
NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan rudal Iran ke Israel disebut menimbulkan kerusakan dan korban yang tidak sedikit. Namun di tengah perang yang terus memanas, pemerintah Israel dituding membatasi informasi terkait dampak serangan tersebut.
Serangan rudal yang dilancarkan Iran ke wilayah Israel sejak akhir Februari 2026 disebut menimbulkan kerugian besar, baik dari sisi korban jiwa maupun biaya perang yang harus ditanggung. Meski Israel mengklaim berhasil menghancurkan sejumlah target strategis Iran bersama Amerika Serikat, laporan dari berbagai media menyebut dampak serangan balasan Iran juga cukup signifikan.
Di sisi lain, biaya perang yang harus dikeluarkan Amerika Serikat dalam konflik tersebut juga menjadi sorotan. Sejumlah laporan menyebut pengeluaran militer bisa mencapai sekitar Rp15 triliun per hari.
Di tengah konflik yang berlangsung, muncul pula laporan mengenai pembatasan peliputan media di Israel. Jurnalis asal India Praj Mohan Singh yang baru kembali dari Israel mengaku melihat adanya kontrol ketat terhadap informasi terkait dampak serangan.
Menurutnya, wartawan tidak diizinkan mengakses rumah sakit yang menampung korban maupun mendokumentasikan lokasi kerusakan akibat rudal. Ia juga menyebut dalam beberapa kasus jurnalis tidak diberi tahu lokasi pasti serangan yang terjadi.
Tanpa Sirene
“Pemerintah tidak memberi tahu apa pun. Kami bahkan tidak tahu di mana lokasi insiden terjadi,” ujarnya dalam laporan yang dikutip sejumlah media internasional. Singh juga menyebut beberapa rudal Iran menghantam target tanpa didahului sirene peringatan, berbeda dengan pernyataan resmi pemerintah Israel yang menyebut sistem peringatan dini bekerja dengan baik.
Ia mengklaim beberapa warga sipil bahkan meninggal dunia meski berada di tempat perlindungan yang sebelumnya dinyatakan aman. Sementara itu, data resmi Kementerian Kesehatan Israel menyebut sedikitnya 13 orang tewas dan lebih dari 1.900 lainnya terluka akibat serangan Iran sejak 28 Februari.
Laporan mengenai pembatasan informasi tersebut memicu perdebatan luas di media sosial. Sebagian pihak menilai langkah Israel merupakan upaya mengendalikan narasi publik selama masa perang. Namun pihak lain berpendapat kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi informasi yang umum dilakukan negara mana pun saat menghadapi konflik militer.
Sejumlah analis juga mencatat minimnya detail dalam laporan media internasional, termasuk ketika rekaman rudal Iran yang menghantam Tel Aviv ditayangkan tanpa menyebut lokasi pasti maupun tingkat kerusakan. Situasi ini membuat informasi mengenai dampak sebenarnya dari serangan Iran masih sulit diverifikasi secara independen. (tb)
Senyum Protokoler dan Pengawal Prancis Saat Foto Bersama Presiden Prabowo
PRANCIS,NEWSREAL.id – Ada momen hangat yang mewarnai akhir kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris, Republik Prancis. Bukan di ruang pertemuan ataupun forum resmi,...
Israel-Rusia Dituding Negara Pelaku Kekerasan Seksual, Masuk Daftar Hitam
NEW YORK, NEWSREAL.id – Sebuah informasi mencengangkan dunia internasional ! Berikut ini adalah salah satu kengerian negeri yang saat ini menjadi perbincangan publik yakni, Israel...
Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA
PARIS.NEWSREAL.id –Presiden Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif...
Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Naik Lagi
JAKARTA,NEWSREAL.id– Amerika Serikat (AS) dan Iran tak juga akur. Di Selat Hormuz keduanya mengklaim saling serang. Hal ini tentu saja membaut perairan hangat kembali terjadi....
Diaspora Indonesia di Paris Rasakan Kehangatan Idul Adha Bersama Presiden Prabowo
PARIS,NEWSREAL.id – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang...
Dipenuhi Perasaan Haru, Diaspora Sambut Kepala Negara di Paris
PARIS,NEWSREAL.id – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah menanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias. Mereka berkerumunan di hotel tempat Kepala Negara...
Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla
JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...
Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia
SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...
Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One
JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...
19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji
MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...
Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza
GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...
Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah
MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...