Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional Segera Digunakan

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 2 Februari 2025 15:21 WIB
Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional Segera Digunakan
NEWSREAL.ID - PILAR SOSIAL: Mensos Syaifullah Yusuf menghadiri Dialog Pilar-Pilar Sosial Kabupaten Banyumas di Pendopo Si Panji Purwokerto, Banyumas, Sabtu (1/2). (Dok: Kemensos)

PURWOKERTO- Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul memastikan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) akan segera digunakan sehingga penerima bantuan sosial dari pemerintah bisa tepat sasaran.

“Sesuai arahan Presiden, kita harus mengentaskan kemiskinan secara kolaboratif, sinergis, dan hasilnya signifikan,” kata Gus Ipul seusai menghadiri Dialog Pilar-Pilar Sosial Kabupaten Banyumas di Pendopo Si Panji Purwokerto, Banyumas, Sabtu (1/2).

Terkait dengan hal itu, pihaknya harus membuat perencanaan yang baik mengenai bagaimana berbagai intervensi pemerintah benar-benar tepat sasaran yang dimulai dengan membuat data terbaru (DTSEN, red.) yang tunggal, sehingga masalah pengentasan kemiskinan menjadi intervensi semua kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Pihaknya mengharapkan penggunaan data tunggal yang disebut dengan DTSEN itu dapat direalisasikan pada tahun 2025. “Kami lihat kalau memang ini (DTSEN, red.) selesai dalam waktu dekat, triwulan pertama pun akan menggunakan data terbaru. Maka itu nanti kalau ada yang enggak dapat (bantuan) ya harus sabar, harus diasesmen lagi, harus dilihat lagi, diperiksa lagi, dikonsolidasi lagi karena memang harus kita akui ada yang tidak tepat sasaran,” ucapnya.

Ia mengatakan bagi keluarga miskin yang tidak menerima bantuan karena belum masuk dalam DTSEN diberi kesempatan untuk terdata melalui dua jalur, yakni jalur resmi lewat RT/RW, desa/kelurahan, dan kepala daerah, sedangkan jalur kedua melalui aplikasi Cek Bansos. Menurut dia, masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam mengevaluasi dan mengoreksi data penerima bantuan sosial.

Disinggung mengenai para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang ditargetkan melakukan graduasi minimal pada 10 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) per tahun untuk mengentaskan kemiskinan, Mensos mengatakan selama ini sudah ada upaya graduasi terhadap KPM namun belum ada target dan berjalan secara alamiah.

“Itu berarti enggak ada suatu peninggalan yang baik. Sekarang kita mau semua harus ada target sesuai dengan uang yang sudah dikeluarkan, setiap uang yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah harus terukur, mulai dari outcome-nya, output-nya, benefitnya, dampaknya, itu harus terukur semua, enggak boleh kerja semaunya sendiri,” jelasnya.

Bahkan, kata dia, pendamping sosial tidak boleh bekerja sendiri-sendiri melainkan harus bersinergi dengan pemerintah daerah karena selama ini masih kurang koordinasi dan data masih masing-masing.

“Ke depan ini, insyaallah dengan arahan Presiden, yang sekarang ini semua sedang berusaha mengikis ego sektoralnya. Kalau dulu ‘kan Kementerian Sosial sendiri, ini sendiri, ini sendiri, tapi sekarang kata Presiden, kita enggak bisa lagi sendiri-sendiri, harus bersama,” lanjutnya.

Menyamakan Persepsi

Terkait dengan Dialog Pilar-Pilar Sosial Kabupaten Banyumas, dia mengatakan hal itu ditujukan untuk menyamakan persepsi dan langkah dengan pola kerja yang baru. “Saya bersama Pak Wamen (Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, red.) secara bergantian untuk bisa bertemu, datang bersama-sama, dengan para pendamping terutama ya karena mereka menjadi ujung tombak kami,” ucap Gus Ipul yang didampingi Wamensos Agus Jabo Priyono.

Karena itu, lanjutnya, para pendamping harus tahu terhadap apa yang mereka kerjakan dan harus punya target sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Penjabat Bupati Banyumas Iwanuddin Iskandar memastikan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Banyumas mengalami penurunan signifikan. Kendati demikian, dia mengaku, belum bisa menyampaikan data kemiskinan ekstrem terbaru di Banyumas sebelum data tunggal dari pemerintah pusat berupa DTSEN tersebut dirilis secara resmi.

“Saya tidak berani mendahului, jangan sampai nanti melebihi data. Tadi sudah jelas, nanti tidak ada data dari kabupaten dan provinsi, datanya hanya satu dari pemerintah pusat,” kata dia.

Setelah menghadiri Dialog Pilar-Pilar Sosial Kabupaten Banyumas, Mensos dan Wamensos mengunjungi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemensos “Sentra Satria” di Baturraden, Banyumas, untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa penyaluran berbagai bantuan yang secara keseluruhan bernilai Rp384.480.000. (Ant,tb)

Share:

Berita Terbaru

Anggaran Pendidikan Dipakai MBG Digugat, Dosen-Guru Minta MK Turun Tangan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemanfaatan anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai penolakan. Kali ini, gugatan resmi diajukan dosen dan guru ke Mahkamah Konstitusi...

Awal Puasa 2026 Bisa Berbeda, BRIN Prediksi Ramadan Mulai 19 Februari

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Potensi beda awal puasa kembali muncul tahun depan. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada 19...

Pengangguran RI Masih 7,35 Juta Orang, Lulusan SMK Paling Banyak Nyari Kerja

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jumlah pengangguran di Indonesia memang turun, tapi angkanya masih bikin mikir. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 7,35 juta orang yang belum bekerja...

Soal Iuran Board of Peace, Seskab: Nggak Wajib

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Isu iuran miliaran dolar ke Board of Peace akhirnya dijelaskan pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian itu...

Prabowo Gaspol Urusan Sampah, Riset Diminta Turun Tangan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Masalah sampah tak mau lagi dibiarkan jadi cerita lama yang berulang. Presiden RI Prabowo Subianto meminta persoalan sampah dibereskan lewat riset dan teknologi...

BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, akan berakhir pada Februari...

Menteri PU Laporkan Serapan Anggaran 2025 Tembus 95 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan realisasi anggaran Kementerian PU sepanjang tahun 2025 mencapai 95,23 persen atau setara Rp106,78 triliun dari total...

Jelang Lebaran 2026, Mentan Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pasokan pangan...

Ramadan 2026, Baznas Gulirkan 29 Program dari Zakat hingga Layanan Mudik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan puluhan program unggulan yang dirancang untuk memperluas manfaat zakat,...

Bahas Board of Peace Gaza, Prabowo Panggil Ormas Islam ke Istana

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Isu keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) segera dibawa ke meja diskusi Istana. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu...

Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka? Bertemu di Pilpres 2029

NEWSREAL.ID, BOGOR- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbedaan sikap terhadap kepemimpinannya adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar ketidaksukaan itu tidak disalurkan...

Soal Dewan Perdamaian, MUI Tunggu Penjelasan Langsung Presiden

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum buru-buru menyimpulkan sikap terkait keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Organisasi keagamaan ini...

Leave a comment