Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Investigasi Pentagon: Serangan yang Tewaskan 160 Siswi Iran Diduga Dilakukan Militer AS

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 7 Maret 2026 02:30 WIB
Investigasi Pentagon: Serangan yang Tewaskan 160 Siswi Iran Diduga Dilakukan Militer AS
NEWSREAL.ID - SEKOLAH HANCUR: Sebuah sekolah perempuan di Minab, Iran Selatan hancur akibat serangan AS-Iran, Sabtu (28/2/2026). Sedikitnya 160 siswi tewas akibat serangan brutal tersebut. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Penyelidikan internal militer Amerika Serikat mengarah pada dugaan bahwa pasukan AS berada di balik serangan udara yang menghantam sebuah sekolah perempuan di Iran selatan dan menewaskan lebih dari 160 siswi.

Serangan tersebut terjadi di Kota Minab, Iran, pada hari pertama operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Duta Besar Iran untuk PBB di Jenewa, Ali Bahreini, sebelumnya menyatakan sedikitnya 150 siswi tewas dalam serangan itu. Namun sejumlah laporan media internasional menyebut jumlah korban meninggal bisa mencapai lebih dari 160 orang.

Berdasarkan keterangan dua pejabat Amerika Serikat yang dikutip Reuters, penyelidik militer AS meyakini kemungkinan besar serangan tersebut dilakukan oleh pasukan mereka. Meski demikian, penyelidikan masih berlangsung dan belum menghasilkan kesimpulan final.

Para pejabat tersebut juga menyatakan masih terbuka kemungkinan munculnya bukti baru yang dapat mengubah kesimpulan sementara tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang bertanggung jawab atas serangan itu.

Tak Sengaja

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, mengonfirmasi bahwa militer sedang melakukan investigasi terkait insiden tersebut. “Kami sedang menyelidikinya. Tentu saja kami tidak pernah menargetkan sasaran sipil, tetapi kami sedang meninjau dan memeriksa insiden ini,” kata Hegseth.

Pernyataan serupa juga disampaikan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio. Ia menegaskan pemerintah AS tidak akan dengan sengaja menyerang fasilitas sipil seperti sekolah. “Departemen Pertahanan akan menyelidiki jika itu memang serangan kami. Untuk detailnya, silakan merujuk pada mereka,” ujar Rubio.

Sementara itu, pihak Pentagon melalui Komando Pusat Militer AS belum memberikan komentar lebih lanjut terkait insiden tersebut. Mereka menyatakan tidak dapat memberikan penjelasan rinci karena proses investigasi masih berlangsung.

Serangan terhadap sekolah tersebut menjadi salah satu insiden paling mematikan sejak konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kembali memanas dalam beberapa pekan terakhir. (tb)

Rekomendasi Redaksi

Berita Terbaru

Tegas Tolak Gencatan Senjata, Menlu Iran: Tak Ada Alasan Negosiasi dengan AS

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tidak pernah meminta gencatan senjata kepada Amerika Serikat maupun Israel di tengah konflik yang memanas. Teheran bahkan menyatakan siap menghadapi...

Iran Ancam Kapal AS dan Sekutu di Selat Hormuz, Tiongkok-Rusia Dijamin Aman

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat setelah Iran menyatakan hanya akan menargetkan kapal milik Amerika Serikat dan negara sekutunya di Selat Hormuz. Kapal-kapal...

Iran Tegas Tutup Pintu Mediasi dengan AS

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Iran kembali menegaskan sikap kerasnya di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Melalui duta besarnya di Jakarta, Teheran menyatakan tidak akan membuka ruang negosiasi...

Trump Ngamuk ke Spanyol: Ancam Putus Dagang Gara-Gara Iran

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Drama geopolitik makin panas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan ancaman keras ke Spanyol: semua hubungan dagang bisa diputus. Penyebabnya? Madrid menolak memberi...

Rusia Sindir AS Usai Serangan ke Iran: Masih Serius Mau Negosiasi Nuklir?

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Rusia mempertanyakan keseriusan Amerika Serikat dalam melanjutkan perundingan nuklir dengan Iran setelah serangan militer yang dilancarkan bersama Israel. Pernyataan itu disampaikan oleh Perwakilan...

Iran Balas Serangan, IRGC Hantam Kompleks Pemerintah Israel hingga Pusat Militer

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) melancarkan serangan rudal ke kompleks pemerintahan Israel di Tel Aviv, pusat militer dan keamanan di Haifa, serta wilayah...

Iran Minta D-8 Angkat Suara, Desak Kutukan Tegas atas Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, berharap organisasi Developing-8 (D-8) dapat secara tegas mengutuk serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap...

Korut Kecam Serangan AS-Israel ke Iran: “Agresi Ilegal, Langgar Kedaulatan”

NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Korea Utara mengecam keras serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Pyongyang menyebut aksi tersebut sebagai agresi ilegal yang melanggar kedaulatan nasional....

Iran Sambut Mediasi Prabowo, Minta Indonesia Tegas Kutuk AS-Israel

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Iran menyambut tawaran Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjadi mediator di tengah memanasnya konflik antara Teheran dengan Amerika Serikat dan Israel. Namun,...

Israel Bantah Tahu Soal Serangan ke Sekolah di Iran, 148 Orang Dilaporkan Tewas

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Militer Israel menyatakan tidak mengetahui adanya serangan udara yang menargetkan sebuah sekolah perempuan di Iran selatan, insiden yang dilaporkan menewaskan ratusan orang....

Putin Kecam Keras Tewasnya Khamenei: “Pembunuhan Sinis, Langgar Moral dan Hukum Internasional”

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Presiden Rusia Vladimir Putin angkat suara soal tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kremlin, Minggu (1/3/2026), Putin menyebut...

Ribuan Warga AS Kepung Gedung Putih, Tolak Perang ke Iran

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Gelombang protes anti-perang meletup di jantung Amerika Serikat. Ribuan orang turun ke jalan di sekitar Gedung Putih dan Times Square, menyuarakan penolakan atas...