
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim telah berhasil mendorong Thailand dan Kamboja untuk segera memulai negosiasi gencatan senjata, usai bentrokan bersenjata selama tiga hari terakhir yang menewaskan sedikitnya 33 orang dan menyebabkan lebih dari 200 ribu warga mengungsi.
Dalam unggahannya di platform Truth Social, Minggu (27/7), Trump menyebut telah berbicara langsung dengan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet dan Penjabat Perdana Menteri Thailand Phumtham Wechayachai.
“Kedua pihak sepakat untuk segera bertemu dan memulai proses menuju gencatan senjata dan perdamaian,” tulis Trump dari Skotlandia, tempat ia sedang berada dalam kunjungan luar negeri.
Trump menegaskan, Amerika Serikat tak akan melanjutkan perundingan dagang dengan kedua negara hingga konflik bersenjata dihentikan sepenuhnya.
Ancam Tarif
Sebelumnya, Trump mengirim surat resmi kepada Bangkok dan Phnom Penh, mengancam akan mengenakan tarif 36 persen atas sebagian besar ekspor mereka ke AS, mulai 1 Agustus jika konflik tak segera dihentikan.
Menanggapi hal itu, PM Kamboja Hun Manet menyatakan pihaknya menyetujui gencatan senjata segera dan tanpa syarat. Ia juga menunjuk Menteri Luar Negeri Prak Sokhonn untuk berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Namun, ia memperingatkan Thailand agar tidak mengingkari kesepakatan.
Sementara itu, PM sementara Thailand Phumtham mengaku pada prinsipnya sepakat memulai perundingan secepat mungkin, namun menuding Kamboja kurang menunjukkan itikad baik dan kerap melanggar prinsip-prinsip hak asasi manusia serta hukum humaniter.
Trump berharap gencatan senjata ini membuka jalan bagi kesepakatan dagang baru antara AS dan kedua negara Asia Tenggara tersebut. Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda pihak manapun bersedia mundur dari posisi militernya di wilayah perbatasan yang disengketakan. (ct)
Iran Balas Ancam AS: Infrastruktur Energi dan Air Negara Teluk Jadi Target
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman serius terhadap negara-negara Teluk yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel....
Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Solidaritas Indonesia untuk Iran
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia....
IRCS Klaim 80 Ribu Lokasi Sipil Diserang AS-Israel, Korban Jiwa Terus Bertambah
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Presiden Iranian Red Crescent Society (IRCS), Pirhossein Kolivand, mengungkapkan bahwa lebih dari 80.000 lokasi sipil di Iran telah menjadi sasaran serangan sejak pecahnya...
Pesan Nowruz, Pemimpin Iran Klaim Musuh Mulai Dikalahkan
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan pihak-pihak yang memusuhi negaranya mulai mengalami kekalahan di tengah konflik yang memanas di kawasan. Pernyataan itu disampaikan dalam...
Rusia Akui Beri Informasi Intelijen ke Iran
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Rusia mengakui telah memberikan informasi intelijen kepada Iran di tengah eskalasi konflik dengan Amerika Serikat. Pengakuan ini mencuat dalam pertemuan pejabat tinggi kedua...
Israel Tutup Al-Aqsa Saat Idulfitri, Umat Muslim Dilarang Shalat Ied
NEWSREAL.ID, YERUSALEM– Otoritas Israel dilaporkan melarang umat Islam menunaikan salat Id di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, dengan alasan keamanan di tengah konflik regional. Sejumlah sumber...
Iran Minta Negara Kawasan Tutup Akses untuk Serangan AS-Israel
NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Iran mendesak negara-negara di kawasan untuk tidak memberikan akses wilayah maupun fasilitas militer bagi Amerika Serikat dan Israel dalam melancarkan serangan. Juru bicara...
Rudal Iran Hujani Israel, Kilang Minyak Haifa Terdampak
NEWSREAL.ID, HAIFA– Serangan rudal bertubi-tubi dari Iran ke Israel terus berlanjut. Salah satu dampaknya, kilang minyak Bazan di Haifa dilaporkan mengalami kerusakan akibat pecahan proyektil...
AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah, Iran Santai: “Belajar dari Kekalahan di Vietnam”
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan memanas setelah Amerika Serikat mengerahkan ribuan personel militernya ke kawasan Timur Tengah. Langkah ini memicu spekulasi soal potensi operasi lanjutan, termasuk upaya...
Bos Kontraterorisme AS Mundur, Sebut Serangan ke Iran Dipicu Informasi Menyesatkan
NEWSREAL.ID, WASHINGTON– Pejabat tinggi kontraterorisme Amerika Serikat, Joe Kent, resmi mengundurkan diri di tengah memanasnya konflik dengan Iran. Dalam surat pengunduran dirinya, ia mengklaim serangan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Timur Tengah, Rudal dan Drone Hantam Hanggar Pesawat
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Korps Garda Revolusi Islam Iran kembali melancarkan serangan besar dalam gelombang ke-57 Operasi “Janji Sejati 4” dengan menyasar target strategis milik Amerika Serikat...
Iran Ancam Serang Perusahaan AS di Timur Tengah, Konflik Makin Memanas
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Korps Garda Revolusi Islam Iran mengancam akan menyerang perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat yang beroperasi di wilayah Timur Tengah. Melalui pernyataan resmi di Sepah...

