Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Kadin-Hipmi Genjot Lahirnya Wirausaha Baru, Bidik Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Tim Redaksi, Admin
Minggu, 21 September 2025 01:49 WIB
Kadin-Hipmi Genjot Lahirnya Wirausaha Baru, Bidik Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
NEWSREAL.ID - PERTEMUAN KADIN-HIPMI: Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie (kiri) bersama dengan Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari (kanan) melakukan pertemuan di Jakarta, Kamis (18/9). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA Pertumbuhan ekonomi Indonesia ditargetkan bisa menembus angka 8 persen. Untuk itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) sepakat memperkuat penciptaan wirausaha baru yang mampu menyerap tenaga kerja sekaligus menopang investasi.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, mengatakan dunia usaha tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kerja tanpa lahirnya pengusaha-pengusaha baru. Menurutnya, ekosistem wirausaha yang sehat akan jadi motor penting pertumbuhan ekonomi ke depan.

“Kita berharap serapan tenaga kerja di industri terus meningkat. Tapi itu tidak cukup bila tidak ditopang pengusaha baru yang sukses,” ujar Anindya dalam pernyataannya di Jakarta, Sabtu (20/9).

Ia menambahkan, sinergi dengan pemerintah harus terus diperkuat. Selain itu, kebijakan yang mendukung pengembangan pengusaha kelas menengah perlu segera diwujudkan. Selama ini, usaha mikro dan kecil sudah terbantu dengan insentif PPN 0,5 persen.

Butuh Dukungan

Namun, menurutnya, kelas menengah butuh dukungan lebih, mulai dari akses permodalan, kemitraan, hingga pembinaan berkelanjutan. Lebih jauh, Anindya menyebut sejumlah program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, hingga hilirisasi pertanian, bisa membuka lapangan kerja baru sekaligus mendorong lahirnya entrepreneur lokal.

“Selama ini MBG hanya dilihat sebatas penyediaan makanan. Padahal, potensinya bisa menciptakan lapangan kerja secara masif,” katanya.

Ketua Umum BPP Hipmi, Akbar Himawan Buchari, menegaskan regulasi yang berpihak pada dunia usaha sangat dibutuhkan. Ia berharap pemerintah mendengar aspirasi pelaku usaha, baik yang bersifat jangka pendek, menengah, maupun panjang.

“Yang penting, pemerintah mendengar apa yang kami rasakan di lapangan, apa yang sudah kami kaji, lalu diberikan solusi konkret. Ada yang sifatnya cepat, ada juga yang jangka panjang,” ujar Akbar.

Ia menekankan, aspirasi dari dunia usaha melalui Kadin dan Hipmi diharapkan bisa menjadi masukan berharga bagi pemerintah. Dengan begitu, penciptaan wirausaha baru dapat berjalan efektif dan target pertumbuhan ekonomi 8 persen bukan sekadar wacana. (tb)

Berita Terbaru

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...

Peran Serta Masyarakat Bangun Dapur BGN Tinggi, Data Sebut Investasi Capai Rp54 triliun

BOGOR, newsreal.id – Partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat tinggi. Hal ini didasarkan pada data yang dicatat Badan...

Penggemar Wisata, Rangkaian New Generation Hadir di KA Bangunkarta dan Singasari

JAKARTA,newsreal.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berinovasi dalam layanan perkeretaapian. Mereka akan mengoperasikan rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) yang...

Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal

JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...

Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia

NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...

KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun

NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...

Hadapi Gejolak Geopolitik, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Pertamina (Persero) mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai langkah strategis menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Vice President...

Leave a comment