Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Tanggung Pajak 552 Ribu Karyawan Horeka Selama Tiga Bulan

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 15 September 2025 20:11 WIB
Pemerintah Tanggung Pajak 552 Ribu Karyawan Horeka Selama Tiga Bulan
NEWSREAL.ID - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Dok: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar baik datang untuk pekerja sektor pariwisata. Pemerintah resmi memperluas insentif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) dengan menyasar 552 ribu karyawan hotel, restoran, dan kafe (horeka).

Insentif ini berlaku hingga akhir tahun pajak 2025 atau tiga bulan ke depan dengan total anggaran Rp120 miliar. “Target penerimanya 552 ribu pekerja, ini diberikan 100 persen PPh untuk sisa tahun pajak 2025 atau tiga bulan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Istana Negara, Senin (15/9).

Kebijakan ini sebelumnya sudah diterapkan pada paruh pertama tahun 2025, tetapi menyasar pekerja sektor padat karya seperti tekstil, alas kaki, dan furnitur. Untuk tahun depan, program insentif pajak pekerja juga masih berlanjut dengan anggaran yang disiapkan mencapai Rp480 miliar.

Mengembalikan Market

Namun, dari sisi pelaku industri, apresiasi terhadap kebijakan ini dibarengi dengan harapan adanya dukungan lebih strategis. Ketua PHRI Kota Bogor yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi BPP PHRI, Yuno, menilai penanggungan PPh memang membantu, tetapi bukan hal utama yang paling dibutuhkan oleh sektor pariwisata.

“Kalau dari pekerja dan industri, sebetulnya yang paling kita harapkan adalah bagaimana caranya mengembalikan market. Bukan berarti ingin ada lagi event yang dianggap pemborosan, tapi bagaimana mendorong segmen leisure, bisnis, hingga individual trip lewat event pariwisata,” kata Yuno saat dihubungi, Senin (15/9).

Menurutnya, dukungan berupa penguatan destinasi dan event di berbagai daerah akan lebih berdampak pada kebangkitan pariwisata dibanding sekadar insentif pajak. “Kalau marketnya pulih, otomatis pekerja dan industri juga ikut merasakan manfaat,” tambahnya.

Dengan kebijakan ini, pemerintah ingin meringankan beban pekerja horeka, sekaligus menjaga daya tahan sektor pariwisata yang masih dalam tahap pemulihan. (tb)

Berita Terbaru

Menkeu: APBN Masih Tangguh Hadapi Badai Krisis Global

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global, termasuk...

Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Percepat Kemandirian Energi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan geopolitik global yang meningkat mendorong DPR RI mendesak pemerintah mempercepat program kemandirian energi nasional. Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan...

Antisipasi Dampak Perang AS-Iran, Airlangga: Pasokan Energi RI Sudah Diamankan dari Luar Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi gejolak pasokan energi akibat konflik global. Salah satunya dengan mengamankan sumber energi dari berbagai negara di...

Ombudsman Minta Pemerintah Kaji Ulang Rencana Impor 150 Ribu Mobil Niaga dari India

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rencana pemerintah mengimpor 150 ribu mobil niaga dari India untuk mendukung logistik Koperasi Desa menuai sorotan. Ombudsman RI menyarankan agar kebijakan tersebut dievaluasi...

Mudik Lebaran 2026, PT Pelni Beri Diskon Tiket 30 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar baik buat calon pemudik jalur laut. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memberikan diskon tiket kapal sebesar 30 persen selama periode mudik Lebaran...

Malaysia Dukung RI Pimpin D-8, Titip Pesan: Jangan Lupa UMKM!

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Malaysia resmi kasih “lampu hijau plus dukungan penuh” buat Indonesia yang lagi pegang tongkat komando organisasi Developing Eight (D-8). Tapi ada satu catatan...

Airlangga Ingatkan Dampak Perang AS-Iran: Harga BBM Bisa Ikut Terkerek

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran tak hanya berdampak pada geopolitik global, tetapi juga berpotensi memengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia. Menteri...

Soal Moratorium Ritel Modern, Menkop: Itu Kewenangan Pemda, Bukan Pemerintah Pusat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan kebijakan moratorium atau penghentian sementara izin pembangunan ritel modern sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah (pemda), bukan ranah Kementerian...

Kemenaker Pastikan Bonus Hari Raya Ojol Tetap Ada, Maksimal H-7 Lebaran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadan sudah berjalan sepekan, dan pertanyaan klasik menjelang Lebaran kembali muncul: kapan THR cair? Bagi pengemudi ojek online (ojol), kabar baiknya Bonus Hari...

APKLI Desak Penataan Ulang Ritel Modern

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Keberadaan warung kelontong kian terdesak. Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) mencatat jumlah warung kelontong di Indonesia terus menyusut dalam hampir dua dekade...

103 Ribu Kursi Kereta Mudik Lebaran 2026 Masih Tersedia

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Buat kamu yang belum pegang tiket mudik Lebaran 2026, tenang dulu. Masih ada sekitar 103 ribu kursi kereta untuk periode pra-Lebaran 11-20 Maret...

Danantara Hidupkan Lagi Tambang Ombilin, Target Serap 1.000 Pekerja

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mendorong percepatan reaktivasi tambang batu bara Ombilin di Sawahlunto, Sumatera Barat. Jika kembali beroperasi, tambang legendaris ini diproyeksikan...

Leave a comment