Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

PWI Dorong Kebijakan Berkeadilan untuk Pers di Tengah Disrupsi Media

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 24 Desember 2025 20:35 WIB
PWI Dorong Kebijakan Berkeadilan untuk Pers di Tengah Disrupsi Media
NEWSREAL.ID - KALEIDOSKOP MEDIA: Anggota Dewan Pakar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Wahyu Muryadi (ketiga kanan) dalam foto bersama acara Kaleidoskop Media Massa Tahun 2025 di Jakarta, Selasa (23/12/2025). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mendorong kehadiran negara melalui kebijakan yang berkeadilan guna menjamin keberlangsungan industri pers nasional di tengah disrupsi media yang kian masif.

Kebijakan tersebut dinilai penting, namun tetap harus menjaga independensi pers. Anggota Dewan Pakar PWI Pusat, Wahyu Muryadi menegaskan, kehadiran negara tidak boleh bersifat diskriminatif dan harus diterapkan secara adil bagi seluruh insan pers.

Menurutnya, keseimbangan menjadi kunci agar kebijakan pemerintah tidak justru menggerus kebebasan dan independensi media. “Kalau memang ada permohonan agar negara hadir, yang harus dicari adalah bentuk kehadiran seperti apa yang tidak mengganggu independensi pers. Kebijakannya tidak boleh diskriminatif dan harus fair,” kata Wahyu dalam acara Kaleidoskop Media Massa Tahun 2025 di Jakarta, Selasa, (23/12/2025).

Baca juga: Luthfi: Pers Jadi Mitra Strategis dalam Bangun Pemerintahan Kolaboratif

Wahyu menjelaskan, dorongan tersebut muncul karena dunia pers saat ini menghadapi berbagai persoalan serius, mulai dari tekanan ekonomi hingga masifnya pergeseran konsumsi informasi ke media sosial. Salah satu dampak paling nyata adalah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri media.

Ia mengungkapkan, dalam tiga tahun terakhir, dunia pers Indonesia mencatat angka PHK terbesar sepanjang sejarah. Data Dewan Pers periode 2023-2024 menunjukkan sedikitnya 1.200 karyawan media televisi terdampak PHK.

Kebebasan Pers

Selain persoalan kesejahteraan pekerja media, Wahyu juga menyoroti merosotnya indeks kebebasan pers Indonesia. Pada 2024, Indonesia berada di peringkat 111, namun pada 2025 turun signifikan ke peringkat 127. “Kalau bicara keberlangsungan media yang sejahtera, itu memang belum terwujud. Indeks kebebasan pers juga turun cukup tajam,” ujarnya.

Menurut Wahyu, kebijakan yang berkeadilan dapat menjadi salah satu upaya untuk mengoreksi berbagai persoalan tersebut. Ia menilai, hingga kini banyak perusahaan pers masih kesulitan secara finansial, sehingga membutuhkan dukungan kebijakan yang tepat sasaran.

Wahyu menyebut, kehadiran negara dapat diwujudkan melalui pemberian insentif, seperti keringanan pajak bagi perusahaan pers. Namun, ia menekankan pentingnya dialog dan negosiasi antara insan pers dan pemerintah agar kebijakan yang lahir tidak justru menjadi bumerang.

Baca juga: Media Massa Elemen Penting Penguatan Demokrasi

“Misalnya insentif pajak, itu perlu dibicarakan lebih lanjut. Sekarang era digital, jadi skemanya juga harus relevan. Kalau memang diperlukan, ayo didiskusikan, tapi jangan sampai malah merugikan pers itu sendiri,” katanya.

Ia berharap diskusi yang berlangsung dalam forum Kaleidoskop Media Massa Tahun 2025 dapat menjadi ruang refleksi bersama untuk mencari solusi atas persoalan pers nasional, sekaligus mendorong kesejahteraan dan keberlanjutan media di tahun-tahun mendatang. (ct)

Berita Terbaru

Menhub Pastikan Mudik-Balik Lancar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh fasilitas transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan optimal. Pernyataan itu disampaikan saat...

Usai Lebaran, ASN WFH 1 Hari per Pekan, Pemerintah Klaim Hemat BBM hingga 20 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah Lebaran 2026. Skema ini dirancang sebagai langkah efisiensi energi...

Arus Balik Lebaran, KAI Siapkan 293 Ribu Kursi ke Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan ketersediaan kursi kereta api untuk arus balik Lebaran 2026 masih aman. Tercatat, sebanyak 293.937 tempat duduk masih...

Arus Balik Lebaran, Polri Minta Pemudik Manfaatkan Diskon Tol 26-27 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol saat arus balik Lebaran pada 26–27 Maret 2026 guna mengurai kepadatan kendaraan....

Ini Daftar Wilayah RI Berpotensi Paling Panas di Kemarau 2026 Versi BMKG

NEWSREAL.ID, JAKARTA– BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami suhu lebih panas selama musim kemarau 2026, meski tidak seekstrem tahun 2024. Dalam laporan Climate...

Prabowo Buka Alasan RI Gabung BoP

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan Indonesia bersama negara-negara mayoritas Muslim bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Keputusan itu disebut sebagai...

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Jejaknya dari Bisnis hingga Olahraga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar duka datang dari dunia bisnis dan olahraga Indonesia. Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu...

Resmi! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan langsung...

Diskon 30 Persen Diserbu, 280 Ribu Penumpang KA Berangkat dari Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program diskon tarif 30 persen kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 mendapat respons tinggi. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sekitar 280...

Puncak Mudik Via Laut Tembus 28 Ribu Penumpang, Pelni Lampaui Target

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Lonjakan pemudik via jalur laut mencapai puncaknya pada Rabu (18/3), dengan jumlah penumpang kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menembus lebih dari 28...

Diserbu Pemudik! 730 Ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 Ludes Terjual

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Minat masyarakat untuk mudik naik kereta api melonjak tajam. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 734.293 tiket KA jarak...

BGN Gandeng Kejagung Awasi Program MBG

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memperkuat pengawasan penggunaan anggaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini tersebar di...

Leave a comment