Nasional

Indonesia Berpotensi Jadi Contoh Global South dalam Pembatasan Medsos Anak

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 2 April 2026 17:49 WIB
Indonesia Berpotensi Jadi Contoh Global South dalam Pembatasan Medsos Anak
NEWSREAL.ID - GUNAKAN GADGET: Sejumlah siswa salah satu sekolah menggunakan gadget. Kemajuan teknologi saat ini memungkinkan siapapun mengakses media sosial. (Dok: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pakar Teknologi Informasi Ismail Fahmi menilai Indonesia berpeluang menjadi tolok ukur bagi negara-negara Global South dalam menerapkan kebijakan pembatasan media sosial bagi anak.

Menurut Fahmi, posisi Indonesia saat ini sangat strategis karena memiliki populasi anak yang besar, mencapai sekitar 70 juta jiwa. Jika kebijakan perlindungan digital ini berhasil, Indonesia dinilai mampu mengirim pesan kuat di tingkat global. “Posisi Indonesia sekarang strategis, kita bukan sekadar mengikuti tren, tapi bisa menjadi model bagi negara-negara Global South,” ujarnya.

Kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau dikenal sebagai PP Tunas. Aturan ini mulai berlaku sejak 28 Maret 2026.

Pada tahap awal, penerapan aturan menyasar sejumlah platform digital besar seperti Instagram, Facebook, TikTok, YouTube, hingga Roblox. Fahmi menyebut, dengan cakupan perlindungan terhadap 70 juta anak, kebijakan ini menjadi salah satu eksperimen perlindungan anak digital terbesar di dunia.

Risiko Negatif

Angka tersebut jauh melampaui kebijakan serupa di Australia yang mencakup sekitar 4 juta anak. Dari sisi dampak, ia menilai PP Tunas dapat menjadi dukungan penting bagi orang tua dalam melindungi anak dari berbagai risiko negatif media sosial.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa regulasi ini juga mengalihkan tanggung jawab besar kepada penyedia platform digital agar tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memastikan keamanan pengguna, khususnya anak-anak. “Ini yang paling krusial, beban kepatuhan ada di pundak platform, bukan anak atau orang tua,” katanya.

Dalam implementasinya, Kementerian Komunikasi dan Digital telah mulai menegakkan aturan dengan memanggil perusahaan teknologi besar seperti Meta dan Google karena dinilai belum sepenuhnya patuh terhadap ketentuan. Ke depan, Fahmi mendorong pemerintah untuk memperkuat penegakan hukum, termasuk melalui sanksi ekonomi berupa denda besar bagi platform yang melanggar, guna menimbulkan efek jera.

Ia optimistis, jika kebijakan ini berjalan sukses, Indonesia dapat membuktikan bahwa negara berkembang juga mampu mengambil langkah tegas dalam menjaga kedaulatan digital dan melindungi generasi muda. (tb)

Berita Terbaru

Pemerintah Gencarkan Gerakan Indonesia ASRI, Bedah Rumah Masyarakat TLDH

BOGOR,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus bagi masyarakat yang tidak mempunyai rumah layak huni. Dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Hambalang, Kabupaten...

1.000 Perwira TNI-Polri Dikerahkan Atasi Karhutla Sumatera

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Sebanyak 1.000 perwira TNI dan Polri untuk diturunkan bersama jajaran di daerah untuk memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi...

Kemenkes Kirim 314 Nakes-logistik ke Respons Dampak Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID-Sebanyak 314 tenaga medis/tenaga kesehatan dan ratusan ribu logistik kesehatan ke tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan lahan. Pengiriman ini dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk...

Presiden Prabowo Masuk Hutan Cek Lokasi Kebakaran di Limbung Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.ID – Selepas melaksanakan rapat singkat di Posko Karhutla Pontianak, Presiden Prabowo Subianto bergegas melanjutkan agenda untuk mengecek langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan di...

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan Pimpin Langsung Penanganan Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kalimantan pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026. Kepala Negara akan meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus...

Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Hadirkan Kepedulian di Tengah Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere

MAUMERE,NEWSREAL.ID — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus ditunjukkan jajaran Polda NTT. Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua...

100 Penyandang Disabilitas Semringah Masuk Istana Agung, Foto Bareng Tamu Penting dan Lihat Museum

YOGYAKARTA,Newsreal.id-Sebanyak 100-an siswa beserta pendamping dari sekolah luar biasa (SLB) di wilayah Yogyakarta tak melewatkan kesempatan langka masuk Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung, Rabu...

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...