Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Tiongkok Siap “Perang” dengan AS

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 9 Maret 2025 15:47 WIB
Tiongkok Siap “Perang” dengan AS
NEWSREAL.ID - PERTEMUAN BILATERAL: Presiden AS Donald Trump menghadiri pertemuan bilateral dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping dalam KTT G20 di Osaka, Jepang, Juni 2019 lalu. (Dok: Reuters)

BEIJING- Tiongkok menyatakan bahwa mereka siap menghadapi “perang dalam bentuk apa pun” dengan Amerika Serikat sebagai respons terhadap perang tarif yang dikobarkan Presiden AS Donald Trump.

“Jika perang adalah yang diinginkan AS, entah itu perang tarif, perang dagang, atau bentuk perang lainnya, kami siap bertarung hingga akhir,” demikian pernyataan Kedutaan Besar Tiongkok di Washington seperti yang diuungah di X.

Pada Selasa (4/3), Trump memutuskan untuk menaikkan tarif impor pada barang dari Tiongkok menjadi sebesar 20 persen di atas tarif yang sudah dikenakan sebelumnya pada barang dengan nilai impor ratusan miliar dolar.

Tiongkok tak mau kalah, dan menerapkan tarif balasan sebesar 15 persen untuk produk-produk AS seperti ayam, gandum, jagung, dan kapas. Bukan cuma itu, Tiongkok juga menerapkan bea masuk 10 persen terhadap produk seperti sorgum, kedelai, daging babi, daging sapi, produk laut, buah-buahan, sayuran, dan produk susu.

Tiongkok bahkan mengambil pula langkah non-tarif dengan memasukkan 15 perusahaan AS, termasuk produsen drone Skydio, ke dalam daftar kontrol ekspor. Ini artinya perusahaan-perusahaan Tiongkok dilarang mengekspor peralatan dual-use kepada mereka.

Langkah Tiongkok ini diambil setelah Trump menyulut perang tarif dengan sejumlah negara usai resmi menjabat sebagai presiden AS. Selain kepada Tiongkok, Trump juga menerapkan tarif impor terhadap produk Kanada dan Meksiko yakni sebesar 25 persen.

Balas Kebijakan

Sama seperti Tiongkok, kedua negara tersebut telah menyatakan akan membalas kebijakan Trump. Di tengah ketegangan ini, Tiongkok pun tak cuma memberlakukan tarif terhadap produk impor dari AS, tetapi juga memperkuat pertahanannya.

Tiongkok telah mengumumkan peningkatan anggaran pertahanan sebesar 7,2 persen tahun ini.Anggaran pertahanan tersebut jauh melampaui target pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang diperkirakan sekitar 5 persen tahun ini.

Sejak Presiden Xi Jinping menjabat sebagai presiden lebih dari satu dekade lalu, anggaran pertahanan Beijing melonjak dari 720 miliar yuan pada 2013 menjadi 1,78 triliun yuan (setara Rp4.031,81 triliun).

Xi menargetkan modernisasi penuh militer Tiongkok pada 2035, dengan pengembangan senjata baru seperti rudal, kapal perang, kapal selam, serta teknologi pengintaian canggih.

“Intimidasi tidak akan menakuti kami. Perundungan tidak akan berhasil. Tekanan, paksaan, atau ancaman bukanlah cara yang tepat untuk menghadapi Tiongkok,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Tiongkok seperti dikutip The Independent. “Siapa pun yang mencoba menggunakan tekanan maksimal terhadap Tiongkok telah memilih lawan yang salah dan salah perhitungan,” lanjutnya.

Kementerian Perdagangan Tiongkok sementara itu telah menyatakan bahwa kebijakan tarif AS merupakan pelanggaran serius terhadap aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan mengancam stabilitas kerja sama ekonomi serta perdagangan antara kedua negara. Bulan lalu, Tiongkok akhirnya mengajukan keluhan terhadap AS di WTO atas pelanggaran aturan perdagangan ini. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

AS Matangkan Opsi Serangan ke Iran, Pentagon-Gedung Putih Susun “Rencana Besar”

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Pentagon bersama Gedung Putih dilaporkan telah menyiapkan sejumlah skenario, termasuk opsi serangan militer skala besar, jika...

Tiongkok Santai Tanggapi Trump soal Kedekatan Inggris-Beijing

NEWSREAL.ID, BEIJING– Pemerintah Tiongkok menanggapi dingin kritik Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap hubungan Beijing dan London. Alih-alih terpancing, Tiongkok menegaskan tetap membuka pintu kerja...

Trump Buka Peluang Dialog dengan Iran, Opsi Militer Tetap Disiapkan

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan berencana melanjutkan pembicaraan dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan Trump...

Timur Tengah Memanas, Milisi Irak, Yaman, dan Lebanon Siap Bantu Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat menyusul kehadiran armada perang Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut. Sejumlah kelompok milisi sekutu Iran di Irak,...

MbS Tegaskan Wilayah Udara Arab Saudi Tak Boleh Digunakan untuk Serangan ke Iran

NEWSREAL.ID, RIYADH- Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS) menegaskan negaranya tidak akan mengizinkan wilayah udara maupun teritorial Arab Saudi digunakan...

Parlemen Eropa Tahan Laju Kesepakatan Dagang UE-AS

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Hubungan dagang lintas Atlantik kembali diuji. Di tengah dinamika politik dan ketegangan diplomatik, Parlemen Eropa memilih bersikap hati-hati dengan menahan sementara langkah lanjutan...

Seskab Ungkap Pembicaraan Prabowo-Macron

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian lawatan diplomatiknya ke Eropa. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara...

Militer Iran Tegaskan Soliditas Hadapi Ancaman AS

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah, jajaran militer Iran menyuarakan sikap tegas. Para komandan senior menekankan pentingnya persatuan angkatan bersenjata sebagai benteng...

Jejak Intelektual Indonesia Menggema di Pameran Buku Kairo

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia kembali menancapkan pengaruhnya dalam peta pemikiran Islam dunia. Setelah puluhan tahun absen, kehadiran Indonesia di panggung literasi internasional Cairo International Book Fair...

Iran Buka Suara soal Indonesia Gabung Board of Peace Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Iran merespons langkah Indonesia yang resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace), forum internasional gagasan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Teheran...

Trump Sindir Eropa di Davos: Tanpa AS, Kalian Sudah Bicara Bahasa Jerman

NEWSREAL.ID, DAVOS- Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial. Kali ini, Eropa jadi sasaran sindirannya setelah sejumlah negara menentang ambisinya untuk menguasai Greenland....

3.117 Orang Tewas dalam Demo Berdarah di Iran

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Setelah lama sunyi dan penuh spekulasi, Iran akhirnya buka suara. Data resmi korban tewas demo berdarah yang mengguncang negeri itu dirilis dan angkanya...

Leave a comment