Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Trump Ultimatum RI: Balas Tarif, Siap-siap Kena Dobel

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 8 Juli 2025 11:43 WIB
Trump Ultimatum RI: Balas Tarif, Siap-siap Kena Dobel
NEWSREAL.ID - Foto: Ilustrasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump semakin memperlihatkan sikap agresif dalam kebijakan dagangnya. Indonesia kini jadi salah satu target utama.

Dalam surat resmi yang dilayangkan ke Presiden Prabowo Subianto, Trump secara gamblang mengancam: jika Indonesia berani membalas tarif impor 32 persen dari AS, maka siap-siap menerima pukulan tarif ganda.

Surat berkop Gedung Putih tertanggal 7 Juli 2025 itu menyebutkan bahwa kebijakan tarif tersebut adalah respons atas ketidakseimbangan hubungan dagang antara kedua negara yang dianggap merugikan AS secara ekonomi dan strategis.

“Jika negara Anda menaikkan tarif atas produk-produk kami, maka kami akan menambahkan jumlah tersebut ke dalam tarif 32 persen yang sudah berlaku. Kami tidak akan ragu,” tegas Trump dalam surat yang juga ia unggah di akun Truth Social miliknya.

Trump menilai bahwa Indonesia selama ini menerapkan berbagai hambatan dagang, baik tarif maupun nontarif, yang menyebabkan defisit kronis di pihak AS. Karena itu, ia mengklaim bahwa langkah pengenaan tarif ini adalah bentuk penegakan “perdagangan yang adil”.

Hubungan Timpang

Meski mengklaim bahwa AS dan Indonesia adalah mitra, Trump menuduh hubungan itu timpang dan tidak saling menguntungkan. Tarif 32 persen yang dikenakan disebut sebagai langkah korektif dan akan mulai berlaku per 1 Agustus 2025.

Tak hanya Indonesia, Trump juga menyasar negara-negara Asia Tenggara lain, sebagian besar dikenai tarif tinggi, meski ada yang mendapat penurunan dari ancaman awal pada April lalu.

Thailand milsalnya, tetap dikenai tarif 36 persen, Laos dikenai 40 persen, turun dari ancaman sebelumnya 48 persen dan Myanmar turun dari 44 persen jadi 40 persen. Sementara Kamboja disesuaikan turun dari 49 persen jadi 36 persen serta Malaysia naik dari 24 persen ke 25 persen.

Trump tampaknya ingin mempertegas bahwa “balas membalas” bukan permainan yang bisa dimenangkan negara-negara mitra, kecuali mereka bersedia tunduk pada skema perdagangan yang disusun AS. (tb)

Berita Terbaru

Volume Logistik Diprediksi Melonjak 30 Persen Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadhan tak hanya membuat pasar dan dapur lebih sibuk. Sektor logistik nasional juga ikut “ngebut”. Distribusi barang diperkirakan melonjak hingga 30 persen, dipicu...

ATM Mulai Sepi, Warga RI Pindah ke Mobile Banking

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mesin ATM di Indonesia perlahan mulai “ditinggalkan”. Bukan karena rusak, tapi karena masyarakat kini lebih nyaman bertransaksi lewat ponsel. Dari bayar tagihan sampai...

Menkeu: APBN Masih Tangguh Hadapi Badai Krisis Global

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global, termasuk...

Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Percepat Kemandirian Energi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan geopolitik global yang meningkat mendorong DPR RI mendesak pemerintah mempercepat program kemandirian energi nasional. Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan...

Antisipasi Dampak Perang AS-Iran, Airlangga: Pasokan Energi RI Sudah Diamankan dari Luar Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi gejolak pasokan energi akibat konflik global. Salah satunya dengan mengamankan sumber energi dari berbagai negara di...

Ombudsman Minta Pemerintah Kaji Ulang Rencana Impor 150 Ribu Mobil Niaga dari India

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rencana pemerintah mengimpor 150 ribu mobil niaga dari India untuk mendukung logistik Koperasi Desa menuai sorotan. Ombudsman RI menyarankan agar kebijakan tersebut dievaluasi...

Mudik Lebaran 2026, PT Pelni Beri Diskon Tiket 30 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar baik buat calon pemudik jalur laut. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memberikan diskon tiket kapal sebesar 30 persen selama periode mudik Lebaran...

Malaysia Dukung RI Pimpin D-8, Titip Pesan: Jangan Lupa UMKM!

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Malaysia resmi kasih “lampu hijau plus dukungan penuh” buat Indonesia yang lagi pegang tongkat komando organisasi Developing Eight (D-8). Tapi ada satu catatan...

Airlangga Ingatkan Dampak Perang AS-Iran: Harga BBM Bisa Ikut Terkerek

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran tak hanya berdampak pada geopolitik global, tetapi juga berpotensi memengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia. Menteri...

Soal Moratorium Ritel Modern, Menkop: Itu Kewenangan Pemda, Bukan Pemerintah Pusat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan kebijakan moratorium atau penghentian sementara izin pembangunan ritel modern sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah (pemda), bukan ranah Kementerian...

Kemenaker Pastikan Bonus Hari Raya Ojol Tetap Ada, Maksimal H-7 Lebaran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadan sudah berjalan sepekan, dan pertanyaan klasik menjelang Lebaran kembali muncul: kapan THR cair? Bagi pengemudi ojek online (ojol), kabar baiknya Bonus Hari...

APKLI Desak Penataan Ulang Ritel Modern

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Keberadaan warung kelontong kian terdesak. Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) mencatat jumlah warung kelontong di Indonesia terus menyusut dalam hampir dua dekade...

Leave a comment