
NEWSREAL.ID, BEIJING- Tiongkok kembali menunjukkan taring militernya di hadapan dunia. Rabu (3/9), Presiden Xi Jinping menggelar parade militer besar-besaran di Lapangan Tiananmen, Beijing, dalam rangka memperingati 80 tahun kemenangan atas “Agresi Jepang dan Perang Dunia Anti-Fasis”.
Acara yang disebut-sebut sebagai salah satu parade terbesar dalam beberapa tahun terakhir itu dihadiri lebih dari 25 kepala negara dan pemerintahan. Tiongkok menampilkan berbagai alutsista tercanggih, mulai dari jet tempur generasi terbaru, sistem pertahanan rudal, hingga rudal hipersonik.
Pamer kekuatan ini sekaligus dipandang pengamat sebagai pesan tegas Beijing kepada Barat bahwa Tiongkok semakin percaya diri dalam meneguhkan posisinya sebagai kekuatan global.
Kedekatan Aliansi
Tamu kehormatan dalam parade tersebut adalah Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Kehadiran keduanya dipandang sebagai simbol kedekatan aliansi Beijing-Moskow-Pyongyang yang semakin solid di tengah ketegangan geopolitik dengan Amerika Serikat dan sekutunya.
Selain Putin dan Kim, sejumlah pemimpin dunia lain yang hadir antara lain Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Presiden Belarus Alexander Lukashenko, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev, Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev dan Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev.
Selain itu, tampak hadir Presiden Turkmenistan Serdar Berdymukhamedov, Presiden Tajikistan Emomali Rahmon, Presiden Kyrgyzstan Sadyr Japarov, Presiden Mongolia Ukhnaagiin Khurelsukh, Presiden Laos Thongloun Sisoulith, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, dan Perdana Menteri Nepal KP Sharma Oli.
Dari kawasan Asia Tenggara, hadir pula Raja Kamboja Norodom Sihamoni serta Panglima Militer Myanmar Min Aung Hlaing. Presiden Vietnam Luong Cuong turut berada di barisan tamu, sementara dari Asia Selatan, Presiden Maladewa Mohamed Muizzu tercatat menghadiri undangan Xi.
Tidak hanya negara Asia, parade ini juga dihadiri pemimpin dari kawasan lain. Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel, Presiden Serbia Aleksandar Vucic, Perdana Menteri Slovakia Robert Fico, Presiden Republik Kongo Denis Sassou Nguesso, dan Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa menambah daftar panjang tamu asing yang memenuhi tribun kehormatan di Beijing.
Xi Jinping dalam pidatonya menegaskan bahwa dunia saat ini berada di persimpangan jalan antara perdamaian atau perang. Dengan latar deretan tank dan misil, Xi menyampaikan pesan bahwa China siap menjaga kedaulatannya sekaligus menolak dominasi sepihak negara lain.
Parade akbar ini tidak hanya memperingati kemenangan masa lalu, tetapi juga dipandang sebagai demonstrasi kekuatan militer sekaligus arena diplomasi strategis. Kehadiran puluhan pemimpin dunia menegaskan bahwa Beijing masih menjadi pusat gravitasi penting dalam percaturan politik internasional. (tb)
Diprediksikan Malam ini, Perundingan AS-Iran Berlangsung di Pakistan
TEHERAN,newsreal.id – Perundingan yang direncanakan antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad diprediksi dimulai pada Sabtu (11/4) malam dan berlangsung selama satu hari, menurut Kantor...
Ini Kondisi Terkini Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
NEWSREAL, Teheran – Teka-teki kondisi terkini pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei mulai terkuak. Putra mendiang Ali Khamenei ini dilaporkan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan...
Iran Tegas Tolak Usulan Gencatan Senjata dengan AS-Israel
NEWSREAL, Teheran – Pemerintah Iran menolak usulan gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan Israel. Hal ini seperti yang diwartakan media pemerintah Iran pada hari Senin...
Desakan BoP ke Hamas Soal Rencana Demiliterisasi Gaza
NEWSREAL, Washington – Hamas didesak agar segera menyelesaikan rancangan kesepakatan demiliterisasi Jalur Gaza paling lambat akhir pekan ini. Desakan ini disampaikan langsung oleh perwakilan Dewan...
Tentara Israel Hancurkan Kamera UNIFIL di Lebanon
NEWSREAL,ID, BEIRUT- Tentara Israel dilaporkan menghancurkan seluruh kamera pengawas yang mengarah ke markas Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di Naqoura, Lebanon selatan. Tindakan tersebut...
Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Pangan Global 2,4 Persen
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Food and Agriculture Organization (FAO) melaporkan harga pangan global mengalami kenaikan sebesar 2,4 persen pada Maret 2026. Lonjakan ini dipicu meningkatnya biaya energi akibat...
Iran Tolak Gencatan Senjata 48 Jam Usulan AS, Konflik Kian Memanas
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran dilaporkan menolak usulan Amerika Serikat (AS) untuk melakukan gencatan senjata selama 48 jam di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur...
Macron Ajak Negara Dunia Kurangi Ketergantungan pada AS
NEWSREAL.ID, SEOUL- Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan sejumlah negara untuk bersatu dan membangun kemandirian global tanpa bergantung pada Amerika Serikat. Seruan tersebut disampaikan saat ia...
Lagi, Tiga Prajurit TNI Terluka Kena Ledakan di Lebanon
NEWSREAL.ID, BEIRUT- Kabar duka kembali datang dari misi perdamaian Indonesia di Lebanon. Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) dilaporkan...
Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serang Iran
NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Pemerintah Austria menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya dalam operasi militer terhadap Iran. Penolakan ini didasarkan pada prinsip netralitas militer yang...
Pemerintah: Pemulangan Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Berjalan Lancar
NEWSREAL.ID, BEIRUT- Pemerintah Indonesia memastikan proses pemulangan tiga penjaga perdamaian asal Indonesia yang gugur dalam misi di Lebanon dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Berdasarkan...
Kepala Staf Angkatan Darat AS Dipecat di Tengah Perang
NEWSREAL.ID, WASHINGTON– Situasi militer Amerika Serikat tengah mengalami guncangan setelah Menteri Pertahanan Pete Hegseth memecat Kepala Staf Angkatan Darat, Randy George di tengah berlangsungnya konflik...

