
NEWSREAL.ID, SURABAYA- Setelah menghadiri pertemuan dengan para kiai sepuh di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyatakan dirinya siap menempuh jalan islah.
Ia mengaku telah diberi ruang luas oleh para sesepuh untuk menjelaskan secara terbuka berbagai persoalan yang belakangan mengguncang tubuh PBNU.
Dalam forum yang digelar Forum Sesepuh & Mustasyar NU itu, Gus Yahya datang bersama dua nama baru yang ia tunjuk di struktur PBNU, Sekjen H Amin Said Husni dan Bendahara Umum Sumantri Suwarno yang menggantikan Gus Ipul dan Gudfan Arif Ghofur. Mereka ikut memberikan dokumen dan klarifikasi untuk meluruskan polemik internal yang berkembang.
Baca juga: Cak Imin: Kisruh PBNU Bikin Warga NU Kecewa Berat
Gus Yahya menyampaikan apresiasi mendalam atas kesempatan tersebut. Menurutnya, seluruh pertanyaan yang sebelumnya disampaikan melalui utusan Rais Aam Miftachul Akhyar telah dijawab secara lengkap, termasuk isu tata kelola keuangan yang ikut menjadi sumber kontroversi.
Ia juga menitipkan pesan penting kepada para kiai terkait keberlanjutan tatanan organisasi NU. Menurutnya, NU sejak awal dibangun dengan struktur yang ketat dan aturan jelas, sehingga ia berharap fondasi itu tidak goyah di tengah polemik.
Audit Keuangan
Terkait isu audit keuangan yang ramai dibicarakan, Gus Yahya menegaskan bahwa prosesnya justru telah terbuka. Ia menyebut ada manipulasi terhadap opini auditor, sehingga menurutnya perlu diluruskan agar tidak memperkeruh situasi.
Konflik internal PBNU sendiri memanas sejak beredarnya risalah rapat harian Syuriyah PBNU yang meminta Gus Yahya mundur dalam tiga hari. Dokumen itu diteken Rais Aam Miftachul Akhyar dan diikuti terbitnya surat edaran yang menyebut Gus Yahya bukan lagi ketua umum sejak 26 November 2025.
Gus Yahya menolak keras keputusan tersebut, menyebut surat itu tidak sah, dan melakukan sejumlah langkah balik, termasuk mengganti Sekjen dan Bendahara Umum PBNU.
Baca juga: Gus Yahya Reshuffle Pengurus, Gus Ipul Dicopot dari Jabatan Sekjen PBNU
Tak lama kemudian, Rais Aam KH Miftachul Akhyar muncul di Surabaya dan kembali menegaskan bahwa kepemimpinan PBNU berada di tangan Rais Aam sambil menyiapkan muktamar serta membentuk tim pencari fakta.
Di tengah memanasnya situasi, para kiai sepuh dari berbagai pesantren besar, Lirboyo, Ploso, hingga beberapa kiai yang hadir via Zoom seperti KH Ma’ruf Amin dan KH Said Aqil Siroj, ikut turun tangan membentuk Forum Musyawarah Sesepuh NU. Forum ini secara tegas meminta semua pihak menahan diri dan mencari jalan damai.
Usai pertemuan di Tebuireng, sinyal adem mulai muncul. Gus Yahya menegaskan kembali kesiapannya untuk berdamai dan terus berkomunikasi dengan para kiai serta struktur PWNU dan PCNU di seluruh Indonesia demi menemukan penyelesaian terbaik bagi NU. (ct)
Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner
JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...
Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya
JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...
Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN
Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...
Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas
JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...
Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati
JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...
Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi
JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...
Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung
JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...
Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi
BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...
Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi
JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional
JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....
Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara
JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...
Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan
JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...