pejabat tinggi kontraterorisme Amerika Serikat, Joe Kent, resmi mengundurkan diri di tengah memanasnya konflik dengan Iran. Dalam surat pengunduran dirinya, ia mengklaim serangan...

Iran Gempur Pangkalan AS di Timur Tengah, Rudal dan Drone Hantam Hanggar Pesawat

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Korps Garda Revolusi Islam Iran kembali melancarkan serangan besar dalam gelombang ke-57 Operasi “Janji Sejati 4” dengan menyasar target strategis milik Amerika Serikat...

Iran Ancam Serang Perusahaan AS di Timur Tengah, Konflik Makin Memanas

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Korps Garda Revolusi Islam Iran mengancam akan menyerang perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat yang beroperasi di wilayah Timur Tengah. Melalui pernyataan resmi di Sepah...

Eropa Kompak Tolak Ajakan AS Kirim Pasukan ke Selat Hormuz

NEWSREAL.ID, BRUSSELS- Negara-negara Eropa menolak seruan Amerika Serikat untuk mengerahkan pasukan angkatan laut ke Selat Hormuz di tengah meningkatnya konflik dengan Iran. Kepala Kebijakan Luar Negeri...

Luka Usai Serangan AS-Israel, Putin Disebut Kirim Pesawat Militer Bawa Mojtaba Khamenei ke Moskow

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, disebut diam-diam diterbangkan ke Rusia menggunakan pesawat militer setelah mengalami luka serius akibat serangan yang diduga dilakukan...