Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Prabowo Tambah Utang Rp781,9 Triliun, Tertinggi Sejak Pandemi

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 19 Agustus 2025 17:33 WIB
Prabowo Tambah Utang Rp781,9 Triliun, Tertinggi Sejak Pandemi
NEWSREAL.ID - BERI KETERANGAN: Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berfoto bersama Menkeu Sri Mulyani, Menteri Investasi dan Kepala Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Manedagri Muhammad Tito Karnavian seusai memberikan keterangan kepada media terkait RAPB dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2026 di Jakarta, Jumat (15/8). (Foto: Kemenkeu)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Beban utang Indonesia bakal kembali membengkak. Presiden Prabowo Subianto dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 merencanakan penarikan utang baru sebesar Rp781,9 triliun, angka tertinggi sejak masa pandemi Covid-19.

Rencana penambahan utang itu tercantum dalam Buku II Nota Keuangan Beserta RAPBN 2026 yang disampaikan pemerintah ke DPR. Dalam dokumen tersebut, pemerintah menyebut pembiayaan utang akan ditempuh melalui penerbitan surat berharga negara (SBN) serta penarikan pinjaman, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Dalam RAPBN tahun anggaran 2026, pembiayaan utang direncanakan sebesar Rp781.868 miliar,” demikian kutipan dokumen resmi itu.

Penerbitan SBN akan terdiri dari surat utang negara (SUN) dan surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara. Sementara itu, pinjaman bakal dilakukan lewat dua jalur, yakni pinjaman luar negeri dan dalam negeri.

Jika terealisasi, penarikan utang pada 2026 menjadi yang terbesar sejak pandemi Covid-19. Sebagai perbandingan, pada 2021 pemerintah menarik utang Rp870,5 triliun untuk menopang ekonomi di tengah krisis kesehatan global.

Nilai Utang

Selanjutnya, jumlah utang pada 2022 tercatat Rp696 triliun, tahun 2023 sebesar Rp404 triliun, dan tahun 2024 mencapai Rp558,1 triliun. Dalam outlook 2025, nilai utang diperkirakan Rp715,5 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menekankan bahwa langkah penarikan utang tetap dilakukan secara hati-hati dengan memprioritaskan sumber pembiayaan dari dalam negeri.

“Kita akan menggunakan terutama sumber utang dalam negeri untuk menjaga keamanannya,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers RAPBN 2026 dan Nota Keuangan di Kantor DJP, Jakarta, Jumat (15/8).

Ia juga menegaskan bahwa rasio utang Indonesia masih dalam batas aman. “Rasio utang Indonesia dalam tiga tahun terakhir stabil di angka 39,96 persen terhadap produk domestik bruto (PDB),” katanya. (tb)

Berita Terbaru

Mendag: Larangan Impor Pakaian Bekas Demi Kesehatan dan UMKM

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan larangan impor pakaian bekas dilakukan pemerintah untuk melindungi kesehatan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan pelaku usaha mikro, kecil, dan...

BEI Tunjuk Jeffrey Hendrik sebagai Pjs Dirut

NEWSREAL.ID, JAKARTA– PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menunjuk Jeffrey Hendrik sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama. Penunjukan tersebut diputuskan melalui rapat direksi (radir) yang...

Inflasi Januari 2026 Naik Tajam, BPS Ungkap Efek Diskon Listrik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/yoy) pada Januari 2026 mencapai 3,55 persen. Kenaikan tersebut dipengaruhi fenomena low base effect akibat stimulus...

Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Diskon Tiket dan Tol

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kabar baik buat pemudik. Pemerintah menyiapkan program diskon tiket transportasi hingga tarif jalan tol untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur Ramadhan dan Lebaran...

Perputaran Uang Tambang Emas Ilegal Nyaris Rp1.000 Triliun

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap besarnya perputaran uang dari aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Indonesia. Dalam periode 2023-2025,...

Purbaya Siap Evaluasi Total Pajak dan Bea Cukai

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Target penerimaan negara yang meleset menjadi alarm keras bagi Kementerian Keuangan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tak akan memberi toleransi jika kinerja...

Oleh-Oleh Haji Kini Bisa Dibeli dari Tanah Air

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tradisi membawa oleh-oleh sepulang haji tak lagi harus bergantung pada belanja di Tanah Suci. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tengah menyiapkan terobosan digital...

Masuk 2026, Properti Masih Ngebut: Gudang, Industri, hingga Hotel Jadi Andalan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Setelah melewati tahun 2025 yang penuh dinamika, sektor properti nasional tak kehilangan optimisme. Memasuki 2026, sejumlah subsektor diprediksi tetap tumbuh, dengan pergudangan dan...

Komisi VII DPR Puji Industri yang Pakai Bahan Lokal

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Industri jamu nasional dinilai punya daya tahan kuat di tengah tantangan global. Komisi VII DPR RI memberikan apresiasi terhadap industri farmasi tradisional yang...

Freeport Siapkan Langkah Perpanjangan Izin di RI

NEWSREAL.ID JAKARTA- Operasi tambang raksasa Freeport di Papua belum mau berhenti dalam waktu dekat. Setelah proyek smelter hampir tuntas, Freeport-McMoRan Inc. mulai membuka bab baru:...

Pipa Bocor, RI Kehilangan 2 Juta Barel Minyak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Awal tahun 2026 diwarnai gangguan serius pada sektor energi nasional. Kebocoran pipa migas di wilayah Sumatra berdampak pada terhentinya aliran gas ke salah...

Menkeu Purbaya Siap Bersih-bersih Pajak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tidak ada toleransi bagi oknum internal Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang melakukan pelanggaran. Dengan dukungan penuh Presiden...

Leave a comment