Ekonomi Bisnis

Ini 10 Komoditas RI yang Paling Terdampak

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 4 April 2025 17:00 WIB
Ini 10 Komoditas RI yang Paling Terdampak
NEWSREAL.ID - BONGKAR MUAT: Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kebijakan Pemerintah AS menaikkan tarif impor dapat menyebabkan penurunan daya saing produk-produk Indonesia di pasar AS. (Dok: Ist)
  • Kebijakan Tarif Baru Impor ke AS

JAKARTA- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerapkan kebijakan tarif baru impor ke AS pada Rabu (2/4) waktu setempat. Dalam daftar yang dirilis pemerintah AS, produk ekspor Indonesia ke AS dikenakan tarif imbal balik 32 persen.

Nilai itu belum termasuk tarif global 10 persen yang berlaku universal untuk semua barang yang masuk ke negeri Paman Sam itu. Besaran tarif yang dikenakan untuk Indonesia tidak lepas dari defisit perdagangan AS ke RI yang mencapai belasan miliar dolar.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan RI, Indonesia mengalami surplus perdagangan 14,34 miliar dolar AS pada Januari-Desember 2024. Jumlah itu lebih rendah dibanding catatan Badan Statistik AS sebesar 17,9 miliar dollar AS.

Defisit Perdagangan

Defisit itu menempatkan Indonesia menjadi negara ke-15 dengan defisit perdagangan terbesar bagi AS. Defisit yang dialami Negeri Paman Sam itu terjadi karena AS menjadi primadona ekspor sejumlah produk Indonesia dari berbagai sektor.

Pada 2024, mesin dan perlengkapan elektronik menjadi produk yang paling banyak diekspor dari Indonesia ke AS. Nilai ekspor produk itu mencapai 4,18 miliar dollar AS.
Sektor tekstil kemudian mendominasi produk yang banyak diekspor, mulai dari pakaian dan aksesori rajutan, alas kaki, hingga pakaian dan aksesori bukan rajutan. Total ekspor ketiga jenis barang itu mencapai 7 miliar dollar AS.

Indonesia juga mengekspor perabotan dan alat penerangan hingga mesin dan peralatan mekanis lainnya ke Amerika Serikat. Nilai ekspornya mencapai 1,432 miliar dollar AS. Tidak hanya itu, Indonesia juga menjadi pengekspor produk olahan alam, seperti lemak dan minyak hewan/nabati, karet dan barang dari karet.  (cnnind,tb)

Daftar 10 Produk Ekspor RI ke AS :


1. Mesin dan perlengkapan elektrik: 4,18 miliar dollar AS

2. Pakaian dan aksesorinya (rajutan): 2,48 miliar dollar AS

3. Alas kaki: 2,39 miliar dollar AS

4. Pakaian dan aksesorinya (bukan rajutan): 2,12 miliar dollar AS

5. Lemak dan minyak hewani/nabati: 1,78 miliar dollar AS

6. Karet dan barang dari karet: 1,685 miliar dollar AS

7. Perabotan dan alat penerangan: 1,432 miliar dollar AS

8. Ikan dan udang: 1,09 miliar dollar AS

9. Mesin dan peralatan mekanis: 1,01 miliar dollar AS

10. Olahan dari daging dan ikan: 788 juta dollar AS

Share:

Berita Terbaru

Logis 08: Penguatan Rupiah dan IHSG Dipengaruhi Tren Positif Pelaku Pasar yang Diinisiasi Sufmi Dasco

JAKARTA,NEWSREAL.id – Penguatan nilai tukar rupiah dan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan pelaku...

Rupiah Kian Dekati Rp 18.000, Begini Komitmen BI

JAKARTA,NEWSREAL.id – Bank Indonesia terus berkomitmen hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah,. Hal tersebut menjadi komitmen BI seperti yang disampaikan gubernurnya belum...

KSP Tegaskan Ucapan Presiden soal Dolar terkait Pemakaian Sumber Daya di Desa

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pernyataan Presiden Prabowo terkait warga desa tidak menggunakan dolar AS karena ingin menyoroti bahwa masyarakat di desa menggunakan sumber daya lokal. Hal...

Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah Dipertanyakan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio menyoroti kinerja Bank Indonesia (BI) yang merespons pelemahan nilai tukar rupiah dan tekanan yang terjadi di...

Penandatanganan MoU Danantara-Hisense Disaksikan Prabowo di Kartanegara

JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Hisense di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2025. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja...

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...

Leave a comment