Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Liga Arab Setujui Ide Mesir

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 5 Maret 2025 12:24 WIB
Liga Arab Setujui Ide Mesir
NEWSREAL.ID - REKONTRUKSI GAZA: Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi berpidato di KTT Luar Biasa Arab-KTT untuk Palestina di Ibu Kota Administratif Baru, Mesir, Selasa (4/3). KTT darurat Arab mempertemukan para pemimpin dan delegasi Arab serta perwakilan dari organisasi internasional untuk membahas perkembangan terkini di Palestina dan rekonstruksi Gaza. (Dok: Xinhua)
  • Rekonstruksi Gaza Tanpa Relokasi Warga Palestina

KAIRO- Para pemimpin negara Liga Arab menyetujui rencana rekonstruksi Jalur Gaza Palestina yang diusulkan oleh Mesir dengan anggaran sebesar 53 miliar dollar AS atau setara Rp871,97 triliun.

Dalam KTT darurat Liga Arab di Kairo, Selasa (4/3), 22 negara anggota Liga Arab termasuk Palestina menyetujui rekonstruksi Gaza tanpa ada pemindahan paksa warga dari wilayah tersebut. Pendekatan ini berbeda dengan visi “Middle East Riviera” yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump selama ini.

Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi mengumumkan, proposal tersebut telah disepakati seluruh negara di KTT tersebut. Dalam pidatonya, Sisi menyatakan keyakinannya bahwa Trump mampu mencapai perdamaian di tengah konflik yang telah menghancurkan Jalur Gaza.

Namun, sejumlah pertanyaan besar masih mengemuka terkait masa depan Gaza, termasuk siapa yang akan mengelola wilayah tersebut dan negara mana yang akan menyediakan miliaran dolar untuk rekonstruksi.

Dikutip AFP, Sisi mengungkapkan Mesir telah bekerja sama dengan Palestina dalam membentuk “komite administratif independen” yang terdiri dari teknokrat profesional Palestina.
Komite ini akan mengawasi bantuan kemanusiaan serta mengelola pemerintahan Gaza untuk sementara waktu, sebagai persiapan bagi Otoritas Palestina (PA) yang akan kembali memerintah negara itu.

Untuk merealisasikan rencana rekonstruksi ini, dukungan finansial dari negara-negara kaya minyak di Teluk Arab, seperti Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi, sangat dibutuhkan.

Perdana Menteri Palestina Mohammed Mustafa menyatakan bahwa dana rekonstruksi ini akan mencari pendanaan internasional serta pengawasan dari lembaga global, kemungkinan melalui Bank Dunia.

Perbedaan Pandangan

Namun, masih ada perbedaan pandangan di antara negara-negara Arab soal proposal ini terutama terkait Hamas. UEA, yang menganggap Hamas sebagai ancaman eksistensial, menuntut perlucutan senjata Hamas secara langsung dan menyeluruh.

Sementara itu, negara-negara Arab lainnya lebih memilih pendekatan bertahap. Sumber dari Arab Saudi menyebut, kehadiran Hamas sebagai kekuatan bersenjata di Gaza menjadi penghalang utama dalam mencapai kesepakatan, terutama karena AS dan Israel menentang keras keberadaan kelompok tersebut dalam skenario pascaperang.
Dalam KTT, Menteri Luar Negeri Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, menyatakan bahwa diperlukan jaminan internasional agar gencatan senjata sementara yang saat ini berlaku bisa dipertahankan. Ia juga menyatakan dukungan terhadap peran PA dalam mengelola Gaza.

Dikutip Reuters, meskipun telah menguasai Gaza sejak 2007, Hamas menyatakan menerima proposal komite Mesir dan tidak akan mencalonkan anggotanya dalam komite tersebut. Namun, mereka menuntut agar memiliki hak untuk menyetujui anggota, tugas, dan agenda komite yang akan bekerja di bawah supervisi PA.

Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty mengonfirmasi, nama-nama individu yang akan terlibat dalam komite ini telah ditetapkan. Presiden Palestina Mahmoud Abbas, yang memimpin PA, menyambut baik inisiatif Mesir dan meminta Trump untuk mendukung rencana tersebut, terutama karena tidak melibatkan pemindahan warga Palestina dari Gaza.

