Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Korut Peringatkan AS Tak Ikut Campur, Kecam Keras Agresi Israel ke Iran

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 19 Juni 2025 16:32 WIB
Korut Peringatkan AS Tak Ikut Campur, Kecam Keras Agresi Israel ke Iran
NEWSREAL.ID - Presiden Korea Utara, Kim Jong-Un. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, PYONGYANG – Pemerintah Korea Utara melontarkan kecaman keras terhadap serangan militer Israel ke Iran, dan secara tegas memperingatkan Amerika Serikat dan sekutunya di Eropa untuk tidak terus memperkeruh ketegangan di Timur Tengah.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui kantor berita KCNA, Pyongyang menyebut tindakan Israel sebagai bentuk terorisme negara yang mengabaikan hukum internasional dan hak asasi manusia. Korea Utara juga menilai, sikap diam bahkan pembelaan dari Amerika Serikat atas agresi tersebut menunjukkan standar ganda Barat dalam menyikapi konflik global.

“Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) menyampaikan keprihatinan serius atas eskalasi militer Israel dan mengecam keras tindakan yang menyebabkan kematian warga sipil,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut, dikutip Kamis (19/6).

Pernyataan tersebut muncul menyusul serangan udara Israel ke wilayah Iran, yang diklaim telah menargetkan puluhan fasilitas penting termasuk markas intelijen. Iran merespons dengan meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel, memicu kekhawatiran akan pecahnya perang besar di Timur Tengah.

Memperbesar Konflik

Korea Utara menuding Amerika dan sekutunya sebagai pihak yang justru memperbesar api konflik dengan pernyataan dan dukungan sepihak terhadap Israel, tanpa mempertimbangkan dampak kemanusiaan yang ditimbulkan.

“Pembunuhan warga sipil di Gaza dan Iran adalah kejahatan terhadap kemanusiaan yang tidak bisa dimaafkan. Ketika AS mengklaim membela HAM, mengapa mereka bungkam atau bahkan mendukung agresi seperti ini?” tegasnya.

Pernyataan ini juga menyindir komentar mantan Presiden AS Donald Trump, yang sebelumnya mengancam akan menyerang Iran secara besar-besaran jika menyerang militer AS. Korea Utara menilai pernyataan semacam itu hanya menambah minyak ke dalam api dan bisa menyeret kawasan ke dalam krisis global baru.

Melalui kritik ini, Korea Utara kembali menegaskan posisi geopolitiknya sebagai penantang hegemoni AS di panggung internasional, serta memperlihatkan solidaritas terhadap negara-negara yang menurutnya menjadi korban standar ganda dan intervensi politik Barat. (tb)

Berita Terbaru

Pesan Nowruz, Pemimpin Iran Klaim Musuh Mulai Dikalahkan

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan pihak-pihak yang memusuhi negaranya mulai mengalami kekalahan di tengah konflik yang memanas di kawasan. Pernyataan itu disampaikan dalam...

Rusia Akui Beri Informasi Intelijen ke Iran

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Rusia mengakui telah memberikan informasi intelijen kepada Iran di tengah eskalasi konflik dengan Amerika Serikat. Pengakuan ini mencuat dalam pertemuan pejabat tinggi kedua...

Israel Tutup Al-Aqsa Saat Idulfitri, Umat Muslim Dilarang Shalat Ied

NEWSREAL.ID, YERUSALEM– Otoritas Israel dilaporkan melarang umat Islam menunaikan salat Id di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, dengan alasan keamanan di tengah konflik regional. Sejumlah sumber...

Iran Minta Negara Kawasan Tutup Akses untuk Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Iran mendesak negara-negara di kawasan untuk tidak memberikan akses wilayah maupun fasilitas militer bagi Amerika Serikat dan Israel dalam melancarkan serangan. Juru bicara...

Rudal Iran Hujani Israel, Kilang Minyak Haifa Terdampak

NEWSREAL.ID, HAIFA– Serangan rudal bertubi-tubi dari Iran ke Israel terus berlanjut. Salah satu dampaknya, kilang minyak Bazan di Haifa dilaporkan mengalami kerusakan akibat pecahan proyektil...

AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah, Iran Santai: “Belajar dari Kekalahan di Vietnam”

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan memanas setelah Amerika Serikat mengerahkan ribuan personel militernya ke kawasan Timur Tengah. Langkah ini memicu spekulasi soal potensi operasi lanjutan, termasuk upaya...

Bos Kontraterorisme AS Mundur, Sebut Serangan ke Iran Dipicu Informasi Menyesatkan

NEWSREAL.ID, WASHINGTON– Pejabat tinggi kontraterorisme Amerika Serikat, Joe Kent, resmi mengundurkan diri di tengah memanasnya konflik dengan Iran. Dalam surat pengunduran dirinya, ia mengklaim serangan...

Iran Gempur Pangkalan AS di Timur Tengah, Rudal dan Drone Hantam Hanggar Pesawat

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Korps Garda Revolusi Islam Iran kembali melancarkan serangan besar dalam gelombang ke-57 Operasi “Janji Sejati 4” dengan menyasar target strategis milik Amerika Serikat...

Iran Ancam Serang Perusahaan AS di Timur Tengah, Konflik Makin Memanas

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Korps Garda Revolusi Islam Iran mengancam akan menyerang perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat yang beroperasi di wilayah Timur Tengah. Melalui pernyataan resmi di Sepah...

Eropa Kompak Tolak Ajakan AS Kirim Pasukan ke Selat Hormuz

NEWSREAL.ID, BRUSSELS- Negara-negara Eropa menolak seruan Amerika Serikat untuk mengerahkan pasukan angkatan laut ke Selat Hormuz di tengah meningkatnya konflik dengan Iran. Kepala Kebijakan Luar Negeri...

Luka Usai Serangan AS-Israel, Putin Disebut Kirim Pesawat Militer Bawa Mojtaba Khamenei ke Moskow

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, disebut diam-diam diterbangkan ke Rusia menggunakan pesawat militer setelah mengalami luka serius akibat serangan yang diduga dilakukan...

Stok Pencegat Rudal Israel Menipis Dihantam Serangan Iran, Tel Aviv Minta Bantuan AS

  NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Perang Iran-Israel memasuki fase yang makin panas. Di tengah gempuran rudal yang terus berdatangan, Israel dilaporkan mulai kehabisan persediaan pencegat rudal...

Leave a comment