Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Indonesia-Yordania Desak Gencatan Senjata di Gaza

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 15 April 2025 15:19 WIB
Indonesia-Yordania Desak Gencatan Senjata di Gaza
NEWSREAL.ID - NOTA KESEPAHAMAN: Presiden RI, Prabowo Subianto, dan Raja Yordania, Abdullah II bin Al-Hussein, menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) strategis antara Indonesia dan Kerajaan Yordania Hasyimiyah, di Istana Al Husseiniya, Amman, Senin, (14/4). (Dok: BPMI Setpres)

AMMAN- Republik Indonesia dan Kerajaan Yordania sepakat mendesak gencatan senjata atas agresi militer Israel di Jalur Gaza, Palestina. Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan topik itu menjadi salah satu bahasan dalam pertemuannya dengan Raja Abdullah II dalam kunjungan resmi ke Yordania pada 13-14 April 2025.

“Juga kami mendesak segera ada gencatan senjata,” kata Prabowo di Amman, Yordania, Senin (14/4). Selain mendesak gencatan senjata. Prabowo mengatakan mereka juga turut membahas bantuan kemanusiaan ke Gaza. “Dan kita akan menawarkan apa yang bisa kita bantu untuk mempercepat proses perdamaian,” ucapnya.

Yordania jadi salah satu tujuan lawatan Prabowo ke kawasan Timur Tengah dan Turki dalam sepekan terakhir. Yordania menjadi negara terakhir dalam lawatan kali ini sebelum kembali ke Indonesia.

Sebelumnya, Prabowo telah lebih dulu melakukan lawatan ke Uni Emirat Arab, Turki, Mesir, dan Qatar. Kunjungan ini merupakan upaya diplomasi RI dalam memperluas kerja sama dengan negara-negara mitra strategis di kawasan Timur Tengah.

Salah satunya ialah Prabowo berkonsultasi soal rencana mengevakuasi 1.000 warga Gaza, Palestina ke Indonesia.

Ia menegaskan Indonesia akan menjalankan rencananya itu manakala mendapatkan restu dari seluruh pihak, termasuk negara-negara yang saat ini aktif membantu rakyat Gaza.

Agresi Brutal

Dalam beberapa bulan terakhir militer Israel melakukan agresi secara brutal ke wilayah Gaza, Palestina. Teranyar, militer Israel kembali melanjutkan aksi serangan udara ke wilayah Gaza pada Sabtu (12/4) lalu.

Mengutip dari Aljazeera, sejumlah wilayah yang dibombardir serangan udara di Gaza adalah Rafah, Khan Younis, Nuseirat, dan Shujayea. Sebelumnya, pada Jumat (11/3) kemarin, militer Israel telah mengeluarkan peringatan kepada warga sipil untuk mengungsi dari wilayah Khan Younis dan Shujayea.

Di Shujayea, pada Sabtu lalu, dilaporkan sebuah rumah dibom Israel sehingga membuat dua warga Palestina di dalamnya tewas. Kemudian di Khan Younis, sebuah rumah dibom sehingga banyak jatuh korban. Nahasnya, ambulans kesulitan menuju lokasi untuk mengevakuasi korban karena akses yang teradang puing-puing. Dalam serangan ke kamp pengungsi, satu warga Palestina dilaporkan tewas. Kemudian sebuah quadcopter milik Israel melepaskan serangan ke seorang warga di Nuseirat. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

Palestina Desak Dunia Bertindak atas Rencana Israel Perluas Kendali di Tepi Barat

NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Pemerintah Palestina menyerukan respons tegas dari komunitas internasional menyusul rencana Israel yang dinilai akan mengubah status hukum dan politik Tepi Barat yang diduduki,...

Indonesia Angkat Solusi Dua Negara di KTT D-8, Dorong Akhir Konflik Gaza

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Isu penyelesaian konflik Israel-Palestina bakal menjadi salah satu perhatian utama Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi Developing Eight (KTT D-8) tahun ini. Pemerintah memastikan...

Iran: AS Sentuh Teheran, Israel Jadi Sasaran Balasan

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah kembali naik level. Iran memberi peringatan keras bahwa setiap serangan Amerika Serikat ke wilayahnya akan langsung dibalas, bukan hanya...

New START Habis Masa Berlaku, Rusia Buka Opsi Langkah Nuklir Selanjutnya

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Babak baru hubungan strategis Rusia dan Amerika Serikat resmi dimulai. Mulai 4 Februari 2026, Moskow menyatakan tak lagi terikat oleh kewajiban apa pun...

AS Matangkan Opsi Serangan ke Iran, Pentagon-Gedung Putih Susun “Rencana Besar”

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Pentagon bersama Gedung Putih dilaporkan telah menyiapkan sejumlah skenario, termasuk opsi serangan militer skala besar, jika...

Tiongkok Santai Tanggapi Trump soal Kedekatan Inggris-Beijing

NEWSREAL.ID, BEIJING– Pemerintah Tiongkok menanggapi dingin kritik Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap hubungan Beijing dan London. Alih-alih terpancing, Tiongkok menegaskan tetap membuka pintu kerja...

Trump Buka Peluang Dialog dengan Iran, Opsi Militer Tetap Disiapkan

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan berencana melanjutkan pembicaraan dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan Trump...

Timur Tengah Memanas, Milisi Irak, Yaman, dan Lebanon Siap Bantu Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat menyusul kehadiran armada perang Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut. Sejumlah kelompok milisi sekutu Iran di Irak,...

MbS Tegaskan Wilayah Udara Arab Saudi Tak Boleh Digunakan untuk Serangan ke Iran

NEWSREAL.ID, RIYADH- Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS) menegaskan negaranya tidak akan mengizinkan wilayah udara maupun teritorial Arab Saudi digunakan...

Parlemen Eropa Tahan Laju Kesepakatan Dagang UE-AS

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Hubungan dagang lintas Atlantik kembali diuji. Di tengah dinamika politik dan ketegangan diplomatik, Parlemen Eropa memilih bersikap hati-hati dengan menahan sementara langkah lanjutan...

Seskab Ungkap Pembicaraan Prabowo-Macron

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian lawatan diplomatiknya ke Eropa. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara...

Militer Iran Tegaskan Soliditas Hadapi Ancaman AS

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah, jajaran militer Iran menyuarakan sikap tegas. Para komandan senior menekankan pentingnya persatuan angkatan bersenjata sebagai benteng...

Leave a comment