Pendidikan

“Deep Learning” Cetak Murid Tangguh dan Manusia Seutuhnya

Tim Redaksi, Admin
Senin, 21 Juli 2025 23:50 WIB
“Deep Learning” Cetak Murid Tangguh dan Manusia Seutuhnya
NEWSREAL.ID - SAMPAIKAN PAPARAN: Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq memberikan paparan pada Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) untuk Guru Jenjang PAUD, PNF, SD, SMP , SMA dan Kepala Sekolah di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Jakarta, Senin (21/7). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pembelajaran mendalam atau deep learning dipandang sebagai fondasi penting untuk mencetak generasi pelajar Indonesia yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga utuh sebagai manusia.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq saat memberikan pemaparan pada acara Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) untuk Guru Jenjang PAUD, PNF, SD, SMP , SMA dan Kepala Sekolah di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Jakarta, Senin (21/7).

“Pembelajaran mendalam pada intinya adalah untuk memastikan murid-murid kita menjadi manusia seutuhnya,” tegas Fajar. Ia menjelaskan, keberhasilan deep learning dapat diukur dari delapan dimensi karakter lulusan yang dihasilkan.

Delapan karakter tersebut meliputi nilai spiritualitas (beriman dan bertaqwa), keadaban (citizenship), kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kemandirian, kolaboratif, komunikatif, serta kesehatan fisik dan mental.

“Delapan dimensi ini adalah wujud dari Anak Indonesia Hebat,” kata Fajar, menekankan pentingnya membangun generasi yang siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaannya.

Anak Adaptif

Dalam konteks perkembangan digital saat ini, Fajar menekankan pentingnya pendidikan yang mampu mengembangkan anak-anak yang adaptif terhadap perubahan zaman. Menurutnya, dunia digital membawa kebebasan namun tetap harus ditopang oleh nilai kemanusiaan yang universal.

Ia mengutip pemikiran Kuntowijoyo yang menyebut bahwa pendidikan sejatinya merupakan proses transendensi, liberasi, dan humanisasi.

Fajar juga menyoroti tantangan pendidikan di Indonesia yang kini dihadapkan pada isu kesehatan mental dan fisik anak-anak. Menurutnya, maraknya aktivitas digital yang tidak terkendali menyebabkan anak-anak kurang bergerak, minim interaksi sosial, serta mengalami kekurangan nutrisi.

“Untuk itu, program pembelajaran mendalam dan pembentukan kebiasaan anak hebat harus berjalan selaras dengan program Presiden Prabowo, yakni Makan Bergizi Gratis,” tutup Fajar. (tb)

Berita Terbaru

Presiden Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis

JAKARTA,NEWSREAL,ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia. Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Acara Puncak Peringatan HUT...

Stafsus Menag: Madrasah Tak Boleh Tertinggal dalam Pemerintahan Prabowo

SEMARANG,NEWSREAL.ID — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya terhadap pemerataan kualitas pendidikan, termasuk penguatan madrasah dan peningkatan kualitas guru. Staf Khusus Menteri Agama menyebut madrasah...

Hadiri Orientasi Maru Pascasarjana UHN Sugriwa, Gugun Gumilar : Ilmuwan Bisa Salah, Tapi Tidak Boleh Bohong

DENPASAR,NEWSREAL.id– Pendidikan dan riset menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan dunia kerja. Hal tersebut disampaikan H. Gugun...

Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren 2026 Dibuka, Berikut Informasinya

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam 2026. Pengajuan bantuan dibuka dari 1 – 4 September 2026. Direktur...

Staf Khusus Menag RI bicara Capaian Gagasan Pendidikan Presiden Prabowo Lewat Guru Madrasah

BOGOR,NEWSREAL.id — Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia Bidang Kerukunan, Pelayanan dan Pengawasan Keagamaan, serta Kerja Sama Luar Negeri, Gugun Gumilar, menghadiri Puncak Hari Lahir...

Sempat Berdiskusi 30 Menit, Wamentan Bantah Kabur Diskusi di UGM

JAKARTA,NEWSREAL.id – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono membantah tentang tuduhan kabur saat berdiskusi dengan mahasisa di UGM Yogyakarta. Ia juga membantah jalannya diskusi panas dan...

KND-Diwa Foundation Gelar Seminar Kebangsaan Mantapkan Ideologi untuk kesetaraan Penyandang Disabilitas

YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Penyandang disabilitas di Indonesia sebanyak 8,5% dari jumlah penduduk Indonesia, dengan jumlah terbanyak pada usia lanjut menurut Kemenko PMK. Mereka membutuhkan membutuhkan intervensi...

Daftar Beasiswa Master Double Degree Dibuka hingga Akhir Mei, Cek Informasinya

JAKARTA,NEWSREAL.id – Peluang studi internasional kembali dibuka bagi guru, tenaga kependidikan, pegawai Kemenag, dan alumni pendidikan keagamaan. Pendaftaran terbuka sampai 31 Mei 2026 melalui Program...

Tantangan bagi Akademisi, Proyek Giant Sea Wall Libatkan Kampus

JAKARTA, NEWSREAL.id – Terobosan besar diambil pemerintah sekarang dalam melaksanakan program infrastruktur strategis yakni pelibatan penuh dunia pendidikan tinggi. Realisasinya adalah arahan langsung pelibatan akademisi...

Kemenag Ajukan Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun, Fokus Perbaikan Madrasah hingga Digitalisasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan tambahan anggaran tahun 2026 sebesar Rp24,8 triliun untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia. Usulan ini difokuskan pada pemerataan...

Dukung Hemat Energi, Mendikdasmen Ajak Siswa Jalan Kaki atau Bersepeda ke Sekolah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengimbau para murid untuk berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah, khususnya bagi yang tinggal di jarak...

Tujuh Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah resmi menerbitkan pedoman penggunaan kecerdasan artifisial (AI) di sektor pendidikan melalui penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh tujuh menteri. Langkah ini menjadi...

Leave a comment