Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

HPN 2026 Gaungkan Pers Merdeka, Dewan Pers Bacakan 8 Poin Deklarasi Nasional

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 9 Februari 2026 22:50 WIB
HPN 2026 Gaungkan Pers Merdeka, Dewan Pers Bacakan 8 Poin Deklarasi Nasional
NEWSREAL.ID - HPN 2026: Puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Kota Serang, Banten, Senin, (9/2/2026). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, SERANG- Komitmen menjaga kemerdekaan pers dan keberlanjutan industri media ditegaskan dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Serang, Banten, Senin (9/2). Dewan Pers bersama berbagai organisasi pers nasional mendeklarasikan delapan poin Deklarasi Pers Nasional 2026 bertajuk “Pers Merdeka, Media Berkelanjutan, Demokrasi Terjaga.”

Deklarasi tersebut menjadi sikap bersama insan pers dalam merespons tantangan serius yang dihadapi industri media, mulai dari keselamatan jurnalis, disrupsi digital, hingga dominasi platform teknologi.

Sejumlah organisasi pers yang ikut mendeklarasikan delapan poin tersebut antara lain Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), serta Serikat Perusahaan Pers (SPS).

Dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, ditegaskan bahwa pers nasional memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai demokrasi, supremasi hukum, dan hak asasi manusia.

“Pers nasional menjalankan peran menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum dan HAM, menghormati kebinekaan, mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat, dan benar, serta melakukan pengawasan, kritik, dan koreksi,” demikian pernyataan tersebut.

Delapan Poin

Deklarasi ini juga menegaskan peran pers dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran, sekaligus mendorong negara hadir melalui kebijakan yang mendukung keberlanjutan media. Adapun delapan poin Deklarasi Pers Nasional 2026 yang dikumandangkan dalam HPN adalah sebagai berikut:

  1. Menegaskan komitmen bekerja secara profesional dengan mematuhi Kode Etik Jurnalistik, standar perusahaan pers, dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
  2. Memperkuat perlindungan dan kesejahteraan jurnalis serta menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap kerja jurnalistik, sekaligus mendorong penegakan hukum yang adil atas kekerasan dan intimidasi terhadap pers.
  3. Mendorong negara memberikan dukungan infrastruktur digital, insentif fiskal, prinsip no tax for knowledge, pembiayaan publik yang transparan dan independen, serta pengembangan Dana Jurnalisme dan program penyehatan pers.
  4. Mendesak pemerintah memastikan platform digital memenuhi kewajiban sesuai Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2024 dan mendorong peningkatan status regulasi tersebut menjadi undang-undang demi kedaulatan digital dan kemandirian pers.
  5. Mendesak pemerintah dan DPR RI memasukkan karya jurnalistik sebagai objek perlindungan hak cipta dalam revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
  6. Mendesak platform teknologi digital, termasuk platform kecerdasan buatan (AI), memberikan kompensasi yang adil dan proporsional atas penggunaan karya jurnalistik serta mencantumkan sumber media secara jelas dan dapat ditelusuri.
  7. Mendorong pemerintah dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mencegah praktik monopoli oleh platform digital dalam ekosistem media.
  8. Mendorong percepatan revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran secara partisipatif dan berkeadilan, serta pemberlakuan moratorium sementara izin penyiaran selama proses revisi berlangsung.

Dalam peringatan HPN 2026 tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto tidak hadir secara langsung dan diwakili oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Dalam sambutannya, Cak Imin menyampaikan pesan Presiden agar HPN dijadikan momentum konsolidasi insan pers dalam menghadapi tantangan baru di tengah perubahan ekosistem media.

“Presiden berharap Hari Pers Nasional ini menjadi momentum konsolidasi menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan baru, agar semangat jurnalisme benar-benar bisa terwujud,” ujar Cak Imin. Ia menambahkan, konsolidasi yang dimaksud tidak hanya bersifat internal di kalangan pers, tetapi juga mencakup kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, insan pers, dan masyarakat luas.

Pemerintah, kata Cak Imin, berkomitmen memastikan media tetap berada dalam mata rantai ekonomi yang adil agar jurnalisme berkualitas dapat terus hidup sebagai pilar demokrasi dan penjaga nalar publik. “Pemerintah tidak akan membiarkan pers berjalan sendirian. Upaya melindungi kerja-kerja pers harus terus diperkuat bersama,” ujarnya. (tb)

Berita Terbaru

Bela Negara Tanpa Batas, Wamenhan Ajak Penyandang Disabilitas Ikut Jaga Semangat Pancasila

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Semangat bela negara tak hanya milik mereka yang berseragam. Pemerintah kini mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, sebagai bagian...

Perjanjian Dagang RI-AS Digugat ke PTUN, Aktivis Nilai Merugikan Indonesia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat kembali menuai polemik. Sejumlah organisasi masyarakat sipil resmi menggugat kesepakatan tersebut ke pengadilan karena dinilai merugikan...

Diminta Tak Kejar Profit, Diah Warih: MBG adalah Investasi Menuju Indonesia Emas 2045

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program makan bergizi bagi anak-anak Indonesia dinilai bukan sekadar agenda sosial jangka pendek, melainkan investasi strategis untuk menyiapkan generasi unggul menuju visi besar...

Koalisi Sipil Desak Perintah Siaga 1 TNI Dicabut

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Instruksi siaga 1 dari Panglima TNI di tengah memanasnya konflik Timur Tengah menuai sorotan. Sejumlah organisasi masyarakat sipil menilai langkah tersebut tidak memiliki...

Pemerintah Siapkan Benih Jagung Gratis untuk 1 Juta Hektare, Dorong Target Swasembada Pangan

NEWSREAL.ID, OGAN ILIR- Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menyiapkan bantuan benih jagung gratis untuk lahan seluas hingga 1 juta hektare sebagai upaya mempercepat peningkatan produksi jagung...

BGN Luruskan Isu Menu MBG: Program Ini Cuma Penuhi Sepertiga Kebutuhan Gizi Harian

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramai kritik soal porsi dan kandungan gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), akhirnya dijawab pemerintah. Badan Gizi Nasional menegaskan program tersebut memang...

Lebaran, Mendagri Minta Kepala Daerah Siaga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menjelang arus mudik dan libur panjang Idul Fitri, pemerintah pusat ingin memastikan daerah tetap terkendali. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh...

BGN: SPPG Jadi Wajah Program Makan Bergizi Gratis di Masyarakat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi garda terdepan dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis...

Hari Perempuan Internasional, Menteri PPPA Soroti Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh setiap 8 Maret menjadi momentum bagi pemerintah untuk kembali menegaskan pentingnya perlindungan bagi pekerja rumah tangga (PRT)...

Jusuf Kalla Soal BoP: Kalau Hanya Bela AS-Israel, Indonesia Tak Perlu Jadi Anggota

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menegaskan bahwa keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) harus benar-benar digunakan...

Reformasi Polri Mulai Difinalkan, Jimly Segera Serahkan Laporan ke Prabowo

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komite Percepatan Reformasi Polri (KPRP) memastikan rekomendasi perubahan besar di tubuh Kepolisian telah rampung. Laporan tersebut rencananya akan diserahkan kepada Presiden sebelum Lebaran...

Prabowo Siap Keluar dari BoP Jika Tak Bisa Perjuangkan Palestina

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto disebut siap mundur dari keanggotaan Board of Peace (BoP) jika forum tersebut tidak memberikan manfaat nyata bagi perjuangan kemerdekaan...