Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

RI Negara Pertama Diundang Trump

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 14 April 2025 18:28 WIB
RI Negara Pertama Diundang Trump
NEWSREAL.ID - KONFRENSI PERS: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat konferensi pers di kantornya di Jakarta, Senin, (14/4)/ (Dok: Ist)
  • Bahas Tarif Impor

JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang diundang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk membahas tarif impor.

Airlangga mengatakan Presiden Prabowo Subianto sudah mengutus beberapa menteri ke Washington DC, AS. Pertemuan akan dilakukan 16-23 April. “Indonesia adalah salah satu negara yang mendapat kesempatan pertama untuk diundang ke Washington. Jadi, ini tentu berdasarkan daripada apa yang sudah disampaikan oleh pemerintah Indonesia,” kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (14/4).

Indonesia akan diwakili Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri Sugiono, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, dan beberapa wakil menteri.

Menteri-menteri itu akan bertemu perwakilan Kementerian Luar Negeri AS, Kementerian Keuangan AS, dan Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat (USTR). Airlangga berkata pemerintah akan menawarkan sejumlah kebijakan untuk melonggarkan impor dan ekspor AS. Salah satunya syarat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk produk teknologi informasi AS.

Longgarkan Kebijakan

Kedua, menambah belanja produk AS. Dia menyebut Indonesia akan membeli produk AS senilai 19 miliar dollar AS atau Rp 318,9 triliun (asumsi kurs Rp16.784 per dolar AS).

Selain itu, Indonesia juga akan melonggarkan beberapa kebijakan impor untuk AS. Namun, Airlangga belum mau merinci tawaran tersebut.

“Kami sudah mempersiapkan non-paper yang relatif lengkap, baik itu yang terkait dengan tarif, terkait dengan non-trade measures atau non-tarif barrier, dan juga terkait dengan investasi dan juga secara resiprokal apa yang Indonesia minta di dalam kerja sama,” ujar Airlangga.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menerapkan tarif dagang 32 persen untuk barang-barang Indonesia yang masuk AS. Awalnya, kebijakan itu bakal diterapkan 9 April, tetapi diundur 90 hari setelah ada upaya negosiasi. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

BBM Asia Tenggara Naik Serentak Imbas Perang Iran, RI Masih Bertahan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Lonjakan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah mulai berdampak luas ke kawasan Asia Tenggara. Sejumlah negara kompak menaikkan harga bahan bakar...

Respons Imbauan WFH, Golkar Usul Prioritas di Tiga Provinsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA –Wacana kebijakan work from home (WFH) untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik Timur Tengah mendapat sorotan dari Partai Golkar. Mereka meminta...

Menkeu Rem Anggaran Baru K/L, APBN Dijaga Tetap Sehat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan membatasi pengajuan anggaran baru dari kementerian dan lembaga (K/L). Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga...

Prabowo Panggil Airlangga Cs ke Istana, Efisiensi Anggaran dan WFA Dibahas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026), untuk membahas langkah efisiensi pemerintah di tengah tekanan anggaran. Sejumlah pejabat...

Main Harga Pangan Jelang Lebaran? Siap-Siap Kena Pidana

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memberi peringatan keras kepada pelaku usaha yang nekat memainkan harga pangan menjelang Lebaran 2026. Tak hanya sanksi administratif, ancaman pidana juga disiapkan...

Blusukan ke Beringharjo, Purbaya Bantah Pasar Tradisional ‘Mati Suri’

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pasar tradisional di Indonesia tidak mati suri, setelah melihat langsung aktivitas perdagangan di Pasar Beringharjo dan...

Utang RI Tembus 434,7 Miliar Dolar AS, BI: Masih Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada awal tahun 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali. Bank Indonesia (BI) mencatat total ULN Indonesia pada...

Eskalasi Perang AS-Iran Meningkat, Menkeu: APBN 2026 Masih Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memang bikin ekonomi global ikut deg-degan. Tapi pemerintah Indonesia masih cukup santai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa...

Volume Logistik Diprediksi Melonjak 30 Persen Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadhan tak hanya membuat pasar dan dapur lebih sibuk. Sektor logistik nasional juga ikut “ngebut”. Distribusi barang diperkirakan melonjak hingga 30 persen, dipicu...

ATM Mulai Sepi, Warga RI Pindah ke Mobile Banking

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mesin ATM di Indonesia perlahan mulai “ditinggalkan”. Bukan karena rusak, tapi karena masyarakat kini lebih nyaman bertransaksi lewat ponsel. Dari bayar tagihan sampai...

Menkeu: APBN Masih Tangguh Hadapi Badai Krisis Global

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global, termasuk...

Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Percepat Kemandirian Energi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan geopolitik global yang meningkat mendorong DPR RI mendesak pemerintah mempercepat program kemandirian energi nasional. Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan...

Leave a comment