Nasional

Prabowo Siapkan Perpres Tata Kelola Makan Bergizi, Target Rampung Pekan Ini

Tim Redaksi, Admin
Rabu, 1 Oktober 2025 20:06 WIB
Prabowo Siapkan Perpres Tata Kelola Makan Bergizi, Target Rampung Pekan Ini
NEWSREAL.ID - BERI KETERANGAN: Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi jajaran kabinet Merah Putih memberikan keterangan mengenai maraknya kasus keracunan MBG kepada wartawan saat tiba di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto akan segera menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola Makan Bergizi (MBG). Regulasi ini tengah difinalisasi dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

“Sekarang ini sedang diselesaikan terkait Perpres Tata Kelola Makan Bergizi. Mudah-mudahan minggu ini sudah ditandatangani Bapak Presiden,” ujar Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (1/10).

Baca : Prabowo Beri Arahan Detail ke SPPG untuk Perbaikan MBG

Dadan menekankan pentingnya dukungan lintas kementerian dan lembaga terhadap program MBG, terutama menyusul meningkatnya kasus keracunan. Menurutnya, tata kelola makan bergizi bukan hanya menyangkut kualitas gizi, tetapi juga aspek keamanan pangan, sanitasi, higienitas, rantai pasok, hingga mekanisme penanganan korban.

“Ke depan, setelah Perpres terbit, kami bersama kementerian terkait akan bekerja lebih erat. Fokusnya pada pemenuhan aspek sanitasi dan higienitas dari penyedia penyelenggara program gizi (SPPG),” ucapnya.

Sorotan Publik

Kasus keracunan MBG belakangan menjadi sorotan publik. Data BGN mencatat sejak Januari hingga September 2025 terdapat 6.517 korban keracunan akibat mengonsumsi MBG. Sebaran kasusnya, 1.307 korban di Sumatra, 4.207 di Jawa, dan 1.003 di wilayah Indonesia timur. Pulau Jawa tercatat paling banyak dengan 45 kasus.

Dadan menilai sebagian besar kasus disebabkan pelanggaran standar operasional. Ia mencontohkan, ada penyelenggara yang membeli bahan baku makanan sejak H-4 sebelum pengolahan, padahal aturan hanya memperbolehkan maksimal H-2.

“Kalau SOP dilanggar, risiko keracunan jadi besar. Ini yang harus kita benahi dengan tata kelola yang lebih ketat,” tegas Dadan.

Pemerintah berharap hadirnya Perpres Tata Kelola MBG mampu memperkuat standar penyediaan makanan bergizi di sekolah maupun fasilitas umum lainnya, sekaligus mencegah terulangnya kasus keracunan massal. (ct)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...

Leave a comment