
- Jadi 125 Persen
WASHINGTON- Perang dagang antara AS dan Tiongkok masih berlanjut. Setelah Tiongkok menerapkan tarif baru impor 84 persen untuk produk AS sebagai respons kenaikkan 104 persen produk mereka, Washington kembali menerapkan tarif baru.
Presiden AS Donald Trump membalas respons Tiongkok dengan meningkatkan tarif impor baru sebesar 125 persen kepada Negeri Tirai Bambu tersebut. Trump juga mengumumkan akan menurunkan kebijakan tarif impor baru ke sejumlah negara untuk sementara waktu, kecuali Tiongkok.
Kenaikkan tarif barang-barang asal Tiongkok menjadi sebesar 125 persen dari semula 104 persen berlaku mulai tengah malam waktu setempat. “Karena kurangnya rasa hormat yang ditunjukkan Tiongkok kepada Pasar Dunia, dengan ini saya menaikkan tarif yang dikenakan ke Tiongkok oleh Amerika Serikat menjadi 125 persen, berlaku segera,” kata Trump via Instagram.
“Suatu saat, mudah-mudahan dalam waktu dekat, Tiongkok akan menyadari bahwa hari-hari menipu AS, dan negara-negara lain, tidak lagi berkelanjutan atau dapat diterima,” tulis Trump.
Peningkatan tarif kepada Tiongkok terjadi setelah Beijing mengumumkan balasan kepada AS. Pemerintah Tiongkok memberlakukan tarif 84 persen terhadap barang-barang asal AS.
Penangguhan
Trump juga menyebut akan menangguhkan tarif pada negara lain selama 90 hari untuk memberikan waktu bagi pejabat AS untuk melakukan negosiasi dengan negara-negara lain.
Reuters melaporkan, Gedung Putih bakal tetap memberlakukan tarif 10 persen pada hampir seluruh impor AS. Pengumuman tersebut kemungkinan tidak memengaruhi bea masuk terhadap beberapa produk seperti otomotif, baja, dan alumunium.
Kebijakan tarif impor Trump memicu perang tarif dengan Tiongkok makin panas. Kedua negara saling membalas dengan membuat kebijakan meningkatkan tarif dagang mereka.
Pekan lalu, Trump sudah menetapkan Tiongkok mendapatkan tarif dagang 34 persen. Namun, Trump menambahkan 50 persen lagi karena Tiongkok membalas dengan menaikkan tarif terhadap impor barang-barang asal AS.
Tambahan tarif itu berlaku di atas tarif dagang yang sebelumnya berlaku untuk Tiongkok. Sejak era Joe Biden, AS sudah menetapkan tarif dagang untuk Tiongkok rata-rata 20,8 persen. (cnnind,tb)
AS-Israel Gempur Teheran, Iran Balas Hingga Arab Saudi dan Kuwait
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Serangan terbaru kembali dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel ke ibu kota Iran, Teheran, Rabu (25/3/2026). Ledakan dilaporkan terdengar di wilayah timur kota,...
Iran Ajak Negara Timur Tengah Bentuk Aliansi Militer Tanpa AS dan Israel
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menyerukan negara-negara di kawasan Timur Tengah untuk membangun aliansi keamanan dan militer bersama tanpa kehadiran Amerika Serikat dan Israel. Seruan ini...
Fasilitas Gas Iran Diserang Usai Trump Klaim Dialog
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah terus memanas setelah sejumlah fasilitas gas di Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan, hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat...
Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Tuding Trump Sebar Isu Demi Stabilkan Pasar
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran membantah keras adanya negosiasi dengan Amerika Serikat di tengah meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf...
Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal, Bangunan Rusak dan Enam Luka
NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan udara kembali mengguncang Tel Aviv setelah Iran meluncurkan rudal ke sejumlah titik di kota tersebut, Selasa (24/3/2026). Serangan ini menyebabkan kerusakan...
Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Tapi Tidak untuk AS dan Israel
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tetap membuka akses pelayaran di Selat Hormuz bagi kapal-kapal internasional, dengan pengecualian terhadap kapal yang terafiliasi dengan Amerika Serikat dan...
Tekan Biaya Perang, Israel Disebut Mulai Gunakan Amunisi Lawas
NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Tekanan biaya perang yang terus membengkak disebut mulai berdampak pada strategi militer Israel. Dalam perkembangan terbaru, militer Israel dikabarkan mulai menggunakan amunisi...
Kim Jong Un Kembali Terpilih Pimpin Korea Utara
NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un kembali terpilih untuk memimpin pemerintahan setelah parlemen negara tersebut secara resmi menunjuknya sebagai Presiden Urusan Negara. Keputusan...
Mufti Agung Libya Serukan Umat Islam Dukung Iran
NEWSREAL.ID, TRIPOLI- Mufti Agung Libya, Sheikh Sadiq al-Ghariani menyerukan umat Islam untuk memberikan dukungan kepada Iran di tengah konflik yang terus memanas dengan Amerika Serikat...
Iran Ancam Tebar Ranjau Laut, Teluk Persia Terancam Lumpuh Total
NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Iran mengeluarkan ancaman keras dengan menyatakan siap menebar ranjau laut di seluruh wilayah Teluk Persia apabila...
Iran Balas Ancam AS: Infrastruktur Energi dan Air Negara Teluk Jadi Target
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman serius terhadap negara-negara Teluk yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel....
Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Solidaritas Indonesia untuk Iran
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia....

