Nasional

Prabowo Beri Arahan Detail ke SPPG untuk Perbaikan MBG

Tim Redaksi, Admin
Minggu, 28 September 2025 23:53 WIB
Prabowo Beri Arahan Detail ke SPPG untuk Perbaikan MBG
NEWSREAL.ID - PERTANYAAN MEDIA: Mensesneg Prasetyo Hadi didampingi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Angga Raka Prabowo menjawab pertanyaan media saat dia ditemui selepas rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan beberapa menteri di kediaman pribadi Presiden Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (28/9) malam. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto langsung bergerak cepat menindaklanjuti kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ribuan anak.

Begitu tiba di Tanah Air, Sabtu (27/9) malam, Prabowo langsung menggelar rapat darurat dan memberikan arahan teknis serta detail kepada jajaran kementerian hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan, Presiden menaruh perhatian penuh pada keselamatan anak-anak penerima MBG. “Sejak kemarin beliau mendarat di Halim, langsung memanggil sejumlah menteri terkait untuk membahas MBG di Badan Gizi Nasional (BGN). Beliau memberikan petunjuk teknis untuk perbaikan, sehingga hari ini langsung ditindaklanjuti lewat rapat di Kementerian Kesehatan,” jelas Prasetyo di kediaman Presiden, Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (28/9) malam.

Dalam rapat koordinasi yang dilaporkan kepada Presiden, Pras, sapaan akrab Prasetyo, menyebut arahan Prabowo menekankan pada kedisiplinan prosedur, terutama soal kebersihan dan kualitas air.

“Dari hasil pemeriksaan, penyebab utama keracunan adalah bakteri. Presiden sangat concern terhadap aspek higienitas ini,” ujarnya. Selain membahas MBG, Presiden juga menggelar rapat terbatas selama tiga jam dengan beberapa menteri mengenai program prioritas lain, mulai dari lifting minyak, revitalisasi tambak dan kampung nelayan, hingga program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

70 Insiden

Badan Gizi Nasional sebelumnya mencatat, sepanjang Januari-September 2025 terdapat 70 insiden keamanan pangan yang berdampak pada 5.914 penerima MBG. Dari jumlah itu, mayoritas kasus terjadi di Pulau Jawa dengan 41 kasus dan 3.610 penerima terdampak.

Sementara di Sumatera ditemukan sembilan kasus dengan 1.307 korban, dan di wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Bali, serta Nusa Tenggara ada 20 kasus dengan 997 korban.

Hasil uji laboratorium menunjukkan, penyebab keracunan berasal dari berbagai bakteri, antara lain e-coli yang ditemukan pada air, nasi, tahu, dan ayam; staphylococcus aureus pada tempe dan bakso; salmonella pada ayam, telur, dan sayur; bacillus cereus pada menu mie; serta coliform, klebsiella, hingga proteus dari air terkontaminasi.

Langkah cepat Presiden Prabowo ini diharapkan bisa memperbaiki tata kelola program MBG agar kasus serupa tidak kembali terjadi dan keselamatan anak-anak penerima bantuan tetap terjaga. (tb)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...

Leave a comment