Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Industri Rokok Sumbang Rp217 T, Lebih Besar dari Setoran BUMN

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 30 September 2025 15:29 WIB
Industri Rokok Sumbang Rp217 T, Lebih Besar dari Setoran BUMN
NEWSREAL.ID - Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menegaskan industri hasil tembakau (IHT) masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian Indonesia. Kontribusinya disebut lebih besar daripada setoran badan usaha milik negara (BUMN) ke kas negara.

Menurut Faisol, sepanjang 2024 penerimaan dari Cukai Hasil Tembakau (CHT) mencapai Rp216,9 triliun, naik dari Rp213,49 triliun pada 2023.

Baca : Penerimaan Bea dan Cukai Tembus Rp 52,6 Triliun

“Kalau dibandingkan dengan sumbangan dari BUMN kepada negara, selain pajak, itu jauh di atasnya,” ujar Faisol dalam diskusi Forwin di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (29/9).

Ia menyebut setoran BUMN ke negara, termasuk dividen dan pajak, hanya sekitar Rp300 triliun tahun lalu.

“Beberapa waktu yang lalu sebelum pemerintahan Pak Prabowo, BUMN dengan segala macam kekuatannya kira-kira Rp300 triliun,” tambahnya.

Selain dari sisi penerimaan, IHT juga berperan besar dalam penyerapan tenaga kerja. Tahun lalu, sektor ini menyerap hampir 6 juta pekerja. Tak hanya itu, IHT juga menyumbang devisa lewat ekspor senilai 1,85 miliar dollar AS pada 2024, tumbuh 21,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 1,52 miliar dollar AS.

Sektor Penting

“Industri hasil tembakau merupakan sektor industri yang sangat penting sekali bagi perekonomian nasional,” tegas Faisol.

Namun, ia mengingatkan adanya eksternalitas negatif yang melekat pada industri rokok, terutama terkait kesehatan. Oleh karena itu, kebijakan fiskal maupun nonfiskal harus ditempuh secara seimbang.

“Tarif cukai memang harus digunakan sebagai instrumen pengendalian konsumsi, terutama agar tidak mudah diakses anak-anak. Tapi kenaikan tarif yang terus-menerus berisiko menekan industri legal dan mendorong peredaran rokok ilegal,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga sempat menyoroti tingginya tarif cukai rokok. Ia bahkan menyebut kebijakan Kementerian Keuangan terdahulu seperti “Firaun” karena dianggap terlalu membebani industri.

Purbaya memastikan tahun depan tarif cukai rokok tidak akan naik, meski awalnya berencana menurunkannya. “Ya sudah enggak saya ubah (tarif cukai rokok). Tadinya saya mau nurunin. Kesalahan mereka itu, tahu gitu minta turun,” kata Purbaya.

Berita Terbaru

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...

Peran Serta Masyarakat Bangun Dapur BGN Tinggi, Data Sebut Investasi Capai Rp54 triliun

BOGOR, newsreal.id – Partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat tinggi. Hal ini didasarkan pada data yang dicatat Badan...

Penggemar Wisata, Rangkaian New Generation Hadir di KA Bangunkarta dan Singasari

JAKARTA,newsreal.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berinovasi dalam layanan perkeretaapian. Mereka akan mengoperasikan rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) yang...

Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal

JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...

Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia

NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...

KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun

NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...

Leave a comment