Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Berita Daerah

Pemkab Purworejo Kerahkan Alat Berat

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 23 Januari 2025 12:33 WIB
Pemkab Purworejo Kerahkan Alat Berat
NEWSREAL.ID - LOKASI LONGSOR: Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana mengunjungi lokasi longsor di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Rabu (22/1). (Dok: Pemprov Jateng)
  • Bencana Longsor Donorati

PURWOREJO- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Purworejo mengerahkan 2 unit ekskavator dan 2 dump truck, bantuan logistik, serta personel, untuk membersihkan material tanah longsor di Desa Donorati Kecamatan Purworejo, Rabu (22/1).

Upaya tersebut dilakukan agar akses jalan utama Purworejo-Tlogorejo yang tertutup longsor, dapat segera dilewati warga. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Purworejo, Dede Yeni Iswantini, menjelaskan, warga setempat telah melakukan kerja bakti secara manual untuk membersihkan tanah, tetapi hasilnya tidak maksimal karena luasan tanah yang longsor cukup besar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para warga, TNI, Polri serta relawan yang sudah turut membantu, sebelum alat berat kami dan PUPR datang,” ujar Dede. Pihaknya mengingatkan warga yang tinggal di daerah rawan longsor di Desa Donorati, untuk selalu waspada. Apalagi menurut perkiraan BMKG, puncak hujan akan terjadi pada Februari.

“Kami mengimbau kepada warga, terutama yang tinggal di tepi lereng atau daerah rawan longsor, untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman, saat hujan deras turun,” ujarnya.

Modifikasi Cuaca

Sebelumnya, Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana meminta kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar segera melakukan operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) di wilayah Kabupaten Pekalongan. Hal itu guna mempercepat pencarian korban hilang dan penanganan bencana longsor di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan.

Permintaan tersebut disampaikan Nana Sudjana kepada Kepala BNPB Suharyanto, di sela rapat koordinasi penanganan dan penanggulangan bencana tanah longsor di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Rabu (22/1).

“Dalam beberapa waktu ke depan, perlu ada operasi TMC lagi di Jawa Tengah. Hujan satu pekan terakhir cukup lebat dan intensitasnya tinggi,” kata Nana. Saat ini, penanganan bencana di daerah tersebut masih fokus pada pencarian orang hilang.

Berdasarkan pantauan di lapangan hingga Rabu (22/1), pukul 18.20 WIB, korban meninggal dunia yang ditemukan sebanyak 21 orang. Informasi yang dihimpun, korban terakhir ditemukan di sungai. Sehingga saat ini masih ada enam orang yang dilaporkan hilang belum ditemukan. “Fokus penanganan adalah korban dan pencarian (korban) hilang. Kita sudah melakukan langkah pencarian korban, dengan personel gabungan yang ada,” kata Nana.

Penenganan bencana ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Satpol PP, dan relawan. Total personel mencapai 550-an orang. Mereka terbagi sesuai fokus penanganan seperti pencarian orang hilang, membuka akses jalan, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, dan lainnya. Terkait bencana longsor di Pekalongan, Pemprov Jateng telah menyalurkan bantuan senilai Rp207 juta. Selain itu, BNPB juga menyalurkan bantuan senilai Rp289 juta.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, permintaan operasi TMC tersebut diajukan untuk memudahkan pencarian dan mengantisipasi adanya bencana susulan. Khusus di wilayah Pekalongan, akan dilakukan TMC mulai Kamis (23/1) hingga sepekan ke depan.

Menurut Suharyanto, salah satu kendala pencarian korban hilang adalah faktor cuaca. Dalam dua hari terakhir terjadi hujan di tengah-tengah pencarian. Selain itu juga beberapa alat berat yang belum bisa masuk, karena akses tertutup.

Berdasarkan rapat koordinasi, pencarian korban hilang akan terus dilakukan sampai ketemu. Berdasarkan Standart Operational Procedure (SOP), waktu pencariannya memang 7×24 jam, namun telah disepakati akan ada penambahan waktu, sesuai permintaan ahli waris atau keluarga korban yang berharap keluarganya ditemukan.

Sementara itu, untuk kebutuhan dasar masyarakat yang mengungsi, akan dipenuhi selama masa tanggal darurat. Bupati Pekalongan telah menetapkan masa tanggap darurat bencana selama dua minggu. (tb)

Share:

Berita Terbaru

Salat Idulfitri di Simpanglima, Gubernur Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Kepedulian

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berbaur dengan ribuan warga saat melaksanakan Salat Idulfitri 1447 H di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Sabtu (21/3/2026). Luthfi...

Lebaran di Balai Kota Semarang: Ribuan Warga Tumpah, Toleransi Makin Terasa

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa kuat di halaman Balai Kota Semarang saat ribuan warga memadati lokasi untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1447...

Lebaran, 10 Puskesmas di Semarang Tetap Buka 24 Jam Lengkap IGD

NEWSREAL.ID, SEMARANG– Kabar baik untuk pemudik dan warga, sebanyak 10 puskesmas di Kota Semarang tetap buka selama libur Idul Fitri 2026. Seluruhnya dilengkapi Instalasi Gawat...

BBM dan Listrik di Jateng Dipastikan Aman Saat Lebaran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan pasokan energi di Jawa Tengah aman selama arus mudik dan Idul Fitri 2026. Stok bahan bakar minyak (BBM) hingga listrik disebut...

Pemkot Semarang Gelar Shalat Idulfitri di Halaman Balai Kota

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemkot Semarang siap menggelar Shalat Idulfitri 1447 H/2026 M di halaman Balai Kota, Jalan Pemuda No. 148. Momen ini bakal jadi ajang kumpul...

Cek Posko Mudik, Wali Kota: Jalur Darat Waspada, One Way Siap Diterapkan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti turun langsung memantau sejumlah posko pelayanan mudik bersama Forkopimda, Rabu (18/3/2026), untuk memastikan kesiapan jelang puncak arus...

Safari Ramadan di Polrestabes, Forkopimda Kompak Jaga Kondusivitas Kota

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan Safari Ramadan dan Tarawih Keliling Pemerintah Kota Semarang bersama Forkopimda di Masjid Al Hidayah Polrestabes Semarang,...

Plat Merah Masih Wira-Wiri Saat Lebaran? Agustina: Itu Lagi Tugas, Bukan Jalan-Jalan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng angkat bicara soal kemungkinan kendaraan dinas atau mobil pelat merah yang masih terlihat beroperasi saat libur Lebaran 2026....

Kapolrestabes Semarang Tekankan Pelayanan Maksimal Saat Mudik

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kapolrestabes Semarang, M Syahduddi, bersama Dandim 0733/Kota Semarang, Priyo Handoyo, melakukan kunjungan kerja ke Pos Pelayanan (Posyan) di Stasiun Tawang, Senin (16/3/2026) malam....

Mudik Gratis, Ahmad Luthfi Berangkatkan Ratusan Warga Jateng dari Pasar Senen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, melepas ratusan peserta program Mudik Gratis 2026 dengan moda kereta api dari Stasiun Pasar Senen, Selasa (17/3/2026). Keberangkatan ditandai dengan...

Polda Jateng Siapkan One Way Lokal dari Kalikangkung ke Bawen

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Polda Jawa Tengah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik Lebaran 2026. Direktur Lalu Lintas...

Posko Mudik di Mangkang Jadi Oase Pemudik, Wali Kota Agustina: Ini Bukti Semarang Masih Guyub

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menghadiri peresmian Posko Mudik Lebaran yang didirikan oleh GP Ansor, Banser, dan KNPI Kota Semarang di kawasan Mangkang...

Leave a comment