Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Prancis Minta AS Kembalikan Patung Liberty

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 18 Maret 2025 04:04 WIB
Prancis Minta AS Kembalikan Patung Liberty
NEWSREAL.ID - HADIAH PRANCIS: Patung Liberty di Pulau Liberty, muara Sungai Hudson, Pelabuhan New York, Amerika Serikat. Patung ini dihadiahkan Prancis untuk Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 dan merupakan simbol selamat datang untuk pengunjung, imigran, dan orang Amerika yang kembali. (Dok: Ist)

PARIS- Anggota Parlemen Eropa asal Prancis Raphael Glucksmann mendesak Amerika Serikat mengembalikan Patung Liberty gegara kebijakan Presiden Donald Trump belakangan berseberangan dengan nilai-nilai monumen tersebut.

Dalam konvensi partai Place Publique, Minggu (16/3), Glucksmann mengatakan kebijakan yang diambil pemerintahan Trump saat ini bertentangan dengan nilai-nilai fundamental Patung Liberty.

Patung Liberty dirancang oleh pematung Prancis Frederic Auguste Bartholdi dan dibangun oleh Gustave Eiffel. Patung ini dihadiahkan kepada AS untuk memperingati 100 tahun kemerdekaan AS.

Patung setinggi 93 meter itu memiliki makna simbolis seiring waktu, yaitu sebagai simbol kebebasan dan mercusuar bagi imigran yang mencari kehidupan yang lebih baik.
Dalam pidatonya, Glucksmann menyatakan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam patung ini tak lagi tercermin dalam kebijakan AS beberapa waktu terakhir. Ia dengan tegas menyatakan ketidaksetujuannya terhadap kebijakan-kebijakan Trump, termasuk mengenai pendekatan AS menyetop perang Rusia vs Ukraina.

“Kami akan mengatakan kepada orang Amerika yang telah memilih untuk berpihak kepada tiran, kepada orang Amerika yang memecat para peneliti karena menuntut kebebasan ilmiah: Kembalikan Patung Liberty,” serunya, seperti dikutip Russia Today.

“Kami memberikannya kepada kalian sebagai hadiah, tapi rupanya kalian membencinya. Jadi patung itu akan baik-baik saja di sini, di rumahnya,” lanjut dia.

Kebijakan Kontroversial

Sejak dilantik pada 20 Januari lalu, Trump memang mencetuskan serangkaian kebijakan kontroversial, mulai dari merombak lembaga-lembaga pemerintah yang diklaim boros anggaran hingga menyetop bantuan luar negeri.

Trump juga “menyerang” institusi-institusi pemerintah yang menerapkan kebijakan keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (diversity, equity, and inclusion/DEI), sebuah program yang bertujuan mendorong perlakuan adil terhadap semua orang di AS terutama bagi kelompok-kelompok yang secara historis kurang terwakili atau mengalami diskriminasi karena identitas atau disabilitas mereka.

Selain itu, Trump juga menerapkan tindakan keras terhadap para imigran di AS. Dalam 50 hari pertamanya memerintah, ia sudah menangkap lebih dari 32 ribu imigran ilegal yang 75 persen di antaranya dituduh pelaku kriminal. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

AS-Israel Gempur Teheran, Iran Balas Hingga Arab Saudi dan Kuwait

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Serangan terbaru kembali dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel ke ibu kota Iran, Teheran, Rabu (25/3/2026). Ledakan dilaporkan terdengar di wilayah timur kota,...

Iran Ajak Negara Timur Tengah Bentuk Aliansi Militer Tanpa AS dan Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menyerukan negara-negara di kawasan Timur Tengah untuk membangun aliansi keamanan dan militer bersama tanpa kehadiran Amerika Serikat dan Israel. Seruan ini...

Fasilitas Gas Iran Diserang Usai Trump Klaim Dialog

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah terus memanas setelah sejumlah fasilitas gas di Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan, hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat...

Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Tuding Trump Sebar Isu Demi Stabilkan Pasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran membantah keras adanya negosiasi dengan Amerika Serikat di tengah meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf...

Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal, Bangunan Rusak dan Enam Luka

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan udara kembali mengguncang Tel Aviv setelah Iran meluncurkan rudal ke sejumlah titik di kota tersebut, Selasa (24/3/2026). Serangan ini menyebabkan kerusakan...

Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Tapi Tidak untuk AS dan Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tetap membuka akses pelayaran di Selat Hormuz bagi kapal-kapal internasional, dengan pengecualian terhadap kapal yang terafiliasi dengan Amerika Serikat dan...

Tekan Biaya Perang, Israel Disebut Mulai Gunakan Amunisi Lawas

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Tekanan biaya perang yang terus membengkak disebut mulai berdampak pada strategi militer Israel. Dalam perkembangan terbaru, militer Israel dikabarkan mulai menggunakan amunisi...

Kim Jong Un Kembali Terpilih Pimpin Korea Utara

NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un kembali terpilih untuk memimpin pemerintahan setelah parlemen negara tersebut secara resmi menunjuknya sebagai Presiden Urusan Negara. Keputusan...

Mufti Agung Libya Serukan Umat Islam Dukung Iran

NEWSREAL.ID, TRIPOLI- Mufti Agung Libya, Sheikh Sadiq al-Ghariani menyerukan umat Islam untuk memberikan dukungan kepada Iran di tengah konflik yang terus memanas dengan Amerika Serikat...

Iran Ancam Tebar Ranjau Laut, Teluk Persia Terancam Lumpuh Total

NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Iran mengeluarkan ancaman keras dengan menyatakan siap menebar ranjau laut di seluruh wilayah Teluk Persia apabila...

Iran Balas Ancam AS: Infrastruktur Energi dan Air Negara Teluk Jadi Target

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman serius terhadap negara-negara Teluk yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel....

Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Solidaritas Indonesia untuk Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia....

Leave a comment