Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Israel Serang Sekolah dan RS Anak

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 24 April 2025 10:06 WIB
Israel Serang Sekolah dan RS Anak
NEWSREAL.ID - KERUSAKAN SEKOLAH: Warga Palestina memeriksa kerusakan di sekolah yang menjadi tempat penampungan pengungsi pasca serangan Israel. (Foto: Reuters)

GAZA CITY- Israel menyerang sekolah yang menampung banyak keluarga terlantar di Gaza utara pada Rabu (23/4). Tim medis mengungkapkan sedikitnya 10 orang tewas akibat serangan tersebut.

Petugas medis mengatakan serangan udara di Sekolah Yaffa di wilayah Tuffah, Kota Gaza membakar tenda dan ruang kelas. Belum ada komentar dari Israel tentang serangan sekolah tersebut.

Beberapa perabotan masih terbakar beberapa jam setelah serangan itu ketika orang-orang mencari barang-barang mereka di ruang kelas yang menghitam dan halaman sekolah.
“Kami sedang tidur dan tiba-tiba ada sesuatu yang meledak, kami mulai mencari dan menemukan seluruh sekolah terbakar, tenda-tenda di sana-sini terbakar, semuanya terbakar,” kata saksi mata, Um Mohammed Al-Hwaiti.

“Orang-orang berteriak dan orang-orang membawa orang, (orang-orang) yang hangus, anak-anak yang hangus, dan berjalan sambil berkata, Ya Tuhan, Tuhan, kami tidak punya siapa-siapa selain Engkau. Apa yang bisa kami katakan? Ya Tuhan, hanya Engkau,” katanya kepada Reuters. Tak hanya serang sekolah, negara Zionis tersebut pada hari yang sama juga menyerang rumah sakit anak-anak.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan rudal Israel menghantam gedung atas Rumah Sakit Anak Durra di Kota Gaza, merusak unit perawatan intensif dan menghancurkan sistem panel surya yang memasok listrik ke fasilitas tersebut.

Banyak warga Palestina juga disebut masih terperangkap di bawah bangunan, karena tim penyelamat tidak dapat menjangkau mereka imbas pemboman terus berlangsung. Serangan itu juga telah mengenai puluhan buldoser dan mesin yang digunakan untuk membersihkan jalan, membuang puing-puing, dan untuk melakukan operasi penyelamatan.

Ribuan Tewas

Sejak gencatan senjata Januari berakhir pada 18 Maret, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 1.600 warga Palestina, dan ratusan ribu orang mengungsi saat Israel merebut apa yang disebut zona penyangga tanah Gaza. Israel juga memblokade semua barang yang masuk ke Gaza, termasuk bahan bakar dan listrik, sejak awal Maret.

Pada Rabu (23/4), menteri luar negeri Jerman, Prancis, dan Inggris bersama-sama meminta Israel mematuhi hukum internasional dan mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan tanpa hambatan ke Gaza.

Mereka juga mendesak agar gencatan senjata diberlakukan kembali. Selain itu, mereka juga meminta para sandera yang masih ditahan Hamas dibebaskan. “Bantuan kemanusiaan tidak boleh digunakan sebagai alat politik dan wilayah Palestina tidak boleh dikurangi atau mengalami perubahan demografi,” kata para menteri dalam sebuah pernyataan bersama.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Oren Marmorstein, menolak pernyataan tersebut. Ia mengklaim tidak ada kekurangan bantuan di Gaza. Pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan kesaksian dokter dan warga sipil mengatakan bahwa persediaan medis dan makanan menipis di Gaza. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

AS Matangkan Opsi Serangan ke Iran, Pentagon-Gedung Putih Susun “Rencana Besar”

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Pentagon bersama Gedung Putih dilaporkan telah menyiapkan sejumlah skenario, termasuk opsi serangan militer skala besar, jika...

Tiongkok Santai Tanggapi Trump soal Kedekatan Inggris-Beijing

NEWSREAL.ID, BEIJING– Pemerintah Tiongkok menanggapi dingin kritik Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap hubungan Beijing dan London. Alih-alih terpancing, Tiongkok menegaskan tetap membuka pintu kerja...

Trump Buka Peluang Dialog dengan Iran, Opsi Militer Tetap Disiapkan

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan berencana melanjutkan pembicaraan dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan Trump...

Timur Tengah Memanas, Milisi Irak, Yaman, dan Lebanon Siap Bantu Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat menyusul kehadiran armada perang Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut. Sejumlah kelompok milisi sekutu Iran di Irak,...

MbS Tegaskan Wilayah Udara Arab Saudi Tak Boleh Digunakan untuk Serangan ke Iran

NEWSREAL.ID, RIYADH- Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS) menegaskan negaranya tidak akan mengizinkan wilayah udara maupun teritorial Arab Saudi digunakan...

Parlemen Eropa Tahan Laju Kesepakatan Dagang UE-AS

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Hubungan dagang lintas Atlantik kembali diuji. Di tengah dinamika politik dan ketegangan diplomatik, Parlemen Eropa memilih bersikap hati-hati dengan menahan sementara langkah lanjutan...

Seskab Ungkap Pembicaraan Prabowo-Macron

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian lawatan diplomatiknya ke Eropa. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara...

Militer Iran Tegaskan Soliditas Hadapi Ancaman AS

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah, jajaran militer Iran menyuarakan sikap tegas. Para komandan senior menekankan pentingnya persatuan angkatan bersenjata sebagai benteng...

Jejak Intelektual Indonesia Menggema di Pameran Buku Kairo

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia kembali menancapkan pengaruhnya dalam peta pemikiran Islam dunia. Setelah puluhan tahun absen, kehadiran Indonesia di panggung literasi internasional Cairo International Book Fair...

Iran Buka Suara soal Indonesia Gabung Board of Peace Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Iran merespons langkah Indonesia yang resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace), forum internasional gagasan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Teheran...

Trump Sindir Eropa di Davos: Tanpa AS, Kalian Sudah Bicara Bahasa Jerman

NEWSREAL.ID, DAVOS- Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial. Kali ini, Eropa jadi sasaran sindirannya setelah sejumlah negara menentang ambisinya untuk menguasai Greenland....

3.117 Orang Tewas dalam Demo Berdarah di Iran

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Setelah lama sunyi dan penuh spekulasi, Iran akhirnya buka suara. Data resmi korban tewas demo berdarah yang mengguncang negeri itu dirilis dan angkanya...

Leave a comment