Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Beijing Kecam RUU Pertahanan AS

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 29 Desember 2024 04:11 WIB
Beijing Kecam RUU Pertahanan AS
NEWSREAL.ID - PARADE PASUKAN: Pasukan bersenjata Tiongkok dalam sebuah parade di Beijing beberapa waktu lalu. (Dok: indonesian.cri.cn)

BEIJING- Tiongkok kembali menegaskan komitmennya kepada pembangunan secara damai dan kebijakan pertahanan secara wajar. Hal tersebut disampaikan juru bicara Kementerian Pertahanan Tiongkok menanggapi RUU Otorisasi Pertahanan Nasional AS (NDAA) 2025.

Juru bicara Zhang Xiaogang, Kamis (26/12) waktu setempat menegaskan NDAA AS membesar-besarkan apa yang disebut sebagai “ancaman militer Tiongkok” untuk membenarkan peningkatan belanja militer dan mempertahankan dominasi globalnya, kata Zhang dalam sebuah konferensi pers rutin di Beijing. Zhang menuduh rancangan undang-undang (RUU) tersebut sangat mencampuri urusan dalam negeri Tiongkok serta merongrong perdamaian dan stabilitas global.

Pada 18 Desember lalu, Senat AS melakukan pemungutan suara untuk meloloskan NDAA senilai 895 miliar dolar AS yang menyetujui belanja militer. Jumlah tersebut naik 1 persen dari jumlah anggaran tahun lalu sebesar 886 miliar dolar AS.

“Tiongkok tidak terlibat dalam perlombaan senjata dengan negara mana pun dan tetap menjadi pembela setia perdamaian dunia,” kata Zhang saat menjawab pertanyaan media terkait NDAA, yang mengidentifikasi Tiongkok sebagai salah satu tantangan utama bagi keamanan nasional AS.

Perang Dingin

Zhang mengungkapkan belanja militer AS, yang sudah menjadi yang terbesar di dunia, terus berkembang pesat dari tahun ke tahun. Lebih lanjut pihaknya menyoroti dampak buruk dari perang dan operasi militer di dunia yang telah mengakibatkan ratusan ribu orang tewas dan jutaan orang terluka serta membuat puluhan juta orang kehilangan tempat tinggal di seluruh dunia.

“Kami mendesak Amerika Serikat untuk meninggalkan mentalitas Perang Dingin dan pola pikir menang-kalah (zero-sum) serta menghentikan khayalan mereka untuk membendung dan mengungguli Tiongkok,” ungkapnya.

Zhang kembali menegaskan, jika militer Tiongkok akan mengambil langkah-langkah balasan yang tegas terhadap setiap pelanggaran atau provokasi untuk melindungi kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunan negara. (Ant,tb)

Share:

Berita Terbaru

AS Matangkan Opsi Serangan ke Iran, Pentagon-Gedung Putih Susun “Rencana Besar”

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Pentagon bersama Gedung Putih dilaporkan telah menyiapkan sejumlah skenario, termasuk opsi serangan militer skala besar, jika...

Tiongkok Santai Tanggapi Trump soal Kedekatan Inggris-Beijing

NEWSREAL.ID, BEIJING– Pemerintah Tiongkok menanggapi dingin kritik Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap hubungan Beijing dan London. Alih-alih terpancing, Tiongkok menegaskan tetap membuka pintu kerja...

Trump Buka Peluang Dialog dengan Iran, Opsi Militer Tetap Disiapkan

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan berencana melanjutkan pembicaraan dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan Trump...

Timur Tengah Memanas, Milisi Irak, Yaman, dan Lebanon Siap Bantu Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat menyusul kehadiran armada perang Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut. Sejumlah kelompok milisi sekutu Iran di Irak,...

MbS Tegaskan Wilayah Udara Arab Saudi Tak Boleh Digunakan untuk Serangan ke Iran

NEWSREAL.ID, RIYADH- Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS) menegaskan negaranya tidak akan mengizinkan wilayah udara maupun teritorial Arab Saudi digunakan...

Parlemen Eropa Tahan Laju Kesepakatan Dagang UE-AS

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Hubungan dagang lintas Atlantik kembali diuji. Di tengah dinamika politik dan ketegangan diplomatik, Parlemen Eropa memilih bersikap hati-hati dengan menahan sementara langkah lanjutan...

Seskab Ungkap Pembicaraan Prabowo-Macron

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian lawatan diplomatiknya ke Eropa. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara...

Militer Iran Tegaskan Soliditas Hadapi Ancaman AS

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah, jajaran militer Iran menyuarakan sikap tegas. Para komandan senior menekankan pentingnya persatuan angkatan bersenjata sebagai benteng...

Jejak Intelektual Indonesia Menggema di Pameran Buku Kairo

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia kembali menancapkan pengaruhnya dalam peta pemikiran Islam dunia. Setelah puluhan tahun absen, kehadiran Indonesia di panggung literasi internasional Cairo International Book Fair...

Iran Buka Suara soal Indonesia Gabung Board of Peace Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Iran merespons langkah Indonesia yang resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace), forum internasional gagasan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Teheran...

Trump Sindir Eropa di Davos: Tanpa AS, Kalian Sudah Bicara Bahasa Jerman

NEWSREAL.ID, DAVOS- Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial. Kali ini, Eropa jadi sasaran sindirannya setelah sejumlah negara menentang ambisinya untuk menguasai Greenland....

3.117 Orang Tewas dalam Demo Berdarah di Iran

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Setelah lama sunyi dan penuh spekulasi, Iran akhirnya buka suara. Data resmi korban tewas demo berdarah yang mengguncang negeri itu dirilis dan angkanya...

Leave a comment