Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

PBB: Israel Terbukti Lakukan Genosida di Gaza, Dunia Diminta Bertindak

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 17 September 2025 17:06 WIB
PBB: Israel Terbukti Lakukan Genosida di Gaza, Dunia Diminta Bertindak
NEWSREAL.ID - MENGAIS TEPUNG: Seorang perempuan Palestina mengais tumpahan tepung dari tanah di tengah blokade yang dilakukan tentara zionis Israel, Selasa (16/9). (Foto: Al Jazeera)

NEWSREAL.ID, JENEWA- Dunia internasional diguncang oleh temuan terbaru Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB. Dalam laporan yang dirilis Selasa (16/9), komisi tersebut menegaskan bahwa Israel telah melakukan genosida terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Laporan penting ini merupakan hasil investigasi selama hampir dua tahun, menyoroti rangkaian kekerasan sejak 7 Oktober 2023. Komisi menyimpulkan otoritas dan pasukan keamanan Israel melakukan empat dari lima tindakan genosida sebagaimana tercantum dalam Konvensi Genosida 1948, mulai dari pembunuhan massal, menciptakan penderitaan fisik dan mental, penghancuran sistem kehidupan warga, hingga kebijakan yang mencegah kelahiran.

“Komisi mendapati bahwa Israel bertanggung jawab atas pelaksanaan genosida di Gaza,” tegas Ketua Komisi, Navi Pillay. Ia menambahkan bahwa tindakan Israel dilakukan dengan niat jelas untuk menghancurkan rakyat Palestina di Gaza sebagai sebuah kelompok.

Temuan tersebut juga menuding tanggung jawab berada pada pucuk pimpinan Israel, termasuk Presiden Isaac Herzog, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, hingga mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant. Mereka diduga menghasut genosida lewat pernyataan maupun kebijakan militer.

Kehancuran Sistematis

Laporan itu memaparkan bahwa sejak Oktober 2023 hingga Juli 2025, Gaza menghadapi kehancuran sistematis. Serangan Israel menyebabkan hampir 65 ribu korban jiwa, kelaparan massal akibat blokade total, runtuhnya sistem kesehatan dan pendidikan, serta maraknya kekerasan berbasis gender. Anak-anak dan fasilitas keagamaan juga disebut menjadi target serangan.

Komisi mendesak Israel segera mencabut blokade, menghentikan kebijakan kelaparan, serta membuka akses kemanusiaan penuh bagi badan-badan PBB termasuk UNRWA. Lebih jauh, negara-negara anggota PBB juga diminta menghentikan pengiriman senjata ke Israel dan memastikan perusahaan di bawah yurisdiksi mereka tidak terlibat dalam praktik yang memfasilitasi genosida.

“Komunitas internasional tidak boleh berdiam diri. Setiap hari tanpa aksi berarti semakin banyak nyawa melayang dan kredibilitas global kian runtuh,” kata Pillay.

Laporan ini menambah tekanan global agar Israel segera dimintai pertanggungjawaban melalui jalur hukum internasional. Namun, hingga kini serangan ke Gaza terus berlanjut dengan dampak kemanusiaan yang semakin parah. (tb)

Berita Terbaru

Pesan Nowruz, Pemimpin Iran Klaim Musuh Mulai Dikalahkan

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan pihak-pihak yang memusuhi negaranya mulai mengalami kekalahan di tengah konflik yang memanas di kawasan. Pernyataan itu disampaikan dalam...

Rusia Akui Beri Informasi Intelijen ke Iran

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Rusia mengakui telah memberikan informasi intelijen kepada Iran di tengah eskalasi konflik dengan Amerika Serikat. Pengakuan ini mencuat dalam pertemuan pejabat tinggi kedua...

Israel Tutup Al-Aqsa Saat Idulfitri, Umat Muslim Dilarang Shalat Ied

NEWSREAL.ID, YERUSALEM– Otoritas Israel dilaporkan melarang umat Islam menunaikan salat Id di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, dengan alasan keamanan di tengah konflik regional. Sejumlah sumber...

Iran Minta Negara Kawasan Tutup Akses untuk Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Iran mendesak negara-negara di kawasan untuk tidak memberikan akses wilayah maupun fasilitas militer bagi Amerika Serikat dan Israel dalam melancarkan serangan. Juru bicara...

Rudal Iran Hujani Israel, Kilang Minyak Haifa Terdampak

NEWSREAL.ID, HAIFA– Serangan rudal bertubi-tubi dari Iran ke Israel terus berlanjut. Salah satu dampaknya, kilang minyak Bazan di Haifa dilaporkan mengalami kerusakan akibat pecahan proyektil...

AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah, Iran Santai: “Belajar dari Kekalahan di Vietnam”

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan memanas setelah Amerika Serikat mengerahkan ribuan personel militernya ke kawasan Timur Tengah. Langkah ini memicu spekulasi soal potensi operasi lanjutan, termasuk upaya...

Bos Kontraterorisme AS Mundur, Sebut Serangan ke Iran Dipicu Informasi Menyesatkan

NEWSREAL.ID, WASHINGTON– Pejabat tinggi kontraterorisme Amerika Serikat, Joe Kent, resmi mengundurkan diri di tengah memanasnya konflik dengan Iran. Dalam surat pengunduran dirinya, ia mengklaim serangan...

Iran Gempur Pangkalan AS di Timur Tengah, Rudal dan Drone Hantam Hanggar Pesawat

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Korps Garda Revolusi Islam Iran kembali melancarkan serangan besar dalam gelombang ke-57 Operasi “Janji Sejati 4” dengan menyasar target strategis milik Amerika Serikat...

Iran Ancam Serang Perusahaan AS di Timur Tengah, Konflik Makin Memanas

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Korps Garda Revolusi Islam Iran mengancam akan menyerang perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat yang beroperasi di wilayah Timur Tengah. Melalui pernyataan resmi di Sepah...

Eropa Kompak Tolak Ajakan AS Kirim Pasukan ke Selat Hormuz

NEWSREAL.ID, BRUSSELS- Negara-negara Eropa menolak seruan Amerika Serikat untuk mengerahkan pasukan angkatan laut ke Selat Hormuz di tengah meningkatnya konflik dengan Iran. Kepala Kebijakan Luar Negeri...

Luka Usai Serangan AS-Israel, Putin Disebut Kirim Pesawat Militer Bawa Mojtaba Khamenei ke Moskow

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, disebut diam-diam diterbangkan ke Rusia menggunakan pesawat militer setelah mengalami luka serius akibat serangan yang diduga dilakukan...

Stok Pencegat Rudal Israel Menipis Dihantam Serangan Iran, Tel Aviv Minta Bantuan AS

  NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Perang Iran-Israel memasuki fase yang makin panas. Di tengah gempuran rudal yang terus berdatangan, Israel dilaporkan mulai kehabisan persediaan pencegat rudal...

Leave a comment