
ISLAMABAD- Pakistan mengklaim telah menembak jatuh sedikitnya lima pesawat militer India dan menangkap sejumlah tentara. Langkah tersebut sebagai respons atas serangan udara India ke lima titik Pakistan pada Rabu (7/5) dini hari.
Menteri Pertahanan Pakistean, Khawaja Asif mengatakan, militer Pakistan telah menembak jatuh sedikitnya lima pesawat militer India dan menangkap beberapa tentara.
Dikutip dari Al Jazeera, setidaknya satu markas brigade infanteri India juga hancur imbas serangan balasan Pakistan ini. Baku tembak masif juga pecah di Garis Kontrol yang memisahkan Kashmir yang dikelola Pakistan dari Kashmir yang dikelola India imbas serangan terbaru New Delhi ini.
Melansir The Guardian, sebuah pesawat tak dikenal jatuh menimpa bangunan sekolah di pinggiran kota utama di Kashmir yang dikuasai India. Polisi dan warga menyebutkan pesawat itu jatuh pada Rabu dini hari, tak lama setelah India melancarkan serangan rudal ke Pakistan.
“Ada api besar di langit. Lalu kami juga mendengar beberapa ledakan,” kata Mohammed Yousuf Dar, seorang warga desa Wuyan di wilayah Pampore, tempat insiden terjadi.
Petugas pemadam kebakaran dilaporkan membutuhkan waktu berjam-jam untuk memadamkan kobaran api. Polisi dan aparat militer langsung menutup area tersebut sesaat setelah kejadian.
Seorang pejabat India yang berbicara kepada Reuters mengatakan sebuah jet tempur jatuh di wilayah Kashmir yang dikuasai India, dan sang pilot telah dilarikan ke rumah sakit. Namun, belum jelas apakah insiden ini merupakan kejadian yang sama dengan jatuhnya pesawat di desa Wuyan.
Deklarasi Perang
Sebelumnya, seorang pejabat Pakistan mengatakan kepada The Guardian bahwa setidaknya dua jet milik angkatan udara India telah ditembak jatuh. Perdana Menteri Pakistan Sehbaz Sharif menyebut serangan India pada Rabu dini hari ini sebagai tindakan deklarasi perang.
“Pakistan memiliki hak penuh untuk memberikan balasan yang setimpal atas tindakan perang yang dipaksakan oleh India ini dan balasan yang setimpal sedang diberikan,” tegasnya.
Imbas serangan terbaru India ini, sejumlah bandara di wilayah Kashmir yang dikuasai New Delhi ditutup. Beberapa maskapai lokal hingga internasional seperti Qatar Airways juga membatalkan seluruh penerbangan dari dan menuju negara Islam tersebut. Pakistan juga menutup seluruh sekolah dan perguruan tinggi di Kashmir dan wilayah perbatasan imbas situasi yang memanas ini. (cnnind,tb)
24 Negara Bagian AS Gugat Tarif Baru Trump, Dinilai Langgar Konstitusi
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Kebijakan tarif impor baru yang diumumkan Presiden Donald Trump memicu gelombang perlawanan dari pemerintah daerah di Amerika Serikat. Sebanyak 24 negara bagian resmi...
Iran Klaim AS Gagal Pecah Belah Negara, Ali Larijani: Salah Perhitungan
NEWSREAL.ID, TEHERAN– Pemerintah Iran menilai strategi Amerika Serikat untuk melemahkan dan memecah belah negara itu justru berakhir dengan kegagalan. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Keamanan...
Tiongkok Mulai Bantu Iran, Rusia Diduga Suplai Citra Satelit untuk Serangan
NEWSREAL.ID, ANKARA- Peta geopolitik konflik Timur Tengah makin panas. Laporan terbaru menyebut Tiongkok mulai menunjukkan tanda-tanda dukungan terhadap Iran, sementara Rusia diduga ikut membantu lewat...
Upaya Batasi Kuasa Perang Trump Kandas di Senat AS, Resolusi soal Iran Ditolak
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Upaya Partai Demokrat di Amerika Serikat untuk membatasi kewenangan militer Presiden dalam konflik dengan Iran berakhir gagal. Senat AS menolak rancangan resolusi yang...
Tegas Tolak Gencatan Senjata, Menlu Iran: Tak Ada Alasan Negosiasi dengan AS
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tidak pernah meminta gencatan senjata kepada Amerika Serikat maupun Israel di tengah konflik yang memanas. Teheran bahkan menyatakan siap menghadapi...
Investigasi Pentagon: Serangan yang Tewaskan 160 Siswi Iran Diduga Dilakukan Militer AS
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Penyelidikan internal militer Amerika Serikat mengarah pada dugaan bahwa pasukan AS berada di balik serangan udara yang menghantam sebuah sekolah perempuan di Iran...
Iran Ancam Kapal AS dan Sekutu di Selat Hormuz, Tiongkok-Rusia Dijamin Aman
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat setelah Iran menyatakan hanya akan menargetkan kapal milik Amerika Serikat dan negara sekutunya di Selat Hormuz. Kapal-kapal...
Iran Tegas Tutup Pintu Mediasi dengan AS
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Iran kembali menegaskan sikap kerasnya di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Melalui duta besarnya di Jakarta, Teheran menyatakan tidak akan membuka ruang negosiasi...
Trump Ngamuk ke Spanyol: Ancam Putus Dagang Gara-Gara Iran
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Drama geopolitik makin panas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan ancaman keras ke Spanyol: semua hubungan dagang bisa diputus. Penyebabnya? Madrid menolak memberi...
Rusia Sindir AS Usai Serangan ke Iran: Masih Serius Mau Negosiasi Nuklir?
NEWSREAL.ID, MOSKOW- Rusia mempertanyakan keseriusan Amerika Serikat dalam melanjutkan perundingan nuklir dengan Iran setelah serangan militer yang dilancarkan bersama Israel. Pernyataan itu disampaikan oleh Perwakilan...
Iran Balas Serangan, IRGC Hantam Kompleks Pemerintah Israel hingga Pusat Militer
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) melancarkan serangan rudal ke kompleks pemerintahan Israel di Tel Aviv, pusat militer dan keamanan di Haifa, serta wilayah...
Iran Minta D-8 Angkat Suara, Desak Kutukan Tegas atas Serangan AS-Israel
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, berharap organisasi Developing-8 (D-8) dapat secara tegas mengutuk serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap...

