Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Mojtaba Khamenei Ultimatum AS: Tutup Pangkalan Militer di Timur Tengah atau Diserang

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 13 Maret 2026 11:00 WIB
Mojtaba Khamenei Ultimatum AS: Tutup Pangkalan Militer di Timur Tengah atau Diserang
NEWSREAL.ID - Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin memanas. Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, melontarkan ultimatum keras kepada Amerika Serikat agar menutup seluruh pangkalan militernya di kawasan. Jika tidak, Iran mengancam akan melancarkan serangan.

Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei mengancam akan terus menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Pernyataan tersebut menjadi pidato perdana Mojtaba setelah ia resmi menggantikan posisi ayahnya, Ali Khamenei, sebagai pemimpin tertinggi Iran awal pekan ini.

“Seluruh pangkalan AS di kawasan harus segera ditutup. Jika tidak, pangkalan-pangkalan itu akan diserang,” kata Mojtaba dalam pernyataannya, Kamis (12/3/2026). Meski mengeluarkan ancaman keras terhadap Amerika Serikat, Mojtaba juga menegaskan bahwa Iran tetap ingin mempererat hubungan dengan negara-negara Arab di kawasan.

Ketegangan meningkat setelah serangan besar-besaran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari lalu. Serangan tersebut menewaskan sejumlah pejabat penting Iran, termasuk Ali Khamenei beserta anggota keluarganya.

Dalam serangan itu, korban yang tewas juga termasuk istri Mojtaba yang merupakan menantu Ali Khamenei, ibu Mojtaba, serta sejumlah pejabat tinggi keamanan Iran.

Jumlah Korban

Hingga kini, jumlah korban tewas di Iran dilaporkan telah mencapai lebih dari 1.300 orang, termasuk perempuan dan anak-anak. Sebagai balasan, Iran langsung melancarkan serangan ke Israel serta sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah pada hari pertama pemboman.

Setelah kematian Ali Khamenei diumumkan, intensitas serangan balasan Iran disebut semakin meningkat. Situasi tersebut bahkan memicu kemarahan beberapa negara Arab yang mengecam operasi militer karena dinilai melanggar kedaulatan wilayah mereka.

Di tengah eskalasi konflik, Iran juga menutup jalur perdagangan minyak global di Selat Hormuz. Pasukan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) memperingatkan bahwa setiap kapal yang melintasi Selat Hormuz tanpa mematuhi peringatan mereka berpotensi menjadi sasaran serangan. (dc)

Berita Terbaru

Rusia dan Turki Coba Jadi Penengah, Iran Masih Ogah Bahas Gencatan Senjata

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Upaya meredakan perang di Timur Tengah mulai bermunculan. Rusia dan Turki disebut sudah menawarkan diri menjadi mediator konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan...

Iran Minta Warga Teluk Tunjukkan Posisi Pasukan AS-Israel, Klaim Demi Serangan Lebih Presisi

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Kali ini Iran meminta warga Muslim dan negara-negara di kawasan Teluk untuk membantu menunjukkan lokasi pasukan Amerika...

Korut Pasang Badan untuk Pemimpin Baru Iran, Kecam Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Peta politik Timur Tengah makin ramai. Kali ini Korea Utara ikut angkat suara dengan menyatakan dukungan terbuka terhadap pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba...

Hubungan Memanas, Spanyol Tarik Permanen Dubesnya dari Israel

NEWSREAL.ID, MADRID- Hubungan diplomatik antara Spanyol dan Israel kian memanas. Pemerintah Spanyol resmi menarik duta besarnya dari Israel secara permanen setelah ketegangan kedua negara meningkat,...

Israel Dihantam Rudal Iran, Dampak Kerusakan Disebut Disensor Ketat

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan rudal Iran ke Israel disebut menimbulkan kerusakan dan korban yang tidak sedikit. Namun di tengah perang yang terus memanas, pemerintah Israel...

Perang Mahal vs Drone Murah: AS Disebut Bakar Rp15 Triliun Sehari Lawan Iran

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Perang antara Amerika Serikat dan Iran memunculkan ironi besar: amunisi supermahal dipakai untuk menghadapi drone murah. Pemerintahan Presiden Donald Trump bahkan disebut menghabiskan...

Rudal 1 Ton Meluncur Lagi: Iran Hantam Target AS-Israel, Haifa Ikut Disasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Iran kembali meluncurkan gelombang serangan rudal besar-besaran yang diklaim menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel. Bahkan,...

IRGC Balas Trump: Akhir Perang di Timur Tengah Ditentukan Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa pihak yang menentukan kapan perang di Timur Tengah berakhir adalah Iran, bukan Presiden Amerika Serikat Donald...

OKI Murka: Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat Kian Brutal

NEWSREAL.ID, JEDDAH- Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras meningkatnya kekerasan yang dilakukan kelompok pemukim Israel terhadap warga Palestina di wilayah Tepi Barat. Melalui pernyataan...

Dorong Gencatan Senjata, Rusia Ajukan Resolusi DK PBB

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Pemerintah Rusia saat ini dilaporkan tengah menyusun rancangan resolusi untuk diajukan ke DK PBB guna mendorong gencatan senjata di kawasan Timur Tengah yang...

Trump Sebut Iran ‘Pecundang Timur Tengah’, Akademisi: Itu Cuma Retorika Politik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pernyataan keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Iran sebagai “pecundang Timur Tengah” dinilai tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan. Akademisi hubungan...

Jurnalis India Viral: Dampak Rudal Iran di Israel Disebut Disensor, Kerusakan Diklaim Lebih Parah

NEWSREAL.ID, NEW DELHI- Sebuah video pengakuan jurnalis India mendadak viral di media sosial. Ia mengklaim kerusakan di Israel akibat serangan rudal Iran jauh lebih besar...