
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kekhawatiran terhadap dampak dunia digital pada anak kian mengemuka. Arus informasi yang begitu deras, tanpa batas yang jelas, dinilai berpotensi mengganggu kesehatan mental sekaligus membentuk karakter generasi muda ke arah yang kurang ideal.
Ketua Umum G-Nesia sekaligus Ketua Dewan Pembina Diwa Foundation, Diah Warih Anjari atau yang akrab disapa Diwa menilai, ruang digital saat ini belum sepenuhnya ramah bagi anak-anak. Pada usia yang masih dalam fase pencarian jati diri, anak justru dihadapkan pada beragam konten yang belum tentu sesuai dengan tahap perkembangan mereka.
Menurutnya, tidak sedikit anak yang terpapar standar kehidupan yang tidak realistis di media sosial. Di saat yang sama, mereka juga rentan menerima komentar negatif yang dapat memengaruhi kondisi psikologis. Dampaknya pun tidak sederhana, mulai dari meningkatnya kecemasan, menurunnya fokus belajar, hingga terganggunya pola tidur.
“Ini bukan sekadar persoalan teknologi, tetapi menyangkut kesehatan mental, pembentukan karakter, dan masa depan generasi kita,” ujarnya. Sebagai bentuk kepedulian, Diwa menyatakan dukungannya terhadap Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mengatur penundaan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Ia menilai kebijakan tersebut bukanlah bentuk pembatasan semata, melainkan langkah perlindungan pada fase tumbuh kembang yang sangat krusial. Pegiat sosial ini juga mengingatkan agar anak-anak tidak menjadikan popularitas di media sosial sebagai tolok ukur nilai diri.
“Anak-anak harus memahami bahwa hidup mereka tidak ditentukan oleh jumlah suka, tayangan, atau komentar di media sosial. Mereka memiliki nilai yang jauh lebih besar dari itu,” katanya.
Peran Orang Tua
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak, termasuk dalam aktivitas digital. Bagi aktivis perempuan ini, kehadiran orang tua bukan hanya soal pengawasan, tetapi juga tentang membangun rasa aman dan kepercayaan diri anak.
“Anak-anak tidak hanya membutuhkan perangkat yang canggih, tetapi juga kehadiran orang tua untuk mendengar, menemani, dan melindungi mereka, baik di dunia nyata maupun digital,” tambahnya.
Diwa pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat dan aman bagi anak-anak. Ia menegaskan bahwa perlindungan di ruang digital merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga keluarga dan masyarakat luas.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada implementasi di lapangan. Regulasi, menurutnya, perlu diiringi dengan sosialisasi yang masif, penguatan literasi digital, serta keterlibatan aktif berbagai pihak.
“Regulasi saja tidak cukup. Pengawasan dan edukasi menjadi kunci agar kebijakan ini benar-benar efektif melindungi anak,” ujarnya. Selain itu, anak-anak juga perlu diberikan alternatif ruang yang sehat untuk tumbuh dan bersosialisasi, baik melalui interaksi langsung, kegiatan komunitas, maupun platform digital yang aman dan edukatif.
Dengan berbagai tantangan yang ada, Diwa menegaskan bahwa pembatasan akses digital bagi anak merupakan langkah preventif yang penting. Tujuannya jelas, agar generasi muda dapat tumbuh secara sehat, kuat secara mental, dan memiliki karakter yang kokoh di tengah derasnya arus digitalisasi. (tb)
Gugun Gumilar: Indonesia Emas 2045 Memerlukan Pemuda yang Mampu Merawat Kerukunan
MANADO,NEWSREAL.id– Staf Khusus Menteri Agama RI, H. Gugun Gumilar, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa keberhasilan Peta Jalan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda...
Berantas Korupsi, Diwa : Sinergitas TNI/Polri, Kejaksaan Dijaga demi Bangsa
JAKARTA, NEWSREAL.id– Pendiri DIWA Foundation, Diah Warih Anjari, mendorong sinergitas TNI, Polri dan Kejaksaan, untuk memberantas korupsi di Indonesia. Pernyataan itu muncul setelah Diwa, sapaan...
Prabowo dan PM Modi di Prambanan, Sapa Umat Hindu hingga Tinjau Pemugaran Candi
YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Keakraban Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi terlihat dalam rangkaian kunjungan bersama di kawasan Candi Prambanan, Rabu (8/7/2026)....
Lindungi Peternak, Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Ayam dan Telur Per 15 Juli
JAYAPURA, NEWSREAL.id – Pemerintah memperkuat perlindungan terhadap peternak rakyat dengan menetapkan harga acuan baru untuk ayam pedaging hidup (live bird) dan telur ayam ras. Kebijakan...
BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi bagi Warga Pesisir
JAKARTA, NEWSREAL.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir, untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi gelombang...
Prabowo: Keamanan dan Stabilitas Selat Malaka Jadi Prioritas, Jalur Pelayaran Dunia
JAKARTA, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dan Singapura untuk memperkuat keamanan Selat Malaka sebagai salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia....
Pertemuan dengan PM Modi, Presiden Prabowo Perkuat Diplomasi Asia
JAKARTA, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah politik luar negeri Indonesia yang berorientasi pada penguatan kemitraan strategis dengan negara-negara sahabat di kawasan Asia. Hal...
Hadapi Ketidakpastian Global, Pemerintah Siap Gelontorkan Rp 26,3 T untuk 100 Sekolah Rakyat
JAKARTA, NEWSREAL.id – Di tengah tekanan ekonomi global dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik, pemerintah menegaskan komitmennya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui percepatan pembangunan Sekolah...
Diwa Foundation Ucapkan Selamat kepada Irjen Pol Pipit Rismanto, Kapolda Jawa Barat
SOLO,NEWSREAL.id– DIWA Foundation menyampaikan ucapan selamat kepada Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Pipit Rismanto atas amanah baru sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar). Pelantikan...
Partai Demokrat Ajak Masyarakat Pilih Logo Resmi HUT Ke-25, AHY: Jadilah Bagian dari Sejarah
JAKARTA, NEWSREAL.id– Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak kader, simpatisan, dan masyarakat luas berpartisipasi dalam menentukan logo resmi Hari Ulang Tahun...
OTT Bupati Langkat, KPK Amankan Valas Rp 983 Juta dan Keping Logam Diduga Platinum
Jakarta, NEWSREAL.id-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah mata uang asing saat operasi tangkap tangan (OTT) tersangka kasus korupsi Bupati Langkat Syah Afandin atau akrab disapa...
Kecam Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan, DIWA Foundation: Pelaku Harus Ditindak Tegas
SOLO,NEWSREAL.id– Aktivis perempuan dan pendiri DIWA Foundation, Diah Warih Anjari, kecam keras kasus kekerasan terhadap dua perempuan M (30) warga Cirebon, dan YTR di Bandung,...