
NEWSREAL.ID, RAMALLAH- Ancaman pengusiran massal kembali membayangi warga Palestina di wilayah Yerusalem Timur. Pemerintah Palestina menyerukan intervensi internasional untuk mencegah penggusuran paksa yang berpotensi menimpa ratusan keluarga.
Kementerian Luar Negeri Palestina menyebut, lebih dari 200 keluarga atau sekitar 900 warga di kawasan Silwan menghadapi ancaman kehilangan tempat tinggal. Gugatan hukum yang diajukan oleh kelompok pemukim Israel disebut menjadi pemicu utama situasi ini.
Menurut pernyataan resmi, pengadilan Israel dinilai digunakan sebagai alat untuk melegitimasi kondisi yang dianggap ilegal oleh pihak Palestina. Bahkan, proses hukum tersebut disebut memperkuat praktik pendudukan di kawasan yang diklaim sebagai Kota Suci itu.
Dalam beberapa waktu terakhir, intensitas penggusuran disebut meningkat. Pekan lalu, sedikitnya 15 keluarga dilaporkan telah diusir dari kawasan Batn al-Hawa di Silwan. Selain itu, perintah pembongkaran juga dikeluarkan terhadap tujuh rumah di wilayah Qalandiya.
Pemerintah Palestina menilai langkah-langkah tersebut sebagai bagian dari upaya sistematis untuk mengubah komposisi demografi di Yerusalem. Mereka menuding adanya agenda untuk memperluas permukiman dan menggeser keberadaan warga Palestina dari wilayah tersebut.
Tekanan Diplomatik
Seruan pun diarahkan kepada komunitas internasional agar segera mengambil tindakan konkret. Palestina mendesak negara-negara dan organisasi global untuk meningkatkan tekanan diplomatik serta memperkuat kehadiran di lapangan guna menghentikan penggusuran paksa yang terus berlangsung.
Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan bahwa pada 26 Maret lalu, pasukan Israel telah mengusir sedikitnya 16 keluarga Palestina dari Batn al-Hawa, Silwan.
Situasi ini terjadi di tengah konflik berkepanjangan yang masih berlangsung antara Palestina dan Israel. Data otoritas kesehatan Palestina mencatat ratusan korban jiwa sejak gencatan senjata diberlakukan pada Oktober lalu, dengan ribuan lainnya mengalami luka-luka.
Sejak pecahnya perang di Jalur Gaza pada Oktober 2023, dampak kemanusiaan terus meluas. Puluhan ribu warga dilaporkan meninggal dunia, ratusan ribu lainnya terluka, serta sebagian besar infrastruktur sipil mengalami kerusakan parah.
Kondisi ini semakin mempertegas bahwa konflik tidak hanya terjadi di medan perang, tetapi juga merambah ke ruang hidup warga sipil, termasuk ancaman kehilangan rumah yang kini menghantui ratusan keluarga di Yerusalem Timur. (dc)
Seskab Teddy: Presiden Putin Apresiasi Ucapan Paskah Presiden Prabowo
*Simbol Toleransi dan Persahabatan Antarbangsa ADA momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir...
Prabowo-Putin Sepakat Geber Kerjasama Ekonomi dan Energi
JAKARTA,newsreal.id – Presiden RI Prabowo Subianto langsung melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pembantunya setibanya di Moscow. Dalam pertemuan itu Prabowo menyampaikan apresiasi...
Tiba di Rusia, Prabowo Pererat Kemitraan Kedua Negara
MOSKOW, newsreal.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tiba di Bandara Vnukovo-2 di Moskow, Federasi Rusia, pada Senin, 13 April 2026, pukul 07.45 waktu setempat...
Trump Ancam Blokade Selat Hormuz Pasca-perundingan Gagal Total
JAKARTA,newsreal.id – Presiden Donald Trump berencana melakukan blokade di Selat Hormuz. Langkah ini diumumkan Amerika Serikat usai perundingan perdamaian untuk mengakhiri perang dengan Iran di...
Harga Minyak Langsung Naik, Usai AS & Iran Gagal Berunding
JAKARTA,newsreal.id – Perundingan Amerika Serikat-Iran di Islamabad Pakistan gagal karena berbagai alasan. Kondisi ini tentu saja menjadi perhatian dunia, termasuk pengaruhnya terhadap harga minyak dunia....
Perundingan Iran-AS Belum Maksimal, Selat Hormuz Jadi Fokus
MOSKOW, newsreal.id – Iran dan Amerika Serikat (AS) gagal mencapai kesepahaman dalam sejumlah isu, karena berbeda pandangan. Diantaranya adalah isu Selat Hormuz serta tuntutan berlebihan...
Militer AS Klaim Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz
NEW YORK, newsreal.id – Central Command atau Komando Pusat (CENTCOM) Amerika Serikat (AS) dikabarkan melakukan pembersihan ranjau di Selat Hormuz. Dikabarkan oleh Xinhua, CENTCOM melalui...
Diprediksikan Malam ini, Perundingan AS-Iran Berlangsung di Pakistan
TEHERAN,newsreal.id – Perundingan yang direncanakan antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad diprediksi dimulai pada Sabtu (11/4) malam dan berlangsung selama satu hari, menurut Kantor...
Ini Kondisi Terkini Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
NEWSREAL, Teheran – Teka-teki kondisi terkini pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei mulai terkuak. Putra mendiang Ali Khamenei ini dilaporkan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan...
Iran Tegas Tolak Usulan Gencatan Senjata dengan AS-Israel
NEWSREAL, Teheran – Pemerintah Iran menolak usulan gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan Israel. Hal ini seperti yang diwartakan media pemerintah Iran pada hari Senin...
Desakan BoP ke Hamas Soal Rencana Demiliterisasi Gaza
NEWSREAL, Washington – Hamas didesak agar segera menyelesaikan rancangan kesepakatan demiliterisasi Jalur Gaza paling lambat akhir pekan ini. Desakan ini disampaikan langsung oleh perwakilan Dewan...
Tentara Israel Hancurkan Kamera UNIFIL di Lebanon
NEWSREAL,ID, BEIRUT- Tentara Israel dilaporkan menghancurkan seluruh kamera pengawas yang mengarah ke markas Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di Naqoura, Lebanon selatan. Tindakan tersebut...

