Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Kiprah TNI

Personel TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Tuntut Investigasi Transparan

Tim Redaksi, Admin
Senin, 30 Maret 2026 20:11 WIB
Personel TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Tuntut Investigasi Transparan
NEWSREAL.ID - KONTINGEN GARUDA: Kasad, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melepas 1.090 personel Satuan Tugas (Satgas) Kontingen Garuda (Konga) yang akan melaksanakan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon Selatan di Lapangan PRIMA, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, April tahun lalu. (Foto: TNIAD)

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah Indonesia mengecam keras insiden yang menewaskan satu personel TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda di misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon di Lebanon. Indonesia juga mendesak dilakukannya penyelidikan menyeluruh dan transparan atas peristiwa tersebut.

Melalui keterangan resmi, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyebut personel tersebut gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen Indonesia di wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3/2026) waktu setempat.

“Indonesia mengecam keras insiden yang terjadi dan mendesak investigasi yang menyeluruh dan transparan,” demikian pernyataan Kemlu. Selain korban meninggal, tiga personel lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden yang terjadi di tengah meningkatnya konflik militer antara Israel Defense Forces dan kelompok bersenjata di Lebanon selatan.

Pemerintah Indonesia saat ini terus berkoordinasi dengan pihak UNIFIL guna memastikan proses pemulangan jenazah korban ke Tanah Air dapat berjalan lancar. Sementara itu, personel yang terluka mendapatkan perawatan medis secara optimal.

Penghormatan Tertinggi

Kemlu juga menyampaikan penghormatan tertinggi kepada prajurit yang gugur atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga perdamaian dunia. Dalam pernyataannya, Indonesia kembali menegaskan kecaman terhadap serangan Israel di wilayah Lebanon selatan, serta menyerukan seluruh pihak untuk menghormati kedaulatan Lebanon dan menghentikan serangan terhadap warga sipil maupun infrastruktur sipil.

Pemerintah juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB sesuai hukum internasional. “Serangan apa pun terhadap pasukan perdamaian tidak dapat diterima dan dapat merusak upaya menjaga stabilitas global,” tegas Kemlu.

Indonesia memastikan akan terus berkoordinasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan otoritas terkait, serta memantau perkembangan situasi secara intensif. Ketegangan di kawasan Timur Tengah sendiri terus meningkat sejak serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari 2026, yang kemudian memicu eskalasi konflik meluas hingga ke Lebanon. (dc)

Berita Terbaru

Enam Pesawat MRCA Rafale Diserahkan, Presiden : Penambahan Alutsista Jadi Tonggak Penguatan Pertahanan Nasional

JAKARTA,NEWSREAL.id – Sebanyak enam pesawat MRCA Rafale, empat pesawat Falcon 8X, satu pesawat Airbus A400M MRTT, satu missile meteor dan enam smart weapon hammer, serta...

Sistem Pertahanan Udara Nasional Kian Garang, Ini Penyebabnya !

JAKARTA,NEWSREAL.id – Kemampuan Angkatan Udara Republik Indonesia kian garang. Hal ini ditandai dengan serah terima alutsista dari Pemerintah RI ke TNI, khususnya Angkatan Udara. TNI...

Mantan Jenderal TNI Diundang ke Kemhan, Ada Apa ?

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pada Jumat (24/4/2026), Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat dihebohkan dengan kedatangan sejumlah orang-orang top di Tanah Air. Dengan pakaian batik, sejumlah pria yang...

Presiden Prabowo Terima Laporan Pembangunan 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Terdampak Bencana dari KSAD

JAKARTA, newsreal.id – Presiden Prabowo Subianto menerima Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama jajaran pejabat utama TNI Angkatan Darat di Istana...

Keren, Pesawat Kepresidenan Presiden Prabowo Dikawal Empat F-16 dan Dua T50 Golden Eagle

MAGELANG,newsreal.id – Pesawat Kepresidenan yang membawa Presiden Prabowo Subianto mendapat pengawalan udara khusus dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara. Dalam penerbangan tersebut, empat pesawat tempur...

TNI Pastikan Perlindungan Pasukan di Lebanon

NEWSREAL.ID, JAKARTA– TNI menegaskan komitmennya dalam menjamin keselamatan personel yang bertugas dalam misi perdamaian dunia di bawah naungan PBB. Hal itu disampaikan Komandan Pusat Misi...

Kapal Perang Rusia Sandar di Tanjung Priok, Sinyal Penguatan Kerja Sama dengan TNI AL

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kehadiran sejumlah kapal perang Rusia di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menarik perhatian publik. Kunjungan ini dinilai menjadi sinyal kuat upaya mempererat kerja...

Panglima TNI Lantik Pangkogabwilhan III Baru dan 57 Perwira Tinggi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Agus Subiyanto melantik sejumlah perwira tinggi (Pati) TNI untuk mengisi jabatan strategis, termasuk Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III dan Kepala Staf...

Kabais TNI Mundur Usai Kasus Air Keras Aktivis, TNI Janji Bersih-bersih Internal

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Yudi Abrimantyo, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas aksi penyiraman...

Misi 44 Hari Rampung! KRI Prabu Siliwangi-321 Sandar di Tanjung Priok

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Setelah menempuh pelayaran panjang lintas samudra selama lebih dari satu bulan, kapal perang terbaru milik TNI Angkatan Laut, KRI Prabu Siliwangi-321, akhirnya resmi...

Kemhan-TNI Terapkan Penghematan BBM dan Atur Operasional Alutsista

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan serangkaian langkah penghematan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) sebagai bentuk antisipasi terhadap dinamika geopolitik...

Timur Tengah Memanas, Panglima TNI Perintahkan Pasukan Siaga 1

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Panglima Tentara Nasional Indonesia, Jenderal TNI Agus Subiyanto, memerintahkan seluruh jajaran TNI meningkatkan status kesiapsiagaan menjadi Siaga 1 sebagai langkah antisipasi terhadap dampak...