Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Gelombang “No Kings” Memanas, Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Trump

Tim Redaksi, Admin
Minggu, 29 Maret 2026 15:37 WIB
Gelombang “No Kings” Memanas, Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Trump
NEWSREAL.ID - AKSI NO KING: Aksi unjuk rasa warga Amerika Serikat di depan Gedung Kapitol yang merupakan kantor Kongres AS di Washington DC, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gelombang penolakan terhadap kebijakan Presiden Donald Trump kembali memuncak. Jutaan warga Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan turun ke jalan dalam aksi demonstrasi besar-besaran yang digelar serentak pada Sabtu (28/3/2026).

Aksi ini menjadi bagian dari gerakan akar rumput bertajuk “No Kings”, yang dalam waktu kurang dari setahun sudah tiga kali menggerakkan massa dalam jumlah besar. Gerakan ini muncul sejak awal masa jabatan kedua Trump dan kini menjadi salah satu oposisi paling vokal terhadap pemerintahannya.

Kemarahan publik disebut semakin memuncak seiring konflik yang melibatkan AS di Iran bersama Israel yang tak kunjung menemukan titik akhir. Isu ini menjadi pemicu baru di tengah berbagai kebijakan kontroversial yang sebelumnya sudah menuai kritik.

Sejak pertama kali digelar pada Juni 2025, bertepatan dengan ulang tahun ke-79 Trump, aksi “No Kings” langsung menyedot perhatian nasional. Saat itu, jutaan warga turun ke jalan di berbagai kota besar seperti New York hingga San Francisco.

Aksi kedua pada Oktober bahkan disebut menarik sekitar tujuh juta demonstran. Selain sebagai bentuk protes, gerakan ini juga bertujuan menggalang dukungan menjelang pemilu paruh waktu, di tengah tingkat kepuasan publik terhadap Trump yang berada di kisaran 40 persen.

Berbagai kebijakan Trump menjadi sorotan oposisi, mulai dari gaya kepemimpinan yang dinilai mengandalkan keputusan eksekutif, penggunaan aparat hukum terhadap lawan politik, hingga sikapnya terhadap isu energi fosil dan perubahan iklim. Selain itu, pendekatan militeristik pemerintah juga turut menuai kritik.

Komunitas Imigran

“Sejak terakhir kali kami berdemonstrasi, pemerintahan ini telah menyeret kami lebih dalam ke dalam perang,” ujar Naveed Shah, perwakilan organisasi veteran yang tergabung dalam gerakan tersebut. Ia juga menyinggung situasi domestik yang dinilai semakin memanas, termasuk tindakan aparat terhadap warga sipil dan tekanan terhadap komunitas imigran.

Penyelenggara menyebut lebih dari 3.000 aksi unjuk rasa akan digelar serentak di seluruh negeri, mulai dari kawasan pantai timur hingga barat, termasuk wilayah pinggiran dan pedesaan. Fakta ini menunjukkan bahwa gelombang protes tidak hanya terpusat di kota-kota besar.

Negara bagian Minnesota diprediksi menjadi salah satu titik utama aksi. Wilayah ini sebelumnya menjadi sorotan nasional terkait kebijakan imigrasi yang menuai kontroversi. Aksi di Minnesota juga akan diwarnai penampilan musisi legendaris Bruce Springsteen di St. Paul.

Ia dijadwalkan membawakan lagu “Streets of Minneapolis”, yang ditulis untuk mengenang dua warga sipil yang tewas dalam insiden penembakan oleh agen imigrasi awal tahun ini. Sementara itu, Randi Weingarten menilai situasi saat ini sebagai titik krusial bagi masyarakat Amerika.

“Orang-orang merasa takut dan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup. Sudah saatnya pemerintah mendengar dan membantu, bukan justru memperkeruh keadaan,” ujarnya. Gerakan “No Kings” pun kini tak lagi sekadar aksi simbolik, melainkan telah berkembang menjadi gelombang perlawanan nasional yang semakin solid. Tekanan terhadap pemerintah diperkirakan akan terus meningkat seiring meluasnya partisipasi publik dalam aksi ini. (dc)

Rekomendasi Redaksi

Berita Terbaru

Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla

JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...

Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia

SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...

Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One

JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...

19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji

MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Israel Dituding Terapkan Lebanon Selatan Seperti Gaza

OVIEDO, NEWSREAL.id – Kebijakan Israel dalam menerapkan strategi di Lebanon Selatan dikritik habis oleh Pemerintahan Spanyol. Jika hal itu terus dilakukan Israel tidak bisa mempertahankan...

Kloter Pertama Jamaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

*Manfaatkan Fast Track MADINAH,newsreal.id — Persiapan penyambutan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci memasuki tahap akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh...

AS Cegat Kapal Iran Terobos Blokade di Teluk Oman

WASHINGTON, newsreal.id – Kapal dagang berbendera Iran bernama Touska dicegat oleh militer Amerika Serikat karena berusaha menerobos blokade angkatan laut AS di Teluk Oman, Minggu...

Nasib Dua kapal Pertamina Terkini, Kabar Terakhir Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz

JAKARTA,newsreal.id – Dua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PT Pertamina...

Jalur Pelayaran Strategis Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Mentah Turun Tajam

JAKARTA,newsreal.id – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz kembali dibuka untuk aktivitas komersial. Hal itu dikatakan Abbas Araghchi...

Blokade AS Aktif, Kapal Tanker Iran Diinformasikan Melenggang Teluk via Selat Hormuz

TEHERAN,newsreal.id – Meski dibawah sanksi ketat Amerika Serikat (AS) berupa blokade laut, tersiar informasi kapal-kapal tanker Iran bebas melenggang memasuki perairan Teluk melalui Selat Hormuz....