Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Israel Desak Demiliterisasi sebagai Syarat Gencatan Senjata

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 5 Maret 2025 12:16 WIB
Israel Desak Demiliterisasi sebagai Syarat Gencatan Senjata
NEWSREAL.ID - ANTRE MAKANAN: Warga Palestina mengantre, mencoba mendapatkan bantuan makanan untuk berbuka puasa selama Ramadan di Kota Gaza, Selasa (4/3). (Dok: Xinhua)

YERUSALEM- Israel meminta demiliterisasi Jalur Gaza sebagai syarat untuk melaksanakan tahap kedua kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas. “Kami tidak punya kesepakatan pada tahap kedua,” kata Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar dalam konferensi pers pada Selasa, (4/3) waktu setempat.

Israel juga menuntut kelompok perlawanan Palestina itu menyerahkan semua sandera. Sa’ar menambahkan bahwa jika Hamas menyetujui tuntutan ini, maka pihaknya dapat melaksanakan tahap kedua kesepakatan gencatan senjata.

Tentang aksi Israel yang memblokir bantuan kemanusiaan ke Gaza sejak Minggu (2/3), Sa’ar berdalih bahwa Hamas mengeksploitasi bantuan itu untuk kepentingan mereka. Pemimpin Israel Benjamin Netanyahu berdalih, pemblokiran itu bertujuan menekan Hamas agar menerima usulan Israel untuk memperpanjang tahap pertama gencatan senjata.

Pos Pemeriksaan

Sementara itu, Palestina menuding Israel membatasi pergerakan warga Pelestina di Tepi Barat dengan membangun pos pemeriksaan. Sedikitnya 900 pos pemeriksaan dan gerbang besi didirikan pemerintah Zionis tersebut.

Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyebutkan, penghalang tersebut bukan untuk menjaga keamanan tetapi untuk “menindas” warga Palestina dan sangat berdampak pada kehidupan sehari-hari warga Palestina dengan membatasi pergerakan mereka di dalam kota, desa, dan kamp-kamp pengungsi.

“Menciptakan fragmentasi di seluruh Tepi Barat, mengubahnya menjadi penjara besar dengan ratusan daerah yang terisolasi,” sebut kementerian itu dalam pernyataan pers sebagaimana dilansir Xinhua, Rabu (5/3).

Ini merupakan “bentuk hukuman kolektif yang paling buruk” yang diberlakukan pada keluarga-keluarga Palestina, terutama selama bulan suci Ramadan, dan merupakan alat sistematis untuk mengeskalasi kekerasan serta merusak upaya regional dan internasional untuk mencapai ketenangan dan gencatan senjata, urai pernyataan itu.

Lebih lanjut, pernyataan tersebut mendesak adanya aksi segera dari masyarakat internasional. Pekan lalu, media Israel melansir bahwa dengan alasan kekhawatiran akan potensi kerusuhan terkait pembebasan tahanan Palestina di bawah kesepakatan pertukaran antara Israel dan Hamas, tentara Israel diperintahkan untuk menambah puluhan pos pemeriksaan di sepanjang jalan menuju ke kota-kota Palestina. (Ant,tb)

Share:

Berita Terbaru

Iran Tegas Tutup Pintu Mediasi dengan AS

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Iran kembali menegaskan sikap kerasnya di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Melalui duta besarnya di Jakarta, Teheran menyatakan tidak akan membuka ruang negosiasi...

Trump Ngamuk ke Spanyol: Ancam Putus Dagang Gara-Gara Iran

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Drama geopolitik makin panas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan ancaman keras ke Spanyol: semua hubungan dagang bisa diputus. Penyebabnya? Madrid menolak memberi...

Rusia Sindir AS Usai Serangan ke Iran: Masih Serius Mau Negosiasi Nuklir?

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Rusia mempertanyakan keseriusan Amerika Serikat dalam melanjutkan perundingan nuklir dengan Iran setelah serangan militer yang dilancarkan bersama Israel. Pernyataan itu disampaikan oleh Perwakilan...

Iran Balas Serangan, IRGC Hantam Kompleks Pemerintah Israel hingga Pusat Militer

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) melancarkan serangan rudal ke kompleks pemerintahan Israel di Tel Aviv, pusat militer dan keamanan di Haifa, serta wilayah...

Iran Minta D-8 Angkat Suara, Desak Kutukan Tegas atas Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, berharap organisasi Developing-8 (D-8) dapat secara tegas mengutuk serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap...

Korut Kecam Serangan AS-Israel ke Iran: “Agresi Ilegal, Langgar Kedaulatan”

NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Korea Utara mengecam keras serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Pyongyang menyebut aksi tersebut sebagai agresi ilegal yang melanggar kedaulatan nasional....

Iran Sambut Mediasi Prabowo, Minta Indonesia Tegas Kutuk AS-Israel

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Iran menyambut tawaran Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjadi mediator di tengah memanasnya konflik antara Teheran dengan Amerika Serikat dan Israel. Namun,...

Israel Bantah Tahu Soal Serangan ke Sekolah di Iran, 148 Orang Dilaporkan Tewas

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Militer Israel menyatakan tidak mengetahui adanya serangan udara yang menargetkan sebuah sekolah perempuan di Iran selatan, insiden yang dilaporkan menewaskan ratusan orang....

Putin Kecam Keras Tewasnya Khamenei: “Pembunuhan Sinis, Langgar Moral dan Hukum Internasional”

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Presiden Rusia Vladimir Putin angkat suara soal tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kremlin, Minggu (1/3/2026), Putin menyebut...

Ribuan Warga AS Kepung Gedung Putih, Tolak Perang ke Iran

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Gelombang protes anti-perang meletup di jantung Amerika Serikat. Ribuan orang turun ke jalan di sekitar Gedung Putih dan Times Square, menyuarakan penolakan atas...

Tiongkok Angkat Bicara usai Iran Digempur AS-Israel, Desak Gencatan Senjata

NEWSREAL.ID, BEIJING- Pemerintah Tiongkok akhirnya buka suara setelah serangan besar-besaran Amerika Serikat dan Israel ke Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Melalui pernyataan resmi,...

Sekjen PBB Sentil AS-Israel: Serangan ke Iran Bikin Jalur Damai Nuklir Jadi Sia-Sia

NEWSREAL.ID, NEW YORK- Harapan diplomasi soal nuklir Iran mendadak ambyar. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menyayangkan serangan AS-Israel ke Iran yang dinilai merusak...

Leave a comment