
NEWSREAL.ID, LONDON- Presiden RI Prabowo Subianto menjajaki penguatan kerja sama pendidikan dengan universitas-universitas terkemuka di Inggris Raya. Salah satu rencana besarnya adalah pembangunan kampus kedokteran dan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di Indonesia.
Rencana tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat bertemu dengan 30 profesor yang merupakan pimpinan dari 24 universitas papan atas Inggris dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable di London, Selasa (20/1). Informasi ini disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet.
“Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah terhadap masa depan anak-anak Indonesia dalam UK–Indonesia Education Roundtable di London,” ujar Teddy saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu dihadiri perwakilan universitas ternama, seperti King’s College London, Imperial College London, University of Oxford, University of Cambridge, University of Edinburgh, London School of Economics (LSE), Queen Mary University, serta sejumlah kampus unggulan lainnya.
Di hadapan para akademisi, Presiden Prabowo menyampaikan keinginan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk memperkuat kerja sama pendidikan, baik melalui pengembangan kampus di Indonesia maupun kolaborasi langsung dengan universitas di Inggris.
Jadi Prioritas
Presiden menegaskan bahwa pengiriman mahasiswa Indonesia ke luar negeri serta pembangunan dan penguatan perguruan tinggi di dalam negeri menjadi prioritas, khususnya di bidang kedokteran dan STEM.
“Pengiriman mahasiswa ke luar negeri serta pembangunan universitas di Indonesia, terutama dalam bidang kedokteran dan STEM, menjadi fokus utama Presiden Prabowo,” kata Teddy.
Dalam paparannya, Presiden Prabowo juga mengungkap rencana pembangunan 10 universitas baru yang berfokus pada pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta sains dan teknologi. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dokter dan tenaga medis nasional.
Menurut Presiden, Indonesia saat ini masih kekurangan tenaga medis. Produksi dokter baru sekitar 9.000 orang per tahun, sementara kebutuhan terus meningkat seiring banyaknya dokter yang memasuki masa pensiun.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemerintah membuka peluang kerja sama dengan universitas-universitas terkemuka Inggris yang telah memiliki kemitraan dengan perguruan tinggi di Indonesia. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan dan layanan kesehatan, sekaligus mendukung target agar universitas-universitas baru tersebut mulai menerima mahasiswa pada 2028, dengan standar kualitas internasional dan lingkungan kampus yang aman serta menarik bagi tenaga pengajar global.
Kemdiktisaintek Genjot Hilirisasi Sepanjang 2025
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah terus mendorong agar hasil riset tidak berhenti di laporan atau jurnal. Sepanjang tahun anggaran 2025, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek)...
Mutu Riset Jadi Kunci Kampus Indonesia Tembus Peringkat Dunia
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa kualitas serta dampak penelitian perguruan tinggi di Indonesia menjadi faktor kunci dalam...
Undip Gandeng King’s College London dan Puskesmas Rowosari Kuatkan Psikoedukasi Pasien Diabetes
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pendekatan pengelolaan diabetes kini tak lagi hanya berfokus pada aspek medis semata. Dukungan psikologis dan kemampuan merawat diri menjadi kunci penting dalam meningkatkan...
Kemenag Buka Beasiswa S2 Gelar Ganda Indonesia-Australia
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesempatan studi lanjut ke luar negeri kembali dibuka bagi insan pendidikan keagamaan. Kementerian Agama resmi meluncurkan pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree yang menggabungkan...
Istana Ungkap Isi Diskusi Prabowo dengan 1.200 Akademisi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Istana Kepresidenan mengungkap sejumlah topik strategis yang dibahas Presiden Prabowo Subianto bersama sekitar 1.200 akademisi dalam forum diskusi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis...
Undip Lepas 2.102 Mahasiswa KKN
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Universitas Diponegoro (Undip)kembali mengirim ribuan mahasiswanya ke tengah masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Program pengabdian ini menjadi wadah aktualisasi ilmu sekaligus...
Ratusan Rektor Teken Kontrak Kinerja, Dorong Kampus Lebih Berdampak
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ratusan pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menandatangani Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak 2026, sebagai upaya menyelaraskan pengelolaan kampus...
Kemendikti Terbitkan Permen Baru soal Dosen, Status Tetap dan Tidak Tetap Diperjelas
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 52 Tahun 2025 yang mengatur ketentuan baru terkait dosen di perguruan...
FK Unnes Gelar Layanan Kesehatan Gratis Warga Bener Meriah
NEWSREAL.ID, BENER MERIAH– Tim medis Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK Unnes) bekerja sama dengan Puskesmas Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, menggelar...
Riset Ekspedisi Patriot Jadi Rujukan Kebijakan Kementerian Transmigrasi
NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmennya menjadikan hasil riset Tim Ekspedisi Patriot (TEP) sebagai rekomendasi utama dalam penyusunan kebijakan dan program transmigrasi ke depan, khususnya...
FK Unnes Kirim Bantuan Logistik dan Tim Medis ke Lokasi Terparah Banjir Aceh
NEWSREAL.ID, BENER MERIAH- Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK Unnes) menurunkan tim medis dan menyalurkan bantuan logistik ke wilayah paling terdampak banjir dan longsor di...
Kemendiktisaintek Kucurkan Rp75,9 M Bantu Mahasiswa & Dosen Korban Bencana di Sumatera
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menyiapkan anggaran hampir Rp76 miliar untuk membantu mahasiswa dan dosen yang terdampak banjir serta longsor di...

