Nasional

Capaian Program MBG Baru 6,3 Persen

Tim Redaksi, Admin
Senin, 23 Juni 2025 16:01 WIB
Capaian Program MBG Baru 6,3 Persen
NEWSREAL.ID - MAKAN BERGIZI GRATIS: Seorang pelajar sekolah dasar di Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah membawa paket makan bergizi gratis, beberapa waktu lalu. (Dok: Setpres)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas sebagai terobosan besar pengentasan gizi buruk dan stunting masih belum menunjukkan capaian optimal.

Hingga Minggu (22/6), Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat jumlah penerima manfaat baru mencapai 5,2 juta orang, atau hanya sekitar 6,3 persen dari total target nasional sebanyak 82,9 juta penerima.

Staf Khusus Badan Gizi Nasional (BGN), Redy Hendra Gunawan, menyampaikan bahwa hingga Minggu (22/6), total penerima manfaat tercatat sebanyak 5.228.529 orang sejak program ini resmi diluncurkan pada 6 Januari 2025.

“Angka ini tentu masih jauh dari populasi yang seharusnya bisa dijangkau oleh program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (23/6). Sebagian besar penerima manfaat merupakan pelajar, dari jenjang PAUD hingga SMA, serta madrasah dan santri pondok pesantren.

Misalnya, jumlah siswa SD kelas 1 hingga 6 yang terlayani baru mencapai sekitar 2,08 juta, sementara jumlah total siswa SD di Indonesia mencapai lebih dari 25 juta anak.

Begitu pula untuk kelompok prioritas seperti balita dan ibu hamil—masing-masing baru menjangkau 35.523 balita dan 8.012 ibu hamil, dari total populasi sasaran yang berkali lipat lebih besar.

Selain menyasar penerima manfaat, BGN juga telah membentuk 1.837 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum MBG. Dapur-dapur tersebut tersebar di hampir seluruh provinsi dan berhasil menyerap hingga 72.521 tenaga kerja di berbagai lini.

Tenaga Kerja

Redy merinci, di antara tenaga yang terserap antara lain 11.884 koki, 16.027 tenaga pemorsian, 10.120 tenaga persiapan, serta ribuan driver, petugas kebersihan, hingga ahli gizi dan akuntan.

Meski berhasil menyerap ribuan tenaga kerja, BGN mengakui bahwa perlu percepatan signifikan agar program ini bisa menjangkau seluruh kelompok prioritas secara menyeluruh.

“Ini masih tahap awal, dan tentu tantangan utamanya adalah memastikan pemerataan serta peningkatan kapasitas dapur dan distribusi di seluruh daerah,” kata Redy.

Program MBG merupakan salah satu program unggulan nasional yang diharapkan tidak hanya memperbaiki status gizi masyarakat, tapi juga menciptakan efek ekonomi seperti penyerapan tenaga kerja dan penguatan rantai pasok pangan lokal.

Namun, dengan realisasi yang masih di bawah harapan, pemerintah dihadapkan pada kebutuhan untuk mempercepat pelaksanaan dan memperluas cakupan secara signifikan. (tb)

Berita Terbaru

Pemerintah Gencarkan Gerakan Indonesia ASRI, Bedah Rumah Masyarakat TLDH

BOGOR,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus bagi masyarakat yang tidak mempunyai rumah layak huni. Dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Hambalang, Kabupaten...

1.000 Perwira TNI-Polri Dikerahkan Atasi Karhutla Sumatera

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Sebanyak 1.000 perwira TNI dan Polri untuk diturunkan bersama jajaran di daerah untuk memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi...

Kemenkes Kirim 314 Nakes-logistik ke Respons Dampak Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID-Sebanyak 314 tenaga medis/tenaga kesehatan dan ratusan ribu logistik kesehatan ke tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan lahan. Pengiriman ini dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk...

Presiden Prabowo Masuk Hutan Cek Lokasi Kebakaran di Limbung Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.ID – Selepas melaksanakan rapat singkat di Posko Karhutla Pontianak, Presiden Prabowo Subianto bergegas melanjutkan agenda untuk mengecek langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan di...

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan Pimpin Langsung Penanganan Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kalimantan pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026. Kepala Negara akan meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus...

Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Hadirkan Kepedulian di Tengah Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere

MAUMERE,NEWSREAL.ID — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus ditunjukkan jajaran Polda NTT. Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua...

100 Penyandang Disabilitas Semringah Masuk Istana Agung, Foto Bareng Tamu Penting dan Lihat Museum

YOGYAKARTA,Newsreal.id-Sebanyak 100-an siswa beserta pendamping dari sekolah luar biasa (SLB) di wilayah Yogyakarta tak melewatkan kesempatan langka masuk Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung, Rabu...

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Leave a comment