Abbas juga menyatakan siap menggelar pemilu presiden dan parlemen jika situasi memungkinkan, dengan menegaskan bahwa PA adalah satu-satunya pemerintahan dan kekuatan militer yang sah di wilayah Palestina. Hamas juga menyatakan menyetujui pelaksanaan pemilu.

Namun, Abbas menghadapi tantangan besar. Legitimasi kepemimpinannya terus dipertanyakan, terutama akibat pembangunan permukiman Israel di Tepi Barat, wilayah yang berada di bawah kendalinya. Banyak warga Palestina yang menilai pemerintahan PA korup, tidak demokratis, dan tidak lagi mewakili aspirasi rakyat.

Tanggapan Israel

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Israel menolak rencana ini, dengan menyebut proposal usulan Mesir itu sebagai “pendekatan yang sudah ketinggalan zaman” serta mengkritik ketergantungan pada PA tanpa adanya jaminan bahwa Hamas tidak akan tetap berkuasa.

Menurut sumber yang mengetahui perkembangan ini, Israel kemungkinan tidak akan menentang proposal rekonstruksi ini jika otoritas Arab mengambil alih pemerintahan Gaza dan selama Hamas tidak lagi memiliki kendali di wilayah tersebut.

Namun, pejabat Israel menegaskan bahwa sejak awal tujuan perang mereka adalah menghancurkan kemampuan militer dan pemerintahan Hamas. “Jika Hamas benar-benar bersedia untuk melucuti senjata, maka itu harus dilakukan segera. Tidak ada opsi lain yang dapat diterima,” ujar seorang pejabat Israel kepada Reuters. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

AS-Israel Gempur Teheran, Iran Balas Hingga Arab Saudi dan Kuwait

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Serangan terbaru kembali dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel ke ibu kota Iran, Teheran, Rabu (25/3/2026). Ledakan dilaporkan terdengar di wilayah timur kota,...

Iran Ajak Negara Timur Tengah Bentuk Aliansi Militer Tanpa AS dan Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menyerukan negara-negara di kawasan Timur Tengah untuk membangun aliansi keamanan dan militer bersama tanpa kehadiran Amerika Serikat dan Israel. Seruan ini...

Fasilitas Gas Iran Diserang Usai Trump Klaim Dialog

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah terus memanas setelah sejumlah fasilitas gas di Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan, hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat...

Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Tuding Trump Sebar Isu Demi Stabilkan Pasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran membantah keras adanya negosiasi dengan Amerika Serikat di tengah meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf...

Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal, Bangunan Rusak dan Enam Luka

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan udara kembali mengguncang Tel Aviv setelah Iran meluncurkan rudal ke sejumlah titik di kota tersebut, Selasa (24/3/2026). Serangan ini menyebabkan kerusakan...

Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Tapi Tidak untuk AS dan Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tetap membuka akses pelayaran di Selat Hormuz bagi kapal-kapal internasional, dengan pengecualian terhadap kapal yang terafiliasi dengan Amerika Serikat dan...

Tekan Biaya Perang, Israel Disebut Mulai Gunakan Amunisi Lawas

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Tekanan biaya perang yang terus membengkak disebut mulai berdampak pada strategi militer Israel. Dalam perkembangan terbaru, militer Israel dikabarkan mulai menggunakan amunisi...

Kim Jong Un Kembali Terpilih Pimpin Korea Utara

NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un kembali terpilih untuk memimpin pemerintahan setelah parlemen negara tersebut secara resmi menunjuknya sebagai Presiden Urusan Negara. Keputusan...

Mufti Agung Libya Serukan Umat Islam Dukung Iran

NEWSREAL.ID, TRIPOLI- Mufti Agung Libya, Sheikh Sadiq al-Ghariani menyerukan umat Islam untuk memberikan dukungan kepada Iran di tengah konflik yang terus memanas dengan Amerika Serikat...

Iran Ancam Tebar Ranjau Laut, Teluk Persia Terancam Lumpuh Total

NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Iran mengeluarkan ancaman keras dengan menyatakan siap menebar ranjau laut di seluruh wilayah Teluk Persia apabila...

Iran Balas Ancam AS: Infrastruktur Energi dan Air Negara Teluk Jadi Target

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman serius terhadap negara-negara Teluk yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel....

Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Solidaritas Indonesia untuk Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia....

Leave a comment