Nasional

2029, Kemensos Target Angka Kemiskinan Tersisa Lima Persen

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 24 April 2025 10:23 WIB
2029, Kemensos Target Angka Kemiskinan Tersisa Lima Persen
NEWSREAL.ID - WAJAH KEMISKINAN: Area permukiman di pinggir rel kereta api di Kota Serang, Banten, sebagai wajah kemiskinan yang masih ada di masyarakat. (Foto: Antara/Angga Budhiyanto)

SERANG- Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan angka kemiskinan di Indonesia jadi di bawah 5 persen pada akhir masa jabatan Presiden RI Prabowo Subianto pada 2029.
Hal itu disampaikan Wamensos Agus Jabo. Demi target itu, dia mengatakan pemerintah menggandeng sejumlah pihak termasuk perguruan tinggi untuk membantu program pengentasan kemiskinan.

“Kemiskinan itu di tahun 2029 itu dikejar ya harus di angka di bawah 5 persen. Jadi dalam hal ini tentunya Kemensos kan tidak bisa kerja sendirian. Kita berkolaborasi dengan kementerian yang lain, dengan lembaga yang lain, termasuk dengan kampus,” ujar Agus Jabo di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Serang, Banten, Rabu, (23/4).
Sementara untuk angka kemiskinan ekstrem, dia mengatakan pemerintah menargetkan bisa hilang alias 0 persen pada 2026 mendatang. Saat ini angka kemiskinan ekstrem itu ada di angka 3,17 juta penduduk.

“Presiden meminta agar kemiskinan ekstrem di Indonesia yang jumlahnya sekitar 3,17 juta itu di tahun 2026 harus selesai,” terangnya. Agus Jabo mengatakan setiap kampus memiliki lembaga pengabdian masyarakat dan desa binaan yang dapat dijadikan model pemberdayaan masyarakat secara langsung. “Kami ingin masyarakat tidak terus-menerus mengandalkan bantuan sosial, tapi bisa mandiri dan sejahtera,” ujarnya.

Kemiskinan Tertinggi

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2025 menunjukkan Banten termasuk dalam delapan provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Indonesia. Agus menjelaskan program seperti Sekolah Rakyat dan Koperasi Desa Merah Putih telah diluncurkan sebagai bagian dari strategi pemotongan rantai kemiskinan.

Sekolah rakyat bahkan dirancang dalam bentuk boarding school untuk mencetak agen perubahan di komunitas. Terkait indikator kemiskinan, Agus menjelaskan bahwa pemerintah saat ini menggunakan data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) yang disusun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sesuai dengan Inpres Nomor 4 Tahun 2025.

“BPS membagi masyarakat dalam desil. Kemiskinan ekstrem ditandai pengeluaran individu kurang dari Rp400.000 per bulan, sedangkan miskin di bawah Rp600.000,” katanya. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

Pemerintah Gencarkan Gerakan Indonesia ASRI, Bedah Rumah Masyarakat TLDH

BOGOR,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus bagi masyarakat yang tidak mempunyai rumah layak huni. Dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Hambalang, Kabupaten...

1.000 Perwira TNI-Polri Dikerahkan Atasi Karhutla Sumatera

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Sebanyak 1.000 perwira TNI dan Polri untuk diturunkan bersama jajaran di daerah untuk memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi...

Kemenkes Kirim 314 Nakes-logistik ke Respons Dampak Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID-Sebanyak 314 tenaga medis/tenaga kesehatan dan ratusan ribu logistik kesehatan ke tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan lahan. Pengiriman ini dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk...

Presiden Prabowo Masuk Hutan Cek Lokasi Kebakaran di Limbung Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.ID – Selepas melaksanakan rapat singkat di Posko Karhutla Pontianak, Presiden Prabowo Subianto bergegas melanjutkan agenda untuk mengecek langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan di...

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan Pimpin Langsung Penanganan Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kalimantan pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026. Kepala Negara akan meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus...

Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Hadirkan Kepedulian di Tengah Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere

MAUMERE,NEWSREAL.ID — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus ditunjukkan jajaran Polda NTT. Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua...

100 Penyandang Disabilitas Semringah Masuk Istana Agung, Foto Bareng Tamu Penting dan Lihat Museum

YOGYAKARTA,Newsreal.id-Sebanyak 100-an siswa beserta pendamping dari sekolah luar biasa (SLB) di wilayah Yogyakarta tak melewatkan kesempatan langka masuk Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung, Rabu...

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Leave a comment