Nasional

Padat Karya Jadi Andalan Pemulihan Pascabencana Sumatera

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 22 Januari 2026 17:47 WIB
Padat Karya Jadi Andalan Pemulihan Pascabencana Sumatera
NEWSREAL.ID - Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemulihan wilayah terdampak bencana tidak cukup hanya mengandalkan bantuan darurat. Pemerintah menyiapkan langkah lanjutan berbasis ketenagakerjaan agar masyarakat terdampak bisa kembali bangkit secara ekonomi dan sosial.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menilai program padat karya dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi dan sosial di daerah terdampak bencana di wilayah Sumatera. Program tersebut dinilai mampu memberikan penghasilan sementara sekaligus menggerakkan aktivitas masyarakat pascabencana.

“Kemnaker menurunkan relawan peduli banjir dan dilakukan terus, karena kami sadar proses pemulihan ini akan panjang. Salah satu terobosan yang akan kami jalankan adalah program padat karya di daerah terdampak bencana,” ujar Yassierli dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, (21/1/2026).

Ia menekankan bahwa penanganan bencana tidak berhenti pada fase tanggap darurat. Pemerintah, menurutnya, perlu memastikan adanya kesinambungan kebijakan yang terhubung dengan penciptaan lapangan kerja dan pemulihan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan, Indah Anggoro Putri menyampaikan, pihaknya juga menyalurkan berbagai bantuan sosial dan inisiatif perlindungan bagi pekerja yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi tersebut.

Salah satu kebijakan yang disiapkan adalah penerbitan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2025 tentang pemberian diskon pembayaran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) selama 15 bulan.

Terdampak Bencana

“Kami berharap kebijakan ini dapat membantu meringankan beban perusahaan dan pekerja terdampak bencana,” ujar Indah. Selain itu, Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kemnaker di wilayah Sumatera juga tetap menjalankan aksi sosial, meskipun sebagian turut terdampak bencana.

Kegiatan tersebut meliputi layanan servis kendaraan gratis, bantuan pembersihan lingkungan, hingga keterlibatan langsung pegawai dalam kegiatan kemanusiaan.

Terkait laporan perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat bencana, Indah menyebut hingga saat ini belum terdapat data spesifik yang mengaitkan PHK langsung dengan dampak kebencanaan. “Secara spesifik, laporan PHK akibat bencana belum ada,” katanya.

Namun demikian, ia mengimbau perusahaan yang mengalami kesulitan usaha pascabencana untuk mengedepankan dialog dengan pekerja, guna mencari solusi bersama dan menghindari PHK sepihak.

“Jika bisnis sedang sulit, utamakan dialog dan kesepakatan bersama. Laporkan ke pemerintah atau dinas tenaga kerja, kami siap mendampingi. Tapi kondisi bangkrut juga harus dibuktikan dengan data keuangan dan bisnis,” tegasnya. (tb)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...