
RIYADH- Amerika Serikat dan Rusia sepakat rujuk atau memulihkan masalah misi diplomatik kedua negara usai menggelar pertemuan di Riyadh, Arab Saudi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Selasa (18/2) mengatakan, pihaknya dan Kremlin setuju untuk menunjuk pejabat guna “membangun kembali fungsionalitas misi” diplomatik masing-masing.
Selama beberapa tahun terakhir, AS dan Rusia mengusir diplomat satu sama lain dan membatasi penunjukan staf baru di kantor perwakilan kedua negara. Aksi ini menyebabkan staf kedutaan masing-masing negara sangat tipis.
Rubio berujar langkah tersebut “benar-benar mengurangi kemampuan kami untuk beroperasi di Moskow.” “Kami perlu memiliki misi diplomatik yang dinamis yang mampu berfungsi secara normal agar dapat melanjutkan hubungan ini,” kata Rubio kepada Associated Press.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, pada kesempatan terpisah mengatakan, negaranya sepakat untuk menyelesaikan masalah misi diplomatik ini. Lavrov menuturkan Moskow dan Washington sudah berkomitmen untuk menunjuk diplomat di ibu kota masing-masing sesegera mungkin.
Sejak Rusia melancarkan invasi ke Ukraina, AS di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden melakukan pembatasan signifikan terhadap misi diplomatik Rusia di negara itu. Sejumlah diplomat Kremlin diusir dari AS, baik karena invasi maupun karena tindakan Rusia lainnya.
Pembatasan Personel
Sebelum invasi, para pejabat AS juga sudah mengeluh bahwa mereka hanya bisa “hadir sementara” di Rusia usai Moskow memberlakukan pembatasan personel pada misi diplomatik AS. Langkah Rusia akhirnya memaksa Washington menutup konsulatnya di Vladivostok dan Yekaterinburg.
Rubio dan Lavrov memimpin delegasi negara masing-masing dalam pembicaraan di Arab Saudi pada Selasa (18/2). Kedua negara bertemu untuk membahas negosiasi damai atas perang di Ukraina.
Pertemuan AS dan Rusia ini telah membuat tegang Ukraina dan negara-negara Eropa. Sebab, Ukraina selaku negara yang diinvasi, tak diundang dalam pembicaraan. Sementara itu, Eropa merupakan kawasan meletusnya perang, dan awal mula perang pecah lantaran Ukraina berniat gabung dengan NATO. (cnnind,tb)
Fasilitas Gas Iran Diserang Usai Trump Klaim Dialog
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah terus memanas setelah sejumlah fasilitas gas di Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan, hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat...
Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Tuding Trump Sebar Isu Demi Stabilkan Pasar
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran membantah keras adanya negosiasi dengan Amerika Serikat di tengah meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf...
Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal, Bangunan Rusak dan Enam Luka
NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan udara kembali mengguncang Tel Aviv setelah Iran meluncurkan rudal ke sejumlah titik di kota tersebut, Selasa (24/3/2026). Serangan ini menyebabkan kerusakan...
Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Tapi Tidak untuk AS dan Israel
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tetap membuka akses pelayaran di Selat Hormuz bagi kapal-kapal internasional, dengan pengecualian terhadap kapal yang terafiliasi dengan Amerika Serikat dan...
Tekan Biaya Perang, Israel Disebut Mulai Gunakan Amunisi Lawas
NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Tekanan biaya perang yang terus membengkak disebut mulai berdampak pada strategi militer Israel. Dalam perkembangan terbaru, militer Israel dikabarkan mulai menggunakan amunisi...
Kim Jong Un Kembali Terpilih Pimpin Korea Utara
NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un kembali terpilih untuk memimpin pemerintahan setelah parlemen negara tersebut secara resmi menunjuknya sebagai Presiden Urusan Negara. Keputusan...
Mufti Agung Libya Serukan Umat Islam Dukung Iran
NEWSREAL.ID, TRIPOLI- Mufti Agung Libya, Sheikh Sadiq al-Ghariani menyerukan umat Islam untuk memberikan dukungan kepada Iran di tengah konflik yang terus memanas dengan Amerika Serikat...
Iran Ancam Tebar Ranjau Laut, Teluk Persia Terancam Lumpuh Total
NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Iran mengeluarkan ancaman keras dengan menyatakan siap menebar ranjau laut di seluruh wilayah Teluk Persia apabila...
Iran Balas Ancam AS: Infrastruktur Energi dan Air Negara Teluk Jadi Target
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman serius terhadap negara-negara Teluk yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel....
Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Solidaritas Indonesia untuk Iran
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia....
IRCS Klaim 80 Ribu Lokasi Sipil Diserang AS-Israel, Korban Jiwa Terus Bertambah
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Presiden Iranian Red Crescent Society (IRCS), Pirhossein Kolivand, mengungkapkan bahwa lebih dari 80.000 lokasi sipil di Iran telah menjadi sasaran serangan sejak pecahnya...
Pesan Nowruz, Pemimpin Iran Klaim Musuh Mulai Dikalahkan
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan pihak-pihak yang memusuhi negaranya mulai mengalami kekalahan di tengah konflik yang memanas di kawasan. Pernyataan itu disampaikan dalam...

