Internasional

Tak Ada Perjanjian Damai di Ukraina Tanpa Eropa

Tim Redaksi, Admin
Senin, 17 Februari 2025 09:17 WIB
Tak Ada Perjanjian Damai di Ukraina Tanpa Eropa
NEWSREAL.ID - KONFERENSI KEAMANAN: Para menteri luar negeri dari Ukraina, Prancis, Inggris Raya, Spanyol, Italia, Polandia, Jerman dan Uni Eropa menghadiri Konferensi Keamanan Munich, kemarin. (Dok: Ist)

MUNICH- Para menteri luar negeri Eropa yang hadir dalam Konferensi Keamanan Munich menegaskan, perdamaian di Ukraina dan kawasan sekitarnya tidak dapat dicapai tanpa upaya yang dipimpin oleh Eropa.

Para pemimpin Eropa tersebut memperingatkan agar tidak ada tekanan eksternal yang mengabaikan kepentingan strategis benua tersebut. “Tidak akan ada perdamaian yang langgeng jika bukan perdamaian yang disetujui oleh Eropa,” kata Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock, menggarisbawahi peran penting Eropa dalam menjaga keamanan dan stabilitas regional.

Baerbock menggambarkan situasi saat ini sebagai “momen eksistensial,” di mana Eropa harus bersatu dan menunjukkan kekuatannya dalam menghadapi ancaman eksternal. “Musuh terbesar kita saat ini adalah Rusia di bawah kepemimpinan Putin karena dia telah menyatakan perang terhadap perdamaian dan demokrasi Eropa,” katanya.

Menurutnya, perang Rusia di Ukraina bukan hanya ancaman bagi satu negara, tetapi bagi seluruh benua serta aliansinya. “Putin telah menyatakan dengan jelas… ini bukan hanya perang terhadap Ukraina. Ini adalah perang terhadap NATO, terhadap Eropa, terhadap Amerika dan terhadap dunia bebas,” tambahnya.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot menyuarakan sentimen tersebut dengan mengatakan, “Eropa adalah benua yang telah berhasil menahan invasi skala penuh Rusia.”

Ia menambahkan bahwa perang ini justru semakin memperkuat persatuan Eropa, dengan negara-negara mulai meningkatkan anggaran pertahanan guna menjamin keamanan jangka panjang.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Polandia Radoslaw Sikorski mengeklaim bahwa Rusia tetap menjadi ancaman berkelanjutan bagi demokrasi dan stabilitas Eropa. “Di Polandia, kami tidak meragukan bahwa ancaman terhadap Eropa, terhadap demokrasi liberal, terhadap kesopanan, berasal dari Rusia di bawah Putin,” tambahnya.

Dia mengatakan pemerintahnya telah meningkatkan anggaran pertahanan menjadi 4,7 persen dari PDB karena urgensi situasi. Sikorski juga memperingatkan bahwa Eropa kini membayar harga atas kelalaiannya selama bertahun-tahun dalam pengeluaran pertahanan.

“Cepat atau lambat, kita harus terlibat (di Ukraina). Ini adalah krisis yang terjadi karena Eropa terlalu lama menikmati “dividen perdamaian” tanpa kesiapan yang memadai, katanya. Dia juga menunjukkan kesalahan masa lalu, menekankan perlunya menghindari janji-janji kosong.

Jaminan Keamanan

“Ukraina sudah memiliki jaminan keamanan yang terbukti tidak berarti,” kata Sikorski, memperingatkan terhadap komitmen keamanan yang tidak efektif. “Tidak ada yang lebih berbahaya dalam hubungan internasional selain jaminan kosong, imbuhnya.

Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy menegaskan kembali komitmen pemerintahnya terhadap Ukraina, menekankan dampak keamanan yang lebih luas bagi Eropa. “Putin tidak akan mundur. Ini adalah pertanyaan eksistensial bagi Eropa,” katanya.

Baerbock juga menekankan bahwa mendukung Ukraina secara finansial dan militer sangat penting bagi keamanan Eropa. “Inilah yang kami perjuangkan, dan inilah sebabnya kami membentuk paket keamanan, yang belum pernah terlihat sebelumnya,” katanya.

Dia juga menekankan bahwa perang di Ukraina saling terkait dengan konflik global lainnya, termasuk di Timur Tengah. “Jika Anda tidak mendukung Brussels, Anda mendukung Moskow,” kata Baerbock memperingatkan, menyoroti implikasi geopolitik yang lebih luas.

Aspek lainnya yang diangkat dalam pertemuan tersebut adalah strategi perang hibrida yang digunakan Rusia untuk melemahkan stabilitas Eropa. “Ini adalah perang hibrida,” katanya, mengacu pada campur tangan yang terlihat dalam pemilihan umum Eropa dan operasi pengaruh yang bertujuan mengganggu stabilitas lembaga demokrasi di seluruh benua. (Ant,tb)

Share:

Berita Terbaru

Senyum Protokoler dan Pengawal Prancis Saat Foto Bersama Presiden Prabowo

PRANCIS,NEWSREAL.id – Ada momen hangat yang mewarnai akhir kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris, Republik Prancis. Bukan di ruang pertemuan ataupun forum resmi,...

Israel-Rusia Dituding Negara Pelaku Kekerasan Seksual, Masuk Daftar Hitam

NEW YORK, NEWSREAL.id – Sebuah informasi mencengangkan dunia internasional ! Berikut ini adalah salah satu kengerian negeri yang saat ini menjadi perbincangan publik yakni, Israel...

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA

PARIS.NEWSREAL.id –Presiden Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif...

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Naik Lagi

JAKARTA,NEWSREAL.id– Amerika Serikat (AS) dan Iran tak juga akur. Di Selat Hormuz keduanya mengklaim saling serang. Hal ini tentu saja membaut perairan hangat kembali terjadi....

Diaspora Indonesia di Paris Rasakan Kehangatan Idul Adha Bersama Presiden Prabowo

PARIS,NEWSREAL.id – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang...

Dipenuhi Perasaan Haru, Diaspora Sambut Kepala Negara di Paris

PARIS,NEWSREAL.id – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah menanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias. Mereka berkerumunan di hotel tempat Kepala Negara...

Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla

JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...

Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia

SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...

Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One

JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...

19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji

MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Leave a comment